nhk

Merasa Dikhianati di Eropa, Yamaha Luncurkan FZ-10 untuk Amerika. Tampilannya Kayak Transformer

ManiakMotor – Yamaha telah memasarkan sportbike FZ-10 2017 ke pasar Amerika, bulan ini. Gahar, bro! Itulah kesan dari tampilan moge ini. Desain bodi yang serbalancip, ditambah dengan dua lampu utama yang kecil, sosok FZ-10 ini bak Transformer. Pertanyaannya, kenapa Yamaha menjagokan FZ-10 untuk konsumen Amrik, bukannya R1?

Jawabannya, membalas sakit hati. Yup, ketika pabrikan garputala ini melemparkan model R1 2016 sport naked ke pasar Eropa, tahun lalu, Yamaha merasa ditinggalkan. “Bagaimana mereka (konsumen) bisa melakukan itu kepada kami,” heran Yamaha sambil bertanya-tanya.

Berarti, dikhianati dong! Tapi, Yamaha tidak putus asa dan masih ada peluang pasar di negeri Paman Sam. Maka dikeluarkan FZ-10 dengan mesin versi dari generasi “CP4” (Cross Plane Four-Cylinder).

Basis mesin FZ-10 yang berkapasitas 998 cc ini masih dari R1. Hanya, ada beberapa komponen dalam yang terbuat dari titanium teknologi tinggi dan magnesium tidak dipakai. Tujuannya, ya menghemat biaya. Jadi, hampir 40 persen di dalam mesin sudah ditingkatkan dan Yamaha tidak fokus memburu kecepatan tinggi seperti di trek balap. Pada FZ-10 ini justru tenaga menengahnya yang galak.

Untuk mencapai itu, pembenahan dilakukan pada intake port, katup, ruang pembakaran, camshaft, dan rasio kompresi yang lebih rendah direvisi (12.0:1). Dari polesan ini, Yamaha mengklaim kalau mesin DOHC, 4 silinder segaris, 16 katup ini mampu menyemburkan tenaga maksimal 158 dk.

Bagi pengendara, tenaga menengah yang galak ini tak perlu takut membetot grip gas. roda belakang tak akan bergerak liar. Pasalnya, FZ-10 sudah ddilengkapi dengan Yamaha Chip-Controlled Throttle (YCC-T) dan Traction Control dengan tiga pengaturan yang berbeda melalui sensor kecepatan. Trus, ada tiga mode berkendara (D-Mode) dan kalau malas memainkan grip gas di jalur lurus tinggal tekan tombol Cruise Control. Asyiknya lagi, saat ngebut dan hendak manuver di tikungan. Pengendara ngak usah takut mengerem jarak dekat karena FZ-10 sudah dilengkapi dengan ABS.

 

Sebagai info tambahan, sasis moge ini menggunakan kerangka deltabox aluminium berbasis R1. Tapi, sudah disesuaikan dengan suspensi Kayaba. Lalu, garpu depan 43 mm model terbalik. Kedua roda disematkan pelek aluminium ringan yang dibungkus karet hitam ukuran 120/70ZR17 (depan) dan 190/55ZR17. Kode “Z” menandakan ban boleh melaju dengan kecepatan tinggi. Dipasarkan akhir Juni ini dengan banderol 12.999 dolar AS (Kaliin dah). Maliq 

BACA JUGA 

Wuih….Ternyata Yamaha Nmax Disenengi di Eropa, Jadi Motor Official di Sirkuit Jerez 

Yamaha Jepang Umumkan Recall, Indonesia Tangani Model YZF-R25 dan MT25 

Yamaha Indonesia Resmi Ditunjuk Sebagai Exclusive Distributor untuk Apparel VR|46 

Yamaha Manjakan Konsumen dengan “Teknologi Blue Core Juara” di Jakarta Fair 

Tokoh : Meski Sudah Punya Yamaha YZF-R25 Pierre Irwan Tidak akan Melupakan RX King

BAGIKAN