nhk

Merasa Terlalu Tua, Rossi Tutup Pintu Ferrari

ManiakMotor – Pupus sudah ambisi Ferrari melambungkan Valentino Rossi di ajang balap Formula1. Meski sudah lolos tes dalam enam kesempatan memacu mobil The Francing Horse – julukan Ferrari-, The Doctor kini memutuskan fokus di MotoGP.

“Sangat disayangkan, aku harus ambil keputusan ini. Sudah terlalu tua dan tak mungkin lagi menjalankan program latihan untuk F1. Tapi, saya akan terus mendukung Ferrari, Alonso (Fernando), dan Raikkonen (Kimi),” katanya. Alonso adalah pembalap utama Ferrari saat ini, sedangkan Raikkonen adalah mantan driver Ferrari yang kini berlabuh di tim Lotus.

Legenda Italia yang kini berumur 34 itu memang dikenal suka balapan roda empat. Selain tes-tes F1, Rossi berulangkali ikut kejuaraan reli mobil berskala internasional. Prestasinya pun lumayan meski tak menjadi juara. Bersama Ferrari, ia sudah tercatat enam kali dalam periode 2004-2010 melakukan tes khusus baik di trek Italia maupun Spanyol. Hasilnya tak malu-maluin karena rata-rata waktu terbaiknya dalam kisaran satu detik dari pembalap regular F1.

Catatan waktu yang menjanjikan itu yang bikin petinggi, bahkan pemilik pabrik Ferrari tetap kepincut pada Rossi. Dengan latihan yang lebih  intensif mereka yakin The Doctor akan kompetitif di baris depan. Contohnya tes 2010 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, di mana Rossi bikin waktu terbaik 1:21,900. Bandingkan dengan pemblap Ferrari saat kualifikasi GP Spanyol 2010 di trek yang sama. Alonso bikin waktu 1:20,937 dan Felipe Massa 1:21,585. Tuh…hebat kan Rossi. Itu pun baru dalam tes Brosist!

Motif lain adalah hasrat besar Ferrari untuk kembali menghadirkan juara dunia F1 asal Italia. Pembalap Italia terakhir yang sukses bawa Ferrari meraih gelar adalah Alberto Ascari pada musim 1953.  Karena itu Presiden Ferrari Luca di Montezemolo setia menanti Rossi. Ia jamin satu kursi bila jagoan MotoGP itu siap beralih ke F1.

Dan, ada pula beberapa eks pembalap motor yang hijrah ke F1. Tapi, hanya John Surtees (Inggris) yang bisa menyndingkn gelar juara dunia balap motor dan F1. Ia juara GP 500 cc musim 1956, 68, 59, dan 60 dan kemudian juara F1 1964 bersama Ferrari. Tadinya, rekor iniyang ingin disamakan Rossi dan Ferrari.

Sayangnya, kini Rossi sudah tutup pintu. Padahal, ia belum tua-tua banget lho sebenarnya dibandingkan pembalap F1 saat ini. Mark Webber (Red Bull Racing), misalnya, tahun ini berumur 36. Raikkonen 33 tahun, dan Alonso sendiri 31 tahun. Nah, Webber yang pal;ing tua itu pun masih bisa tarung di baris depan. Contoh lain, Nigel mansell dan Michael Schumacher bahkan masih aktif di F1 meski usia 40-an tahun.

Jadi, anggap saja Rossi memang ingin makin mantap di MotoGP saja. Soalnya, malunya itu Bro kalau masih juga terpuruk di atas Yamaha YZR-M1 yang sudah terbukti mumpuni. Andro

Berita Terkait

MotoGP: LCR Honda Incar Rider Asia Tenggara, Siapkah Indonesia?

Adik Valentino Rossi Disiapkan Main di Moto3

Oalah, Industri Film Porno Mulai Rambah MotoGP! Asyik Dong…

MotoGP 2013: Rossi-Lorenzo Tetap Bersaing, Luar dan Dalam Sirkuit

MotoGP 2013: Jelang Duel RC213V vs YZR-M1 di Texas, Sama-Sama Bermasalah, Rossi Dibekali 2 Motor Baru

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353