Mesin Motor MotoGP 2024 Sebenarnya Sama Saja Seperti 10 Tahun Lalu! Ini Pengaruh dari Evolusi Aerodinamika yang Menggila

ManiakMotor.com — Berkaca dari tes tiga hari di Sepang baru, kita dapat melihat motor setiap pabrikan untuk MotoGP 2024 memiliki aerodinamika yang lebih bersifat fisik, yang berpengaruh terhadap perubahan arah namun terasa lebih “berat” ketika ditunggangi para pembalap.

Hal tersebut, sesuai dengan analisis Loris Capirossi, selaku bagian dari Race Direction MotoGP, yang menilai bahwa telah terjadi evolusi aerodinamika yang menakutkan untuk musim ini. Aspek yang dikembangkan tersebut mencakup perubahan pada winglet baik di bagian belakang motor maupun di bagian spakbor depan dan undercowl motor.

Musim ini akan lebih kompetitif dengan aerodinamika sebagai tokoh protagonis utamanya. Kita dapat melihat dari rekor catatan waktu yang diraih Pecco Bagnaia di Sepang hari ketiga kemarin, yakni 1:56.682 menit. Mantap kali bukan? 1 detik pun jadi sesuatu yang sesignifikan itu dalam perbalapan duniawi.

Bagnaia tidak menjadi pembalap satu-satunya yang berhasil meraih 1 menit 56 detik, hal ini pun juga diraih Jorge Martin, Enea Bastianini, dan Alex Marquez. 

Motor di MotoGP 2024 sangat berbeda dengan motor di masa lalu. Jika kamu mengendarai sepeda motor pabrikan apa pun di musim ini dan melepas pelengkap aerodinamisnya, maka itu tidak akan jauh berbeda dengan apa yang saya kendarai sepuluh tahun lalu,” ungkap sang mantan pembalap GP  125cc yang pernah dua kali juara dunia berturut-turut di tahun 1990 itu.

Berpatokan dengan perkembangan aeorodinamika yang begitu pesat ini, Capirossi juga meramalkan kejuaraan dunia untuk musim ini “bisa jadi” berada di tangan sang rookie GasGas KTM, Pedro Acosta, atau legenda lama yang baru bergabung dengan Gresini Ducati, Marc Marquez.

“Acosta adalah salah satu pebalap yang akan memungkinkan KTM bangga dan puas di musim kali ini,”

“Dan untuk Marquez, saya rasa tak banyak yang harus dikomentari, bakat dia sudah teramat jelas selama bertahun-tahun di Honda, hanya saja perlu waktu untuk dia beradaptasi dengan Ducati,” ungkap doi sebagai penutup, dilansir dari Motosan pada Minggu, 11 Februari 2024.

-Diva-