nhk

Modifikasi Bajaj Pulsar 2008; ‘Dichop’ Antik…!

ManiakMotor – Bajaj Pulsar 200 cc keluaran 2008 yang asli bikinan India. Berarti  belum ada campur  Jepang atau Kawasaki-Bajaj Pulsar 200 NS. Maaf brosist. Bisa seperti itu, toh sama saja. Bagi pemiliknya dari pada tampangnya begitu mendingan dirusak dan dibangun ulang seperti motor klasik era 60-an.

Zaman kuda besi tentu pada dengan variasi era sekarang yang canggih. Betul begitu? “Tuuuuul, mas,” kata pemiliknya bernama Tio. Seni chop benaran alias main potong dan merangkai pipa sasis yang mendominasi. Sebagian sasis Pulsar dibabat. Rancang bangunnya pakai referensi Kawasaki klasik. Di sana ada WL350 atau Estrella 250, itu Kawasaki yang tampilannya 11-12 dengan modif ini. 

Wardoyo, pemodif dari Gandul 2Wheels Custom (G2C), bilang tebakan itu hampir betul, berarti masih salah. Persisnya model ‘campur sari’ yang klasik.  Ada unsur motor lain macam BSA dan Harley 6-an, dapat gambarnya dari internet. Ditambah improvisasi sendiri, yang disesuaikan basis Pulsar. Ya mudah-mudahan besok dapat konsumen Kawasaki-Bajaj itu,” kata Wardoyo yang rumah modifnya di kawasan Gandhul Cinere, Depok.

Pemilihan swing arm Suzuki Thunder 125 ada maksudnya. Alasannya untuk panduan memainkan pipa bulat. Iyalah namanya juga klasik, ya bulat. Lengan ayun pas  dengan pipa rangka double cradle penopang komstir. Itu klop dengan head lamp, sein, spion, sokbreker, juga knalpot yang tidak gepeng, beda dengan penyok. Kalau penyok salah pengerjaan, apalagi babak belur, amburadul, acak kadut macam badut seperti penulis. Wkwkwk…

Terus, ya lanjut baca. Emang tadi ngapain? Ketawa, maksa.  Tuh pasang lengan ayun malah di segitiga depan, saking lu banyak ketawa. Udah, udah… armnya tanpa kendala ketika dikunci as lengan ayun standar Pulsar. Plek-plek, itu bunyi langsung pasang tanpa modifikasi.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Arm juga panduan menggigit sub frame dan pemasangan sokbreker dari Astrea Grand yang bulat. Ya iya, mana ada sokbreker kotak. “Potong sub frame biasa, pakai gergaji besi dan gerinda untuk menghaluskan bekas potongan. Batas chop atau potong rangka asli pada bagian yang mulai naik ke atas, itu saja,” tambah Wardoyo sembari mempraktekan teknik memotong.

Bentuk pipa pada rangka itu gabungan, bulat dan pipih. Untuk yang pipih banyak fungsinya untuk dudukan atas sokbreker, braket jok belakang, pegangan lampu sein, dan pengikat sepatbor belakang dari pelat galvanis 0.8 mm.

Pelat yang sama juga untuk material tangki bahan bakar. Desain tangki memainkan pukulan, ketokan dan bengkokan palu dan tang, juga pemanas las. Mirip-miriplah dengan jurus ketok panci. Pakai palu yang bukan di Sulawesi Tengah. Ini palu yang punya mata macam-macam, lonjong, oval, kotak, bulat, pipih. Pokoknya sesuai kebutuhan setiap sudut penampung bensin. Namanya pelat sulit ketemu ratanya, makanya pakai jurus pamungkas yang namanya dempul.

Modif hanya dikerjakan sebulan. Pantas, ada pengelasan yang belum rata tuh? Kritik dikikt deh. Yang bikin lama justru melacak barang-barang klasik yang sudah langka bro. Dtoko sudah tidak ada, sekalian toko-tokonya juga gak tau ke mana. Makanya sebagian dicustom juga dari pelat macam rumah lampu depan. Spidometernya Honda C70 imitasi. Masih satu linting dengan cover sokbreker depan, tetapi bukan drum brake. Iya melainkan pelat sama yang menutupi cakram, yang seolah-olah rem teromol. Adib

BACA JUGA

Modifikasi KLX250 2013; Wuiih… Supermoto Nih..!

Modifikasi Honda Win; Dibikin Triumph Mini

Modifikasi Kawasaki Ninja R150, Tampang 90-An

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 (Depok); Main Bodi Dan Air Brush Saja..!

Modifikasi Yamaha New Vixion 2013 (Jakarta), Fairing Street Fighter..!

 

Data Modifikasi    
Ban depan: Swallow 4.00-18   
Ban belakang: Swallow 4.00-18   
Per Jok: Vespa   
Sokbreker belakang: Honda Astrea Grand   
Swing Arm: Suzuki Thunder 125   
Spidometer: Honda C70   
Rem depan: Honda Supra X   
Rem belakang: Honda Mega Pro   
Cover Sok depan: Custom G2C   
Knalpot: Custom G2C   
Lampu belakang: Asesoris   
Sepatbor: Custom Pelat G2C   
Pemilik: Tio   
G2C: Jl. Raya Gandul, Krukut, Ambara, Cinere, Depok
Telp: 081294972551 – 02136722183 – pin bb 304e7545
     
     

BAGIKAN