nhk

Modifikasi Honda New Megapro, Aliran Mantap Sekali

Modifikasi Honda Mega Pro

ManiakMotor – Sport, street fighter atau jap style dan model extreme sekalipun, harus memperhatikan dasar dalam memodifikasi. Obyek atau motor persis  membangun sebuah rumah yang punya pondasi kokoh. Tanpa itu, modifikasinya akan rapuh. Kena angin nakal akan rubuh. Apalagi kalau udara keriting…

Rancang bangun itu justru datang dari pemilik Honda New Mega-Pro. Dia mau modifikasinya punya pondasi atau akar nan kuat. “Kan begitu urutan merenovasi motor yang sebenarnya. Selanjutnya tinggal menentukan tembok dan atap yang bila di motor adalah rangka dan bodi. Tapi milik saya, cukup modifikasi kaki-kaki,cuap pria yang berprofesi  tenaga IT ini layaknya insinyur ulung.

Nafsu kali ini penulisnya, profesi pemilik modif telah disebut, namanya lupa diketik. Tenang, bos? “Sama dengan yang nafsu modifikasi, Mas. Sudah beli bodinya, lupa yang sebenarnya kaki-kaki lebih utama. Nama saya, Harry,” kata pemilik Mega Pro 2011 yang tidak pake kaca mata dan bawa-bawa sapu sembari terbang itu. Ah ngaco kamu, itu kan Harry Poter. Ini kan Harry doang yang tidak pakai senin sampai minggu. Itu nama hari bos, makin kacau kamu.

Bah, ala kita, to. Horas… Iya, Harry asal Medan, Sumatera Utara yang membawa motornya ke tukang ‘sulap’ Tauco Custom di Kebagusan, Jakarta Selatan. Topo yang punya Tauco, hanya meneruskan modifsederhanauntuk ukuran Topo dan Harry. Padahal, pakai kakikaki gambot dan roda jumbo dari limbah moge Suzuki GSX400.

Lebar pelek saja 4,5 inci belakang dan depan 3 inci. Sangat mumpuni dengan cerita lae Harry soal pondasi tadi. Sampai swing arm dipermak sambil dimekarkan, agar roda  masuk di situ.Otak harus kreatif dan bisa meneruskan inovasi konsumen, agar kantongnya tidak bolong,” buka modifikator berwajah dan berotak nyetrik yang bernama lengkap Topo Goedel Atmodjo yang tanpa Raden itu.

Bergeraknya lengan ayun dan pelek, monosok standar dipotong 3 cm untuk mengejar posisi aslinya. Itu tanpa mengurangi fungsi. Apalagi, monosok New Mega-Pro sudah lebih canggih. Modelnya multi hybrid, bisa disetel untuk tinggi rendah dan keras empuknya.

Terus, suspensi depan limbah Aprilia 250 yang tabungnya dilengkapi dudukan cakram ganda. Ditambah dengan hanya menyesuaikan setang setir,  jok dan terutama pijakan kaki seperti model racing. Itu bukan untuk gagahan, tapi menyesuaikan posisi riding saat duduk di jok bertingkat.

Hanya itu, tetapi amati baik-baik motornya. Nyentrik dengan bodi standar tapi punya kaki-kaki kokoh. Bentuknya masih motor dan tidak berubah jadi kera, eh, kendaraan 17-an yang dipakai pawai keliling.

Sangat fungsional dan ergonomik sebagai kenyamanan berkendara sembari menikmati hasil jerih modifikasi. Topo menyebutnya modifikasi yang detil. Tidak asal pasang, tapi mempertahankan estetika bawaan motor.  Bagus tidak harus mahal, dan mahal belum tentu maksimal!!!!

Cerita ini hasil wawancara antara pemodif dan pemilik. Karena pemodifnya yang menulis modifikasi ini!!!!!! Masih ada brosist, bila tak ketinggalan modif seperti ini jempol aza fan page  maniakmotor. Topo

 

 

 

 

 

DATA  MODIFIKASI :
Motor : Honda New Mega-Pro  2011
Pelek : Suzuki GSX 400
Ban depan  : Battlax 120 /70/17
Ban belakang  : Battlax 160/60 /17
Setang  : Fat bar AHRS 
Foot pag  depan  : Yoshimura
Foot pag belakang  : Suzuki Satria F150
Knalpot  : Kwangen Exhaust Specialist
Swing arm  : Kwangen Custom Products
Sok depan  : Aprilia 250
Modifikator   : TAUCO CUSTOM Jl. Kebagusan Raya No 99
 Jagakarsa, Jakarta selatan Telp ; 0813 8020 1456 / 0856 8380 209

 

BAGIKAN