nhk

Modifikasi Honda Tiger (Jakarta), Bodi Karya ‘Ki’ Topo..!

 

ManiakMotor – Proses pembuatan bodi pelat yang direferensi dari Suzuki GSR750 ini bertahap. Berawal dari pelat lembaran seperti papan triplek. Cara ketuk-tekuk tidak mentah-mentah, harus matang-matang. Memang kelihatannya mudah, tapi sebanarnya ahlinya harus belajar ilmu tingkat tinggi mengembalikan asal pelat besi.

Ilmu ini bukan didapat di gunung Semeru, bukan pula di Gunung Kawi yang lebih banyak minta kekayaan, juga bukan pemberian Eyang Subur. Datang aja pada Ki Topo Gadhoel Atmojo dari pedepokan Tauco Custom di Kebagusan, Jakarta Selatan.  “Pelatnya dipotong kecil-kecil. Lalu dirangkai manual dengan menggunakan las asitilin.  Pelat pipih dan bulat pengerjaannya  terpisah,” kata Ki Topo yang mengaku bukan belajar di mana-mana soal pelat. Tetapi ala bisa karena biasa, tekun. Semua unsur pelat di tangannya nurut. Topo memang wajar bergelar ‘Ki’ dalam urusan pelat galvanis jadi bodi motor di Indonesia. Di yang memulai di negeri ini.

Seperti itu jurus  GSR 750 yang street fighter dilakukan pada Honda Tiger 2005. Moge itu hanya sebatas acuan alias  dipilih bagian paling menonjol. Misalnya fairing, itupun tidak semua, hanya detil kecil, lalu  dikembangkan ala Tauco Custom Style. Ide-ide dalam Tiger ini mendominasi atau sekitar 70 persen, karena pemodif seorang ‘pemulung’, maksudnya ulung, bro. Lho, barusan bergelar ‘Ki’. Pokoknya begitu deh.

Gelar ‘Ki’ pantang meniru, hanya sikit menjiplak, iya. Becanda! Katanya dalam dunia modifikasi mana pun, selalu saling intip. “Itu yang disebut  referensi. Sama dengan menulis, referensi makin banyak, tulisan makin garing, seperti portal kamu itu. Sama, kali ini referensinya GSR, tetapi tidak mentah-mentah dari sana. Bahan bodi saja beda, kok,” kata ‘Ki’ Topo yang belum aki-aki itu.

Dia cerita berapi-api, untung bengkelnya modifikasi bodi, coba kalau modifikasi balap, sudah disamber api tuh. Ya, sudah! Dari desain sayap kecil GSR yang tajam, dari situ bodi lain mengikuti. Modelnya konsisten pada semua sudut berakhirnya fitur. Bodi yang disebut adalah  pelat galvanis 0,8 mm. Bahkan  sepator satu jurus sampai buntut.

Topo saat ini seperti ‘Ki’ yang elmunya sudah tersedot. Buktinya sudah pakai tongkat. “Saya abis jatuh latihan freestyle,” kata Ki Topo.  Bah, sudah bergelar ‘Ki’ masih mau pula disebut  freestyler.  Walau begitu ia tetap membuat sketsa. Maksudnya gambar pada kertas secara kasar, kunci memodif dimulai dari sini. Selanjutnya menggambar pada kertas karton putih, tapi dengan ukuran 100 persen. Kalau ini wajib,  dari sini panduan anak buah Ki Topo memulai pekerjaan. Ada 5 gulung karton yang beli diwarung untuk mal. Termasuk mal rangka kotak itu dari pelat galvanis, jadi jangan terkecok, itu rangka tipuan.

Beda jika menjiplak habis GSR dari fiberlass. Tinggal buat 1 cetakan, lalu dicetak kembali berulang-ulang untuk produksi masal.  Sedang pelat tidak begitu, malah di GSR asli tdak terdapat lho yang namanya nyaman pada kaki dan betis. “Fungsinya supaya pijakan kaki dengan gir depan tidak terlalu dekat. Itu ide saya yang asli original dari otak,” tambah Ki Topo.

Swing arm, kenalpot berikut bodi kolong itu juga produk Tauco. Tetapi disesuaikan dengan dimensi dan modelnya konstan, enak dipandang. Kecuali fork up side down yang pakai limbah Suzuki GSX 400. Tapi jangan marah ya, karena kelupaan bilang kalau sub frame itu diganti dengan pipa seamless ¾ inci, sekaligus mengubah derajatnya lebih naik. Agar setara dengan GSR yang nungging.

Sekali lagi hidup modifikasi, hidup Ki Topo. Adib


BACA JUGA

Modifikasi Honda Tiger 2013 (Kalimantan Timur), Ducati Monster..!

Modifikasi Honda CBR 250 (Tangerang), Hanya Main Bodi, Cui..!

Modifikasi Yamaha XS650 (Jakarta), Café Racer Part Racing Asli MotoGP Tempo Dulu

Modifikasi Suzuki Thunder (Jakarta), Café Racer Ukiran Kayu

Modifikasi Bajaj Pulsar DTSi (Jakarta), Monosok di Samping

 

Data Modifikasi  
Ban depan : Corsa 110/70-17
Ban belakang : Corsa 160/70-17
Pelek : Suzuki GSX 400
Sok depan full set : Suzuki GSX 400
Setang dan raiser : Fatbar
Lampu depan : Yamaha Byson
Lampu belakang : Kawasaki Ninja 250
Footstep depan : Nui Racing
Footstep belakang : Yamaha Jupiter MX
Swing Arm : Kwangen Custom Product
Knalpot : Kwangen Custom Product
Tauco Custom : Jl. Kebagusan Raya No.99, Jakarta Selatan
    Telp : 081288534865 / pin bb 294e9df8

BAGIKAN