nhk

Modifikasi Honda Tiger (Jakarta), Moto Guzzi Dari Pipa

 

ManiakMotor – Yang sudah khatam dengan Honda Tiger 2008, pasti tahulah sasisnya telah dipermak. Rangka asli Tiger single cradle frame. Sekarang sudah double cradle frame. Itu loh, pipa rangka dari bawah komstir yang menuju dan sekaligus pegangan mesin, ada dua. Pipa ini bahkan sampai ke pijakan kaki. Berubah kan? Nah, itu namanya modifikasi. Hehehe…

Taktik itu dibikin untuk meminjam konsep Moto Guzzi V7 Racer 750 cc. Tipe chasis motor ini khas cruiser zaman dulu. Mirip-mirip dengan Yamaha XS650 atau RXKing dan Yamaha Scorpio juga bisa. Makanya  pola asli berlian rangka Tiger dipotong dan diganti pipa sesuai konsep.  “Aslinya tinggal rangka tatakan tangki dan komstir. Mestinya sampeyan sudah tahu, dong. Kok setiap liputan pertanyaannya sama terus,” kata Wardoyo dari bengkel modifikasi Gandul 2Wheels Custom (G2C).

Kalau tidak datang ke bengkel dan bertanya, bisa sih menulis, cuma amburadul, otak yang baca juga jadi keriting. Datang dan lihat langsung aje, masih terbata-bata. Ya, buktinya tulisan ini!  Juga beda bro, kali ini lebih banyak bicara pipa, karena kuncinya di situ. Pasti yang baca juga setuju, begitu melihat motor ini bukan mesin yang ditanya, tapi sasisnya. Karena dia tergoda oleh rangka yang warnanya mentereng, oranye.

Pipa ini sebelumnya lurus tanpa sambungan dari pabriknya, yang disebut seamless. Diameter pipanya 1 inci dan tebalnya 1,5 mm, itu setelah diukur dengan sigmat. Prosesnya tetap pakai las listrik untuk sambung menyambung, bukan diikat dengan tali. Bisa melengkung teratur karena dirol. Rol ini ada dua cara  dengan memanaskan pipa pakai api las. Bahkan ada yang dibelah, dipalu, dibengkok dan digigit, hii. Itu cara manual. Sedang Wardoyo punya alat namanya Hydraulic Pipe Bender, alat khusus menekuk pipa di bengkelnya.

Tapi alat itu hanya bisa digunakan pada pipa yang tebalnya 2 mm ke atas, karena tidak akan keriting saat ditekuk. Sementara cara manual akan timbul benjolan pada setiap lekukannya. Tapi tenang, jangan panik, itu akan ditutupi tahap finishing. Tentu saja dengan cara digerinda, diampelas, didempul dan terakhir dicat. Makanya pipa-pipa rangka itu ganteng dan ayu macam brosist.

Lengan ayun atau swing arm beda cerita, ceritanya sedikit kok, karena masih pipa. Coba kalau jadi bambu, ceritanya panjang. Sssst, kepanjangan. “Model pipanya diameter 1,½ inci, tebal 2 mm. Kalau pipa ini bisa menggunakan alat roll,” tambah Wardoyo yang belakangan ini semangat bicara soal pertukangan modifikasi.

Sebelumnya tetap pakai kawat 8 mm, sebagai mal atau panduan untuk membentuk arm dan pipa-pipa rangka. Itu wajib, untuk menghindari motor rali, eh lari anjing, bukan ular rali rulus. Waduh, ngaco nih. Anjing tidak pernah lurus larinya, sama dengan sumbu roda bergeser dari senter. Makanya harus ada mal sebagai pemandu. Jika tidak, ya jadi guguk. Pendeknya, lengan lebih panjang 3 cm dari asli Tiger. Makin panjang sumbu roda, ya nyaman, cuma lincahnya berkurang seperti ditrasakan saat mencari lokasi foto.

Bila Moto Guzzi yang mesinnya V Twin dua kenalpot, yang ini satu saja, karena Tiger mesinnya tunggal. Itu kenalpot bikin sendiri dari pelat yang konsisten dengan konsep. Termasuk sepatbor, tangki, tutup spidometer sampai buntut, yang dibikin dari lembaran pelat galvanis 0,7 mm. Sampai posisi kunci kontak yang ikut pindah di cover aki kanan.  Jika tertarik mengenai pipa, silakan kontak Wardoyo. Sebab, pipa-pipa itu takut dan akhirnya nurut padanya. Adib

MODIFIKASI LAIN

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 (Jakarta), Pelek Magnesium 16,5 Inci, Bodi Limited Edition

Modifikasi Honda Tiger (Jakarta), Bodi Karya ‘Ki’ Topo..!

Modifikasi Honda Tiger 2013 (Kalimantan Timur), Ducati Monster..!

Modifikasi Honda CBR 250 (Tangerang), Hanya Main Bodi, Cui..!

Modifikasi Yamaha XS650 (Jakarta), Café Racer Part Racing Asli MotoGP Tempo Dulu

Data Modifikasi  
Ban depan : Swallow 100/80-17
Ban belakang : Swallow 120/80-17
Sok depan : Yamaha Byson
Pelek   : TK Racing
Sok belakang  : Variasi
Setang   : Clip on variasi
Bodi   : G2C pelat galvanis 0,7 mm
Lampu depan : Yamaha Scorpio Z
Lampu sein : Variasi
Jok   : Custom G2C
G2C   : Jl. Gandul Krukut Ambara, Cinerem Depok
      021-46427753 / 08161654161 / pin bb 304e7545
     

BAGIKAN