nhk

Modifikasi Honda Tiger Revo 2012 (Jakarta); Street Fighter

 

ManiakMotor – Ducati yang dari berbagai model dan tipenya memang cantik. Motor Italia ini layak jadi referensi untuk modifikasi seperti pada Honda Tiger 2012 ini yang mengambil serpihan Ducati Street Fighter (DSF). Apalagi  Charles Sirait alias Ale yang alak kita ini sebagai pemilik yang ganteng tegar alias tegap dan kekar, pastilah berjiwa muda. Entalah pemodifikasinya ganteng atau nggak ya?

Pemodifikasi motor ini memang nggak peduli dengan dirinya ganteng atau tidak, yang penting hasil modifikasinya tampan rupawan yang harmonis.  Dialah Eyang Topo Goedel Atmodjo modifikator dari Tauco Custom. Ia  mangkal di Jalan Kebagusan Raya no 99 Jagakarsa Jakarta Selatan. Baginya bikin tampang DSF eces, asal jangan suruh bikin mesin Ducatinya, kalau itu dia menyerah, walau soal gantengnya masih dipertanyakan. Lho, nggak nyambung.

Topo, bila bercerita selalu ada kata harmonisasi pada kunci modifikasi. Tidak sembarang harmoni jurusan Glodok yang di dekat Pasar Baru di Jakarta, tetapi harmonisasi tampilan dari depan sampai belakang, termasuk harmonisasi dengan postur pemilik. Tujuannya, “Setelah dimodifikasi, motor punya fungsi sesuai motor untuk dipakai,” jelas Topo dengan komat-kamit ala orang Sragen, Jawa Tengah.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Ale yang yang berbodi besar, tantangan buat harmonisasi. Maklum, basis Tiger bukan sport bike, tetapi  cruiser  dengan sudut komstir yang cenderung rebah. Di sisi lain Ale sudah mewanti, modifikasi pesanannya harus tepat waktu. Mungkin saja, Topo pernah lama mengerjakan orderannya. Maklum, Topo itu seniman.  Pekoknya BERES  tepat waktu dan tetap perfeck sesuai yang aku harapkan,” kata Ale yang asli Sumatera Utara dengan logat Medan kental.

Kakikaki dibikin simpel dan gampang dicari tapi bukan pasaran. Topo lebih banyak cerita bodi yang 90% menggunakan dua lembar pelat eser 0,8 mm. Pelat jadi bahan baku spakbor, tangki, bodi, sampai rangka tubular. Pelat-pelat ini sampai minta ampun dipalu, digerinda dan disengat api las. Sudut-sudut yang lancip dibentuk pola bodi yang digarap tangan terampil pasukan Tauco Custom. Silakan membayangkan betapa berisiknya di seputaran Tauco.

Sebagai membanding berubah dimensi postur Tiger adalah tangki bahan bakar. Aslinya hanya muat  12 liter sekarang menjadi 18 liter. Tangki model Ducati yang banyak memainkan sudut-sudutnya. Proses bikinnya juga lumayan ngilu, dari lembaran pelat harus dibentuk pola pakai karton, baru di mal ke pelat.

Proses ketok kentengnya pada coakan kayu sebagai media untuk bikin tarikannya. Ini sama denga bodi lain yang nantinya disambung-sambung  dengan api las. Di situlah seninya karya modifikasi. Pelakuanya seperti Eyang Topo itu disebut builder.

Walau bodi material pelat tetap layak untuk dipakai harian. Paling bobotnya bertambah beberapa kilo gram. Maklumlah karya pelat jadi bodi sudah satu dasawarsa di belantika modifikasi, toh aman-aman saja.  Kelayakannya pun tak harus mendapat persetujuan dari makamah konstitusi, karena Topo bukan koruptor atau tukang makan duit rakyat. Topo hanya rakyat jelata, tapi masih berdiri dengan kaki, jalan belum melata.

Singkatnya dua bulan selesai target modifikasi yang disebut Topo, ‘sembako modif’.  Barang-barang yang menempel pada Tiger ini tidak terbilang mewah. Ada pun tapi semua buatan lokal, termasuk di dalamnya hand made, tetapi bukan murahan. Topo hanya berpatokan harmonisasi tadi. TGA

MODIFIKASI LAIN:

Modifikasi Yamaha New Vixion 2013; Hiii Brooo, Pakai Fairing Ongkos Rp 3 Jeti..!

Modifikasi Suzuki Satria F150 2012; Ganti Kelamin, Lebih Super Street Fighter

Modifikasi Kawasaki Ninja 250R (Jakarta); Jadi Cruiser, Pertama Di Indonesia…!

Modifikasi Harley Davidson FXR 1991 (Jakarta), Harley Davisdson And The Marlboro Man

Modifikasi KTM Duke 200 2013 (Jakarta), The Real Naked Bike Supermoto Freestyle..!

 

DATA MODIFIKASI  : HONDA TIGER TAHUN 2012 (JAKARTA)
Shock depan :  Yamaha Byson     
Pelek depan : Variasi Yamaha Byson 2,5 inci x 17
Pelek belakang : Variasi Yamaha Byson 4,5 inci x 17
Ban depan  : Swallow 120/70/17  
Ban belakang  : Swallow 160/60/17  
Kenalpot  : Kwangen custom products  
Setang setir  : Fat Bar      
Swing arm  : Kwangen Custom Products   
Head lamp  : Honda Blade    
Stop lamp  : Honda Supra Revo  
Foot step   : Yoshimura    
Foot step  : Yamaha Jupiter MX  
Spidometer  : Koso RX1 digital    
Modifikator  : TAUCO CUSTOM     
: Jl Kebagusan Raya No. 99, Jagakarsa, Jakarta Selatan 
telp ; 0812 8853 4865/ 0856 9844 818    
pin bb ; 294e9df8        

BAGIKAN