nhk

Modifikasi Honda Tiger, Tiga Bahan Sekaligus

ManiakMotor – Basis motor turing macam Honda Tiger 2000, eces dimodif jadi model sport bila mengandalkan bolton. Beda dengan motor ini, yang pakai tiga bahan atau material sekaligus pipa, pelat dan fiber.Menanggalkan semua part orisinal dan tersisa  tinggal komstir dan dudukan mesinnya. Tapi barang-barang aslinya disimpan baik-baik, bro. Nggak dilego…

 

Bila tampangnya seperti di foto ini bertahan dengan rangka asli Tiger, tak mungkinlah yaw..! Pipa dan pelat direkayasa mengejar tampang dan dimensi moge Honda CBR1000 RR. Menggunakan pipa ‘holo’ sebagai pengganti rangka. Holo kan model kotak yang mirip rangka moge. Berbeda dengan pipa seamless yang bulat cocoknya untuk aliran chopper, bobber dan aliran klasik lain, tetapi bukan aliran sesat.

Supaya tidak menjadi rangka semua, maksudnya keberatan rangka dan pelat sebagai bodi, bos Gandul 2Wheels Custom (G2C) harus berdiam diri sejenak. Pria yang bernama Wardoyo itu, berkelebat ambil rokok dan membakar rokok filternya, lalu rokok itu diisap seisap dua isap dan akhirnya berisap-isap, ngebul. Asapnya lalu diembuskan bertahap.

Lantas brkomentar, “Tebal pipanya 2,5 mm saya pakai yang 20 x 20 mm. Dirangkai dari komstir sebagai main frame dan sub frame,” kata Wardoyo dengan santai sembari menyodorkan rokok, agar reporter maniakmotor.com juga ikut merokok. Sama-sama bisa berpikir cara bertanya yang simpel. Lalu Wardoyo juga bisa menjawab sistematis ala pertukangan modifikasi. Sekalian juga reporternya dapat gratis rokok. Huphhhh,  disuguhi kopi pula… Mantap nikmatnya, tiada tara bro. Dapat modifikasi, rokok, dan kopi… wenak ya hidup…

Wah, sampai lupa menulis. Hasilnya lumayan enteng karya Wardoyo ini. Padahal full frame (sport) alias rangka kotak itu mirip-mirip dengan CBR1000RR.  Karena, Rangka kotaknya bagian dari konsep menyeluruh soal penampilan bersama bodi,” terang Wardoyo yang kali ini serius sembari mematikan rokoknya dengan cara menyentil ke rerumputan di dekat bengkelnya. Cusss... ganti lagi rokok dengan yang baru, ngebul terus…

Sengaja memang, iya memang sengaja rangkanya samar-samar dari luar. Karena itu bagian dari desain bodi yang pakai pelat galvanis 0.7 mm. Fitur rangka dan bodi adalah satu kesatuan. Maksud dari fitur itu lekukan-lekukannya satu rancang bangun antara bodi dan rangka.

Koturnya berirama dari depan sampai belakang, termasuk dengan tangki bahan bakar yang juga dari pelat. Kecuali cover mesin kiri-kanan yang pakai fiberglass. Boleh juga cara itu untuk menutupi pengelasan yang pasti hand made. Sebab, hasilnya pasti beda dengan cara pengelasan pabrikan. Walau pengelasan ini sudah ditutupi cat  powder coating alias cat tingkat dewa di Indonesia.  

Demikian dan tidak terasa sebungkus rokok habis disedot Wardoyo dan reporter untuk wawancara motor Reza Deni Permadi dari Jakarta ini. Oke deh, makasih dan semoga berguna buat pengunjung portal ini. Adib

MODIFIKASI LAIN:

Modifikasi Honda CB150R StreetFire (Honda Teralis)

Modifikasi Yamaha New Vixion JMS

Modifikasi Honda S90Z 1973 Jakarta, Jurus Merakit Besi Tua

Modifikasi Yamaha Scorpio (Jakarta), Street Tracker..!

Modifikasi Suzuki Thunder 250 (Jakarta), Ban Jumbo Bobber, Bro..!

Modifikasi Yamaha ‘Jupiter M1’, Pakai Otak Miring

Modifikasi Suzuki Thunder 250 , Pakem Moto3 Dan GSX600

Modifikasi Honda New Megapro 2011, Modif Aliran Sehat


 

Data Modifikasi

Lengan ayun                        : Custom by G2C

Ban depan                            : Battlax 120/70-17

Ban belakang                       : Michelin 180/70-17

Pelek                                     :Honda CBR 1000

Sok depan                             : Suzuki GSX 1000

Sok belakang                       : Suzuki Satria 120 R

Cakram depan                      : Nissin

Cakram belakang               : Suzuki Satria 120 R

Knalpot                                  : Custom undertail

Lampu depan                       : Custom Minerva

Lampu belakang                  : Custom

Lampu sein                          : Variasi

G2c                                         : Jl. Raya Gandul Krukut, Ambara, Cinere,

                                                  Depok.

Telepon                                 : 081380571391 / 021-46427753

BAGIKAN