nhk

Modifikasi Jupie (Jupiter Z) 130 TU V-Reinz, Konsisten 7,9 Detik, Bongkar Rahasia, Karbu UMA 30 mm!

Drag Bike, Bali Queen, Jupie, Bali, V-Reinz

 

ManiakMotor – Rajin riset dan seting, lalu teliti dalam maintenance, bikin Jupie V-Reinz konisten cetak 7,9 detik. Begitu rahasia Jupie yang sudah tak terhitung mencetak 7,9 detik di arena drag bike. Di  Magelang, Jateng (9/10-2016) lalu, kembali bikin cengang-cengang musuhny, cek lagi http://maniakmotor.com/drag-bike-brobudur-2016-dicky-ga-juada-umum-puncaki-jupie-130-tu-dengan-7-974-detik/. Maklum masih jarang  yang mencetak di bawah 8 detik, apalagi konsisten.

Karburator UMA 30 mm jagoan Drag Bike
Karbu UMA 30 mm sebagai andalan
Kem V-Reinz untuk Jupie 130
Kem andalan

Sering riset dan kerap seting, otomatis nyambung terus data modifikasi mesin pada Jupie ini. Macam wartawan nulis, kalau tekun nulis niscaya akan makin tajam ulasannya. Kalau jarang nulis, ya putus-putus informasinya. Celakanya, nggak ngalir ceritanya dan kulitnya doang yang diulas.

“Sama mas. Kalau lama berhenti meriset, perkembangan korekannya juga mandek. Beda kalau tekun, setiap pergerakan performanya akan terpantau. Mudah diarahkan maunya riset yang dituntaskan dengan seting, seting dan sering,” sebut Arie, mekanik asli Solo, Jateng sebagai peraciknya.

Drag bike, Bali Queen, Bali, Magelang, Bali, Dicky GA
Pengapian, camshaft, dan karbu ikut disentuh

Modifikasi mesin Jupie dari Arie ini bukan yang kebetulan kencang. Yang disebut kebetulan itu, nggak selalu dapat di bawah 8 detik. Ada empat Jupie yang sudah dibuat Arie, keempatnya sudah mencetak di bawah 8 detik. Yang ditulis ini, karya terakhir darinya.  Bahkan dibuktikan lagi dengan joki pemula yang bisa tembus 7.9 detik lewat Dicky GA (Temanggung). Apalagi senior yang menungganginya, catatan itu akan gampang didapat. Eces…

Boleh angka-angka modifikasinya sama. Misalnya pada Jupie ini menggunakan perbandingan kompresi 15:1. Ini perbandingan kompresi yang juga dipakai pada modifikasi Jupie yang ikut Bebek 130 TU 4T. Karena rajin seting, kepresisian kompresi dia bisa dengan lawan, sekali lagi, walau angka kompresinya . Maksudnya, ledakan pada ruang bakar benar-benar terkompresi tinggi sesuai angka pada Jupie Arie atau V-Reinz.

Jupiter Z Drag Bike Jagoan Indonesia
Jupie ini yang keempat dibikin Arie

Sayang, Arie rada keberatan mengumbar soal bentuk kubahnya termasuuk angka squish-nya. Itu juga menentukan. Yang pasti katanya bentuknya sudah berubah-ubah dengan angka tetap alias kompresinya 15:1.  “Volume buret 9,2 cc dan  volume silinder 129 cc hasi kompresinya adalah 15:1,” rinci Arie yang aplikasi piston Daytona dengan diameter silinder 55,25 mm dan panjang langkah 54 mm.

Saking tekunnya menyetel yang otomatis juga mengamati dan menganalisa ditemukan soal knalpot terhadap kompresi. Yaaaaaa… knalpot jangan sembarangan pakai. Bila knalpot tak bisa membuang habis sisa bakar, keutuhan pemampatan ruang bakar juga terpengaruh.

Knalpot harus pintar menyalurkan sisa pembakaran dan mampu pula menturbulensi ulang bahan bakar yang masih bisa diterpakai. Alasannya? “Bila yang kembali ke ruang bakar bersih, pasti kompresi juga bersih. Bila yang balik yang kotor, pembakaran akan sesak,” tambah Arie lagi yang menyebut bisa menggunakan knalpot apa saja.

Contoh bila event maniakmotor.com mewajibkan knalpot Proliner sebagai sponsor, dia punya ajian untuk sikit mengubah knalpot Proliner dan karakter ruang bakar. Saat ini sih dia pakai knalpot AHRS tipe karbon. Kan dia sering ikut event Drag Bike AHRS yang wajib bakai knalpot produknya.

Jupiter Z Drag Bike
Gampang berlari di bawah 8 detik

Itu pembuangan. Pemasukannya semua sudah tahu, Jupie ini salah satu yang terkemuka menggunakan karbu UMA 30. Alasannya sih sederhanya, bahwa diameter 30 itu digunakan karena dari pabriknya sudah diameter 30 mm. Jadi tak perlu ke tukang bubut untuk karbu 28 mm yang direamer. Namanya pisau reamer yang dikerjakan manusia, kepresisiannya boleh dipertanyakan. Beda dengan UMA 30 yang dari sananya sudah 30 mm yang velocity-nya mulus. Belum lagi pakai power jet.

Ditunjang kem profile  kem mentah Jupiter seri D. Ukuran kem antara lain pinggang 19 mm, tinggi 25,5 mm. “Durasi 280° (40/60) dan lifnya 9,9 mm. Noken as mengatur gerak tutup klep dengan diameter 29 mm (in) dan 24 mm (ex). Pakai klep CRF 250 ex produk BRT bahan titanium untuk efissiensi mekanikal. Kuat dan ringan,” tutup Arie.

Ya ok deh. Ardel

Drag Bike Proliner ManiakMotor.Com

Data Modifikasi
Motor : Yamaha Jupiter Tahun 2008
Kelas : Bebek 4T 130 TU
Pembalap : Dicky GA (Temanggung), Bayu Ucil (Purwodadi)
Best Time : 7.918 Detik
Perbandingan Kompresi : 15:01
Volume Head (buret) : 9,2 cc
Piston : Daytona (55.25 X 54)
Timing Pengapian : 36° (9500)
CDI : Pro Drag2
Koil : YZ 125
LSA : 100
Durasi Kem : 280°
Diameter Klep : 29 mm (in), 24 mm (out)
Per Klep : K1
Karburator : UMA 30 (110/60)
Manifold : TDR
Busi : NGK G-Power
Kruk as : Jupiter Setang Vega
Pompa oli : Standart
Kopling : Suzuki Shogun FL
Per Kopling : X1
Rasio : 14/38, 18/31, 19/26, 24/27
Final Gir : 13/34
Knalpot : AHRS
Rantai : SSS
Ban depan : IRC Speed King 120 x 17
Ban belakang : IRC Speed King 140 x 17
Pelek depan-belakang : Excel Taksago
Bengkel : V-Reinz Racing
Mekanik : Ari Setyawan
No Hp : 085739918111
BAGIKAN