nhk

Modifikasi Jupiter 130 Drag Bike OP27, Geberan Chodox Dan Hendra Kecil

ManiakMotor – Putaran mesin Jupiter Z  ini untuk kelas Bebek 130 4T TU, lebih tinggi. Tappi tetap dapat torsi ideal saat start. Mesinnya racikan MBKW2 yang dikembangkan OP27 sesuai karakter joki-joki-nya. Karena di OP27 pada 2019 ini kedatangan Eko Chodox yang berpasangan dengan Hendra Kecil.

Motornya yang oranye

Ah ternyata rpm tinggi tersebut dengan perhitungan kompresi yang tepat. Nggak tinggi-tinggi amat sih, cuma 13,8:1. “Kompresi, torsi dan rpm bisa jadi kesatuan dengan durasi noken-as. Komposisi boleh dimain-mainkan, hasilnya akan ketemu puncaknya. Pokoknya bermain di kepala silinder,” papar Taufik OP27 yang punya tim sekaligus joki dan mengerti mesin.

Menggunakan pelatuk klep roller milik Honda Blade. Temlar Blade ini memang menyesuaikan dengan lobe atau benjolan kem. Gesekannya lebih ringan yang menguntungkan ekonomis mekanismenya. Dari sini saja, tenaga motor pada putaran rendah reaktif dan bisa meggapai lebih tinggi dengan angka kompresi tadi.

Jupie pacuan Hendra Kecil

Bukan mengabaikan modifikasi rangka bersama suspensi yang ok. Lintasan yang lebar mendukung, aspal kaya akan grip juga tersedia. Jadilah Jupiter Z 130 di Bebek 4T TU Hendra Kecil mencetak 7.903 detik saat tampil di heat pertama di lintasan Meikarta, Cikarang Selatan, Jabar pada Sabtu 26 Januari 2019.

“Dengan kompresi yang sekarang, walau di start agak kasar, motor tetap mudah dikoreksi,” papar Hendra yang membawa bendera OP27 GBU CLD Jet-Up Racing Team. Ketika tampil di Meikarta. Asal tahu saja, motor ini sudah kerap mencetak 7.8. Cuma saat di Meikarta di heat dua diganggu hujan.

Temlar tadi melayani diameter klep 29 mm untuk masuk dan buang 24 mm. Tinggi klep  terbuka atau lift masuk dan buang adalah 9.5 mm. Jarak itu prosedur standar buat mesin Jupiter yang mencetak di bawah 8 detik Bebek 130. Diperintah oleh oleh durasi kem 276° yang menurut mekaniknya merka ada pilihan lain untuk kem.

CDI, karbu dan knalpot Jupie 130 4T TU Hendra Kecil

Itu mesin memang enak didengar teriakannya. Tidak sekadar mengaung-ngaung, namun tenaga ada isinya terus sampai putaran di atasny. Ini Jupie mengandalkan CDI ProDrag 2. Karbunya PWK 28 yang settingannya mudah  ketemu saat di Meikarta. Mantap..!

Suaranya juga merdu ala racing 4T. Eh pakai knalpot jualan OP27, ternyata. Oper-oper giginya juga nyambung dengan reduksi pada gigi rasio yang rapat. Perbandingannya adalah 13/33, 16/28, 21/29, 20/13. Riz

BAGIKAN