nhk

Modifikasi Jupiter Dragbike: Disokong Karbu UMA 30, Time 8,2 Detik Bebek Tu 130 cc

 

 

Maniakmotor – Bebek 130 Tune-Up 4 Tak di drag bike biasanya pakai karbu 28 mm. Yang ngetop sih PWK 28 yang direamer sampai 30 mm. Tapi sekarang tersedia UMA berventuri 30 mm. Ya beda yang dipaksa dengan pisau bubut jadi 30 mm dan memang dari pabriknya sudah 30 mm.

Salah satu yang pakai UMA 30 ada Yamaha Jupiter Z dari V-Reinz di Bali. Sebenarnya, motor ini masih dalam tahap riset. Namun naga-naganya bakal menggebrak. “Biar bagaimana pun hasil reamer dan yang asli 30 mmm berbeda. Venturi asli UMA 300 lebih halus dan presisi. Eefisiensi volumetriknya  melonjak,”  terang  Ari Setiawan, mekanik V-Reinz.

Tentu karbu hanya salah satu komponen bikin itu mesin jadi 29 dk dari ukuran dyno. Masih banyak turunannya sesuai hitungan korekannya. Katanya sih motor ini hasil dari pengenbangan karya-karnyanya terdahulu. Kan karya Ari telah menyebar dibeberapa tim besar dragbike tanah air.

Pasokan bahan bakar melimpah dan akurat. Maka perlu diimbangi dengan buka tutup klep yang lebih tepat. Maka benjolan noken-as dibubut ulang hingga ketemu durasi 2800 pada masing-masing sisi in dan out-nya. Soal angka buka-tutup dan datil korekan lainnya silakan sampeyan baca di DATA MODOFIKASI.

Sekali lagi itu trik yang diterapkan Ari guna kejar efisiensi volumetrik. Lain hal soal mekanisme noken as nya yang dibikin model roller Honda Blade. Juga klep titanium comotan special enjin Honda CRF250. Payung klepnya dibubut ulang daunnya jadi diameter 29 mm in dan out 24 mm. Ditambah lagi dengan retainer klep yang juga berbahan titanium. Weleh-weleh pokoknya orderdilnya serba enteng dahh… gunanya sudah pasti agar beban puntir mesin lebih minim, istilahnya efisiensi mekanis juga dapet.

Sedang mengail akselerasi diakali torsi dengan kompresi padat merayap. Angkanya dipatok 15,8:1 yang pastilah minum avgas. Wow tinggi bangaatt tuh bro! “Karena tinggi dome sesuai tinggi asli piston. Angka pastinya saya tapi yang penting jarak dari lubang pen ke tepi atas piston 12 mm,” rinci pria asli Solo itu sembari mengaku pakai piston berlabel FJN tipe forged diameter 55 mm.

Makanya agar muntahan torsinya tak kelewat liar kala di garis start, maka didoping pengapian dari CDI Rextor Prodrag2. CDI ini punya fitur launch control untuk mengunci torsi. Alhasil roda belakangnya tak mudah spin, roda depan juga nggak suka ngangkat kala pindah-pindah gigi. Cuman untuk fitur qs-nya memang belum difungsikan lantaran masih menunggu rancangan dari Rextor.

Untuk saat ini Ari hanya mengandalkan close rasio yang diorder langsung ke bengkel bubut Carlos Tech Solo. Hitungannya gigi (1) 13-36, (2) 16-28, (3) 19-26, (4) 22-25. Hasilnya??? Tuh motor langsung bisa sikat podium satu dan dua kala perdana turun di kejurnas dragbike Negara, Bali lalu. Jokinya saat itu Dafi Mini (8,284 detik) dan Jhon Pk (8,337 detik). Belakangan si Dafi mengaku juga masih meraba-raba cara bawa tuh motor. Artinya tidak menutup kemungkinan kedepan bestimenya bakal lebih tajam lagi. GS

BACA JUGA

Modifikasi Ninja Rangka Std Drag Bike: Karya Pemula, 7,6 Detik Joki Pemula! Stroke Up Rasio Matik!

Modifikasi Honda C70 Street Cub: Pakai Mesin Karisma Untuk Pantai

Modifikasi Honda Tiger: Street Fighter Yang Gahar Dari Rangkanya

Modifikasi Honda GL Max Neotech: Berubah Jadi Honda CB Twin

DATA MODIFIKASI

Motor : Yamaha Jupiter z
Kelas : Bebek 4 Tak Tu 130 cc
Tim : V-Reinz Racing
Mekanik  :  Ari Setiawan
Pembalap : Dafi Mini dan Jhon PK
Best time : 8,284 detik (Kejurnas Bali)
Alamat Bengkel : Jl. Tukad Barito no. 25 Denpasar Bali
Tlp.   :   085739918111
Kompresi : 15,8 : 1 (avgas)
Piston FJN Forged 55 mm
Durasi Kem 280 derajat
Lift klep :    9,9 mm
Klep in 29 mm, ex 24 mm
Per Klep.         :    K1
Manifold.         :   TDR
Karb UMA 30 MJ : 102 PJ : 38
Rumah Kopling TDR 6 per
Per Kopling.      :    Suzuki Smash       
Rasio (1)13-36 (2)16-28 (3) 19-26 (4) 22-25
Final gir.         :    13-34
Cdi REXTOR Pro drag 2 timing tertinggi 36° pada 9500 rpm
Koil YZ 4SS
Knalpot AHM Malaysia
   
   
BAGIKAN