nhk

Modifikasi Jupiter MX: Jagoan Fun Race Sentul, FU Disikat, Onderdil Full UMA Racing

 

ManiakMotor – Laju motor Yamaha MX ini di Sentul Besar (SB) adalah 1 menit 55 detik sekian-sekian. Itu setara  catatan kelas port 150 cc di event IRS. Tapi, ini motor lebih suka ikut Fun Race di SB. Event itu sedang naik naik daun yang berarti digemari. Onderdil mesin MX ini menggunakan produksi UMA Racing  dan variasi racingnya dari Racing Boy.

Pembalapnya sih nggak usah disebut karena belum setara Rafid Topan atau Harlan Fadhilah yang ikut Kelas 150 di IRS. Tapi ini motor menjadi pembicaraan di kelas bebek Fun Race yang kerap juara dengan catatan tadi. “Mesin sampai isinya seperti klep, per klep, piston dan silinder pakai  UMA Racing,” jelas Achib, manajer tom Enwan Racing yang jadi distributor UMA Racing di Indonesia.      

Contoh dari blok silinder sampai head hasil rekayasa UMA Racing. Belum lagi yang namanya piston dan memang produk ini ngetop dengan piston forgednya. Katanya, ya kata Jason yang dulu terkenal di ARRC dengan Maju Jaya Motor from Malaysia, produk itu diperuntukan untuk kompetisi dan kohar. Jason sekarang pegang produk UMA Racing di Malaysia. Bahwa keunggulan kepala silinder dan piston UMA pada presisinya menciptakan kompresi bersama daya tahannya.

Saat langkah kompresi terjadi proses pemampatan ruang bakar, bahan-bahan ini tidak berubah oleh panas sehingga lebih padat menekan (mengompresi) campuran udara dan bahan bakar. Perbandingan kompresi yang telah dipatok tetap utuh i saat terjadi pembakaran. “Kompresinya 12,2:1, ini aktual. Bila diukur dengan alat pengukur kompresi saat motor tidak hidup, perbandingannya lebih tinggi dari angka ini,” jelas Jason. 

Piston UMA-nya menggunakan diameter 62 mm yang sistem  forged alias ditempa yang bukan dicor. Sebut forged warna pistonnya item. Ciri-ciri lainnya tai-tai atau bekas urat-urat pada piston juga minim. Pokoknya sudah didesain untuk piston kompetisi seperti yang terpasang pada MX ini. Piston yang lebih ringan namun kuat.

Piston disatukan dengan klep buatan UMA campuran forged dan titanium. Forged dari baja ada pada payungnya dan batangnya adalah titanium. Pantas ini motor melejit. “Sebenarnya ini belum seberapa, sebab masih menggunakan durasi kem 248o. Masih akan ditingkatkan ke depan,” tambah Jason lewat surat elektronik, namun motornya bermarkas di kawasan Cikupa, Tangerang, Banten, tempat distributor UMA Racing Indonesia.

Kem tersebut menerima bahan bakar yang disuplai karbu UMA yang diamternya 28 mm. Karbu ini punya kelebihan pada mulut sampai venturi-nya yang mlulus. Juga pada pelampung antara kiri-kanan dewek-dewek, walau motor miring-miring saat menikung, suplainya tetap stabil. Pokoknya udara dan bahan bakar akan terpeleset di situ deh. Karbu ini ditopang leher angsa atau intake manifold UMA pula.

Yang terakhir adalah knalpot yang murni buatan Indonesia. Itu dia Pro-Liner yang masih satu keluarga dengan No-Bi dan R9. Lebih lengkap soal UMA Racing  ada distributornya di Indonesia. Nih alamatnya:  PT Enwan Multi Partindo  di Kompleks Ruko Citra Raya U1 No.48-49 Cikupa, Tangeran, Banten 15710. Boleh telepon +82-21-59409068 (hunting). Silakan juga ke FUN Page UMA Racing Indonesia.

Eit… belum selesai. Tapi ngomong-ngomong kalau piston diameter 62 mm x langkah 58,7 mm hasil kapasitasnya adalah 177,3 cc. “Kan ikut fun race, bukan IRS atau IndoPrix. Aturan masih suka-sukalah,” kekeh Achib.

Ooo… Rzk   

BACA JUGA

Modifikasi Honda Karisma 2014 (Tangerang): Dibonsai Jadi Monkey, Mau Dijual Rp 12 Jeti

Modifikasi Yamaha MX Cornering (Jogja): Suspensi Ohlins, Power 30 DK Korekan Pele

Modifikasi Ninja 150 TU (Pasuruan): Power Dulu Baru Rasio, Tembus 7,1 Detik!

Modifikasi Satria FU Drag Bike; Baru Bikin, Kedua Digeber Chodox Di Senayan, 7,3 Detik Bebek 200!

Modifikasi Ninja 250 RR Mono Manual Tech, Cangkok ECU Rextor RS1

DATA MODIF LAINNYA:

CDI: UMA Racing

Koil : Racing Boy

Sokbreker belakang: Racing Boy

Pijakan kaki: Racing Boy

Rem Cakram: Racing Boy

Kaliper cakram: Racing Boy

Stabilizer: Racing Boy

Gas Spontan: Racing Boy

Hadel Rem/Kopling: Racing Boy

Ban: FDR FR75

 

 

BAGIKAN