nhk

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike Bebek 130 cc 4T, Klepnya Milik CBR250 Diameter 30..!

Maniakmotor – Masih ada atau nggak ini motor, pembalp dan timnya? Tapi ilmunya belum basi. Paling tidak juga, tulisan modif-nya bisa dishare lagi. Maklum, modifikasi Jupiter Z untuk Bebek 130 4T ini terjadi 2014. Pembalapnya saat Achong Samsonet. Halo Cong, masih baca nggak?

Si Jupi ini saat ditulis belum selesai benar dibangun. Lihat saja rangka dan jok, hehe. Tapi dengan mengandalkan klep Honda CBR250 turun di Bebek 4T TU 130 cc, tergetnya luar biasa. Dengan diiameter klep in 30 mm dan out 28 mm bisa disebut terbesar di kelasnya.  Asal tau saja lawan-lawanya mentok di angka 29 mm. Tapi efisien atau tidak, masih dalam riset. Ya untuk apa payung besar, bila bahan bakar tak bisa dilumat habis di ruang bakar, malah ngempos….

Tapi  Hendro Saputro sebagai otaknya tetap ‘kokoh’ pada pendiriannya dengan diameter klep tersebut, katanya cocok dengan kapasitas 130 cc.  “Di Bebek 130 cc harus kejar efisiensi volumetric yang lebih besar.  Teorinya kan  begitu, makin lebar payung klep gas bakar yang masuk ke silinder makin banyak. Teori ini sekarang lagi dicoba pada prakteknya di sirkuit,” jelas Hendro yang garapannya pernah ikut drag bike di Sentul saat masih bikin event trek lurus hanya ke-5 di kelasnya.

Namanya juga masih coba-coba alias riset, silakan dimaklumi, hehe. Toh, urutan ke-5 sudah patut disyukuri pada motor yang terdaftar sebagai tim HDR 41 Fortyone tersebut. Sebab, riset payung klep bukan satu-satunya simbol berhasil. Masih banyak turunannya. Bahwa fokus cerita klep, lantaran punya penampang payung dan material yang oke. Kan selama ini sudah terpaku pada klep Honda Sonic.

Bukan hanya efisiensi isi bahan bakar, efesiensi mekanis juga dikejar, dibikin serba ringan. Klep CBR250 tetap kuat walau dibubut tipis bagian payungnya. Modelnya melengkung sesuai arah bahan bakar. Sudah pasti juga batang klep dipotong sesuai panjang Jupiter. “Panjang klep masuk 67.5 mm beratnya 19 gram. Sedang klep out panjang 64,5 mm dan bobotnya 16 gram,” seru mekanik asal Cibinong, Jabar itu.

Klep ringan ini masih didukung  mekanisme kem berpelatuk roller Honda Blade. Jadi, gerakkan klep dipercaya tak akan terpengaruh panas saat rpm tinggi. Apalagi ditemani per klep Jepang yang warnanya oranye. Komposisi itu sangguh meneruskan durasi kem 277o. Selebihnya silakan lihat DATA MODIFIKASI.

Tidak cukup sampe di sini  karena tulisannya juga belum habis. Piston dipilih UMA forging berdiameter 55,25 mm. Katanya sih piston termasuk enteng juga. Belum lagi,  bagian dalam piston masih dikerok pakai pisau tuner hingga beratnya tinggal 96 gram. Ini yang bikin tenaga si Jupie terlihat ringan melaju di atas lintasan Sentul.

Sayang, si Achong yang menggebernya tangannya masih  terkilir akibat terjatuh pas ngeset motor sesaat  sebelum final. Padahal penyisihan dapet 8,4 sekian-sekian dan mampu ke-2. Ooo, berarti masalah di joki, dong? Apalagi motor ini baru hidup pas sehari sebelum lomba.

Ya semoga 6 tahun kemudian sudah ok tuh motor. Tapi kok kurang kedengaran ya? G

BACA JUGA

Modifikasi Satria FU Dragbike: Dia Meter Klep 27 mm, Bebek TU 200 cc 4T!

Gigi Rasio Moto 1 Racing: Buat R15 Turing Dan Race, Pindah-Pindahnya Rata…!

Modifikasi Ninja 250 2017; Café Racer From Cikupa, R&D RCB

DATA MODIFIKASI
Motor:Yamaha Jupiter Z
Kelas:Bebek tune-up 130 cc
Kompresi:12,8 : 1 (avgas)
Volume head:11 cc (buret)
Piston:Kawahara 55,25 mm, tinggi dome 3,8 mm
Durasi Kem:in buka 39o nutup 58o (277o), out buka 60o nutup 39o (279o), LSA 103o
Lift klep:in  9 mm out 8,9 mm
Klep:CBR ori in 30mm, ex 24 mm
Per klep:jepang
Karb:keihin pwk 28 mm(sudco), MJ 108 PJ 68
Kopling:TDR kaki 6, per kopling Smash
Rasio:(1)14-35 (2)16-29 (3)STD  (4)20-22 
Final gir:14-33 (SSS)
Cdi:BRT I-Max 24 Step (timing tertinggi  390)
Koil :standart 
Magnet / balancer:YZ /bobot balancer 300 gram
Knalpot: AHRS karbon series, diameter header 26 mm
Shockbreker depan:LHK tabung standart jupiter
Shockbreker belakang:YSS-Z Series
Velg  depan-belakang:Excell Takasago 120X17 – 160X17
Ban depan-belakang:FDR 50/90-17 – Irc Eat My Dust 60/90-17
Tim:HDR 41FORTYONE
Pembalap:Achong Samsonet
Best time:8,566 detik
Nama mekanik:Hendro Saputro (kokoh)
Alamat Bengkel:jl. Cibinong –Tapos cimpaeun rt 05/07 Cibinong
No. hp:8,58E+10

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353