nhk

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike; Kompresi Bikinan Mlethiz, 7.9 Detik Bebek 130 4T TU

modif jupie 130 srr-4a

ManiakMotor – Biasa setel kompresi 12 sekian-sekian banding 1 di road race, berani yang bukan nekat bikin 14:1 di drag bike. Itu perbandingan kompresi yang utuh di ruang bakar, bukan hitungan tebak dewek. Maklum, di trek lurus, engine hanya menggasing rata dari start ke finish. Juga adanya bahan bakar oktan lebih tinggi yang kuat pula dipukul kompresi tinggi dibanding road race yang wajib PertamaxPlus. Eh sekarang PertamaxPlus oktannya sudah 98.

Karena itu, Hariz Shakti Wibowo alias Mletiz yang memang ‘sakti mandraguna’ ukuran mekanik Indonesia yakin dengan setelan kompresi 14;1 tersebut. Itu dia pada  modifikasi mesin Jupiter Z di drag bike yang ikut Bebek 130 4T TU.

Sebenarnya sih modifikasi ini sudah dimuat dua tahun lalu. Berhubung mesin website maniakmotor.com ganti model baru, keyword modif ini hilang di mesin pencari. Akhirnya harus disegarkan kembali. Sayang kan, modif ada elmu koreknya.

“Jujur, semua perintilan mesin itu, arahnya membuat kompresi ruang bakar yang real saat meledak. Pada kompresi inilah letak tenaga dihasilkan, yang menyesuaikan dengan in-out bahan bakar dan pengapian,” kata Mlethiz pada mesin ‘buatannya’ milik  RRT Racing SSR Henzan  BT dari Klaten, Jateng.

Sama dengan Jupiter Z 130 milik MBKW2 yang asli. Namanya juga lahir dari satu tangan. Justru kalau boleh bikin mesin dengan kualitas setara, berarti hitungan-hitungan sebelumnya sudah paten. Niscaya bikin selanjutnya akan sama hasil performanya. Ya macam Jupiter SRR nggak kalah dengan Jupiter asli BMKW2 yang dulu langganan dikebut Alvan Chebonk yang juga best time 7.9 detik. Sedang Jupie di tangan SRR dulunya dikebut Dwi Batank mencetak 7.975 detik, tepatnya.     

Menurut Mlethiz perbanding 14:1 adalah kompresi ruang bakar yang sebenarnya terjadi saat pemampatan di ruang bakar. Bukan perbandingan diukur pakai alat tekanan. Namun dihitung lewat rumus kompresi dari volume total silinder. Itu loh penjumlahan kapasitas mesin dan volume ruang bakar. Itu ada rumusnya dan nanti dijelaskan tersendiri. Bagi yang punya elmu mekanik, sudah tahu kalee.

Pengaturan perbandingan kompresi Jupie itu diklaim tak berubah dari putaran rendah sampai tinggi. Karena dijamin komponen pilihan yang tentu saja dibeli dan sebagian dari sponsor, hehe.

Misalnya penggunaan piston bermutu asyik, syik, syik yang kepalanya pendek. Itu membuatnya enteng yang tetap kuat. Lalu klep titanium dari special engine, soal ukuran dan mereknya lihat DATA MODIFIKASI. Rajinlah sikit geser-geser tulisannya sampai ke bawah. Yang jelas dengan klep itu mesin tak berenang alias mengambang. Kan materialnya ringan, per klepnya nggak bekerja keras.

Gambaran akurasinya Mlethiz menghitung kompresi bisa dilacak pada head dan piston diameter 55.25 mm. Puncak piston  pada saat TMA  dibikin hampir sejajar dengan bibir blok silinder. Deck clearence piston hanya disisakan 0.05 mm hampir setipis kertas, ekstrim memang. Tapi itulah yang membuat motor meljit. Sama dengan Jupe MBKW2 yang lebih dulu diriset. Nat kedalaman piston sekitar 0.7 mm. Nat celah agar piston tidak bertumbukan dengan kepala silinder. 

Seperti karya Mlethiz sebelumnya yang meningkat setelah menggunakan Karbu UMA 30 mm. Yang ini juga begitu. Saat di dyno 27 dk. Tapi tetap pilihan perbandingan kompresinya 14:1, karena telah sesuai yang disebut dengan perintilan suku cadang penunjangnya. Tepat dengan akselerasi ada isinya dari start dan tanpa kehilangan power atasnya sampai finish. Katanya, bila kompresi kurang dari itu malah jadi loyo. Lebih dari itu, motor seperti ditahan orang dari belakang. Ardel/MM

BACA JUGA

Jupie 130 4T Mletiz

 

 

 

DATA MODIFIKASI

Tim: SRR

Joki: Dwi Batank

Rasio: Hitung sendiri

Karburator: UMA 300

Diameter klep: in 29 mm dan ex 24 mm

Angkatan klep: in-out 9.8 mm

Klep: Titanium CRF250 modif

Per klep: Jepang

Pengapian: Rextor

Final Gir: 14 -36

Koil: Protec Carspeed Edition

Crank cese: Jupiter Z 98

Kruk as: Jupiter Z 98

Piston: TDR

Knalpot: AHRS

Bak dan kopling set: SYS

Pelek: Excel Asia Takasago

Rantai-Gir: SSS

 

 

BAGIKAN