nhk

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike; Kruk As Vega 8.1 Detik Di Bebek 130 cc 4T TU

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike

ManiakMotor – Untuk edisi 2016, motor ini sudah jarang terdengar. Tapi 2015 wau, makanya tulisannya berdasarkan data tahun lalu yang terfokus pada kekuatan mesin bagian bawah mengandalkan Jupiter Z keluaran 2008.

Disebut bagian bawah tersebut dari crank-case atau bak mesin yang memegang laher kruk-as termasuk kruk-asnya. Tujuannya agar bagian atas pada wilayah head  powernya bisa didongkrak  banyak tanpa khawatir mesin bagian bawah melar. Iya melar macam karet kolor.

Banyak terjadi pada era Jupiter Z keluaran 2009 ke atas. Ruang kruk-asnya kerupuk, eh maksudnya tak kuat menahan rpm yang tinggi. Rumah lahernya cepat oblak bikin proses motor bakar tak presisi. “Sama dengan motor ini bahan mesin sebagian besar bagian bawahnya Jupie 2008,” urai Beny Sulistyo Tri Atmojo yang namanya panjang amat makanya disingkat saja Benysta from Sukoharjo, Jateng.

Dari namanya jelas dia mekanik Samodro Pitik. Tunner drag bike yang belakangan melejit lewat Bebek 4T TU 200 dan 130 cc. Yang 200 nanti saja diulas. Sekarang fokusnya ke 130 cc yang dua event lalu  berhasil mencetak 8.1 detik, waw. Benysta juga tiga bulan lalu ogah disebut mekanik papan atas, karena motornya belum melejit sampai ke atas. Saat ini doski malu-malu disebut papan atas.

Lanjut… Jupie 130 ini pun harus mengganti kruk-as Yamaha Vega. Tentu saja Vega keluaran 2008 ke bawah yang big end-nya punya langkah torak 54 mm. Itu mah sama saja dengan speksifikasi kruk-as Jupiter Z 2008 ke bawah yang juga 54 mm. Samalah, sama-sama alot karena suku cadangnya masih buatan Jepanng langsung. Ya beda dengan sekarang kebanyakan diproduksi oleh pendor lokal. Bahannya dikurang-kurangi agar untung.

CDI Prodrag, karbu, head dan kemWalau Benysta tak sebut detil keluaran soal kruk-as Veganya boleh dilacak dan dihitung penggunaan piston diameter 55.25 mm. Dengan diameter piston segitu tak mungkin pakai kruk-as yang mengirim stroke 57.9 mm seperti kruk-as keluaran terkini. Ya bisa didiskualifikasi karena melebihi kapasitas 130 cc. Kalau pakai langkah torak 54 mm (kruk-as lama) hasilnya masih 129 cc koma sekian, belum lewat aturan.

Piston diameter 55,25 mm memang lagi ngetop di drag untuk Bebek 130 dan di road race untuk 125 cc yang bisa ditambah 5 cc. “Kruk-as lama memang tahan, tapi jangan lupa sering di balancer. Maksud balancer itu, agar posisi as-nya tetap senter dan presisi melakukan langkahnya,”  tambah Benysta.

Intinya komposisi kruk-as dan rumahnya jaminan tak longgar-longgar alias meleot diserang rpm tinggi yang disetel sampai 15.000 rpm. Itu putaran mesin dikail dari magnet dan koil YZ. Dua perangkat milik special engine yang memang dengan ‘mudah’ melabungkan rpm. Ini masih digabung dengan CDI Rextor ProDrag. “Timing pengapiannya 36o pada 9.000 rpm. Durasi kemnya silakan dilihat di DATA MODIFIKASI, hehe,” suruh Benysta seolah tahu struktur penulisan maniakmotor.com.

Wah langganan baca dia. Makanya selebihnya lihat DATA MODIF. Ardel

DATA MODIFIKASI

Motor : Yamaha Jupiter Z
Kelas : Bebek 130 cc 4T TU
Pembalap : Niko Sakau (Kudus) dan Mahmud Arjuna (Klaten)
Best Time : 8, 1 Detik
Perbandingan Kompresi : 14/1
Volume Head (buret) : 10, 6 cc
Piston : Daytona 55, 25 mm
Timing Pengapian : 36° (9000 RPM)
CDI : Rextor Pro Drag
Koil : YZ 125
LSA : 101,5 
Durasi Kem : 273° 
Diameter Klep : 29/24
Karburator : PWK 28 Sudco
Selongsong Gas : Daytona 
Manifold : TDR
Busi : C7HVX
Kruk as : Vega Lama+Balancer
Pompa oli : Jupiter Z
Kopling : TDR
Per Kopling : Smash/Kampas Kopling FR
Rasio : 14/35, 16/29, standart, 20/22
Final Gir : 13/34
Sok depan : Vega New
Cakram depan : Vega New
Rantai : RK 415
Ban depan : Comet 50/80-17
Ban belakang : IRC EMD 60/80-17
Pelek depan-belakang : Excel 120/60
Bengkel : Samodro Pitik
Mekanik : Beny Sulistyo Tri Atmodjo
No Hp : 087817125277