nhk

Modifikasi Kawasaki ER-6n, Dompet Harus Moge Turing

 

ManiakMotor – Kawak ER-6n aslinya pakai sokbreker depan teleskopik diameter 41 mm, tapi diganti upside down milik Kawasaki ZX-10 full set. Ya iya, sokbreker orisinal ER-6n belum pakai model salto, maksudnya up-side down. Penggantinya ini selain gagah, tentu agar peredamannya cihui. Sensasi turing sebagai konsep modifnya terasa moge. Lha aslinya memang bukan moge? Iya, moge yang dijual di Indonesia yang dikurangi sana-sini ‘rasa’ moge-nya. Supaya disebut murah, brosist.

Karenanya, sasarannya ganti sokbreker depan yang berkarakter moge turing. Gampang, Kawasaki ER-6n memang sport turing. Lambang ‘n’ di belakang 6 adalah naked. Beda dengan ER-6f yang ‘f’ itu artinya  fairing sport. Maka sengaja difoto hujan-hujan, agar sesuai dengan temanya. Saat turing kan badai, panas, dingin dan hujan harus dilewati, hehehe. Atau memang main tembak saja, udah nggak ada waktu, orang-orang sudah pada libur. Motor ini juga tuannya mau libur. Lho, katanya motor turing?  

Penggantian upside down ini tidak merusak struktur komstir. Kalau rusak nggak bisa jalan-jalan sampai janjian motret hujan-hujan di Senayan, Jakarta Selatan, dong.  Yang menyesuaikan as komstir upside down, komstir ER-6n tetap utuh. “Caranya as komstir dibubut, mengikuti diameter rumah komstir ER-6n. Inti ganti sokreker depan di situ,  tidak ada yang merusak part ori pada motor,” kata Ariawan Wijaya, dari Baru Motor Sport (BMS) yang bermarkas di Palmerah, Kebun Jeruk, Jakbar.

Prinsip itu dipegang Ari, walau jualannya besar-besar. Iya limbah moge itu kan besar barangnya, besar juga dompetnya. Belum selesai, masih soal kemudi depan. Harus bikin segitiga atas, segitiga ZX-10 sudah tak bisa dipakai, kan as komstirnya mengecil. Lagian konstruksi ulang segitiga, ada kaitan dengan rumah kunci kontak pada tangki bahan bakar. Mirip dengan Yamaha New Vixion yang mirip moge. Brosist setuju nggak?

Pada segtiga di sisi belakang kiri, dibikin lubang untuk pentol pengunci setang. Silakan ditiru, gratis. Masih pada bagian kemudi, namun tanpa bubut-bubut lagi, karena mengandalkan  variasi Rizoma. Variasi asal Italia, khusus moge. Harganya, ya gitu deh, dompet wajib seperti moge untuk beli  handel rem/kopling, setang, spion dan lampu sein.

Sampai bagian tengah dan belakang, variasi Rizoma tetap konsisten dengan ciri merah. Tambah lagi dengan lampu custom proyektor, “Ya ER-6n kan moge juga, masak pakai variasi Thailand. Kalau lampu, sesuai dengan kebutuhan turing untuk jarak jauh,” tambah Ari dengan sumringah soal kombinasi variasi yang sesuai dengan level motor garapannya. Baginya, sekelas moge  ya semua harus moge, termasuk dompet pemiliknya ‘moge’ tadi.

Pantas, foto hujan-hujanan gak ngaruh. Motor tetap oke. Gak percuma itu variasi mahal. Turing identik dengan boks. Ukuran yang ini cukup besar. Berarti ban berikut pelek standar harus copot. Pelek pakai ZX-10, sementara ban belakang 190/50-17 dari standarnya 160/60-17. Bagian belakang jadi seimbang atau proporsional.

Urusan bodi sikit bangat yang diganti, cuma cover bodi dari karbon.  Sebab ini motor besi melulu. Namanya juga naked, bukan fairing, naked punya ciri rangka dan mesin adalah penampilan. Adib

MODIFIKASI LAINNYA:

Modifikasi Kawasaki ER6-F 2012 (Jakarta), Mantap..!

Modifikasi Kawasaki ER-6F, Kuncian Warna Modif 2013

Modifikasi Yamaha Scorpio Z, Juara Dunia Superbike 2012

Modifikasi Honda Tiger 2009 (Jakarta), Postur Besar…!

Modifikasi Suzuki GSX400 (Jakarta): Cafe Racer Mewah, Bro..!

 

Data Modifikasi  
Ban depan : 120/70-17
Ban belakang : Pirelli 190/50-17
Pelek belakang : Kawsaki ZX-10
Sok belakang : Ohlins
Setang : Rizoma
Handgrip : Rizoma
Bar end : Rizoma
Frame slider : Bikers
Knalpot : Two Brothers
Front axle slider : Bikers
Rear axle slider : Bikers
Rantai : RK
Cover gir : Bikers
Side box : GIVI
Baut tutup rangka : Bikers
BMS : 021-92925551 / Pin bb 32555bb3
BAGIKAN