nhk

Modifikasi Mio Drag Bike, Tercepat di Jatim Matic 200, Mesin Doang Rp 27 Juta

 

Maniakmotor – Yamaha Mio milik tim AMS saat ini pegang rekor tercepat di Jatim. Dibilang begitu lantaran sebelumnya belum pernah satupun Mio lokal yang berlari di bawah 7,7 detik. Pemiliknya adalah Jefri yang bos  warung onderdil bernama Aneka Motor Speed di Kertosono, Jatim. Mio ini baru ia beli dari Vincent bos tim VRG Vincent’s Jakarta. Oooo pantas, sudah pastilah tak asing di telinga sampeyan.

Harganya? Ya belinya nggak pakai daun, tapi kertas berharga yang nilainya ada di judul. Itu pun  tebus segelondong mesin doang, cuy. Si Jefri cukup sediakan rangka, lalu digas oleh Adi S Tuyul di kawasan Jatim dan salah satunya menang di  Mojokerto dan Nganjuk kemarin dengan  7,671 detik. Tuyul pun juara umum di Jatim salah satunya ditunjang Mio ini. Wow..

Ayo bongkar mesinya. Saat dibongkar baunya macam Tomyamkung. Itu masakan khas Thailand. Dari modifikasi pembekakan silinder sampai porting-portingnya model ‘Tomyam’.  Makanya ucapkan kapungka pada Thailand yang teknologi drag matiknya boleh jadi referensi matik-matik trek lurus di Indonesia.

Kekuatan utama modifikasinya merekayasa kruk-as agar stroke atau langkah piston jadi 60 mm dari 57.9 mm standar Mio. Kruk-as Thailand ini dikenal presisi menggelinding pada crank case atau rumah kruk-as. Angka 60 mm itu yang dimain-mainkan di semua kelas matik di luar FFA yang kapasitasnya di atas 300 cc.

Berhubung untuk mesin 200 cc, maka digunakan piston Hi-Speed berdiameter 65 mm. Ya jadinya 200 cc sesuai kelas yang saat ini diikuti. Piston ini sebenarnya nggak kuat-kuat amat. Piston yang sekali pakai langsung buang. Ah salah, maksudnya memang piston diproduksi untuk Mio yang mesinnya dimodifikasi untuk putaran tinggi dengan jarak yang singkat atau drag bike.

Namun piston ini  memiliki konstruksi dome yang pas untuk matik. Puncak piston ini dengan mudah disetel kompresi yang maunya oktan tinggi atau avgas. “Ketemunya perbandingan kompresi 14,5:1. Inilah jurus kompresi dari piston dan stroke-up yang jadi modal torsi,” kekeh Vincent. Vincet yang banyak ditanya lantaran si Jefri belum berani membongkar mesinnya, hehe. 

Maksud utama penambahan kapasitas untuk volume bahan bakar dan udara membekak di ruang bakar untuk diubah jadi energi atau tenaga. Ya iyalah. Klep misalnya, untuk  in menggunakan diameter 34 mm dan out 28 mm. Klep ini melayani semprotan karbu PE 28 mm yang katanya direkayasa sampai 32 mm. Dissebut katanya, karena reamer 4 mm terlalu banyak, coy. Soal itu silakan tanya di nomor telepon di bawah.

Derasnya bahan bakar juga ditentukan durasi kem yang menggerakan klep. Noken-as ini 286o. Derajatnya sangat lebar atau lama bangat membukanya. “Makanya klep butuh cepat reaksinya. Harus pakai per klep yang istimewa agar klep tak melayang. Juga takaran kompresinya tetap aktual pada angka yang dipatok,” tambah Vincent yang soal per klep dia lagi-lagi minta dihubungi di tokonya.

Soal parameter lain monggo lihat DATA MODIFIKASI yang ada di bawah. GS

BACA JUGA

Modifikasi Drag Bike Mio J: Teknologi Injeksi Matik 200, Lumayanlah..!

Modifikasi Mio Drag Bike: Best Time TPM Delta Mas, 7,105 Detik FFA, Karbu UMA Racing..!

Modifikasi Yamaha Mio Drag Bike (Jakarta): Di Matik 200 Tembus 7,589 Detik, Kruk-As Thai

Modifikasi Jupiter MX: Jagoan Fun Race Sentul, FU Disikat, Onderdil Full UMA Racing

 

 

 

BAGIKAN