nhk

Modifikasi Motor: Yamaha Vixion Jadi Chopper Lho, Mantap Ya..!

 

Maniakmotor.com –  Modifikasi ini sudah lama dimuat di portal ini, Mei 2012. Kini dibangkitkan kembali dan masih bisa jadi referensi.

Pernah jadi street fighter, sport dan terakhir seperti sampeyan lihat, chopper! Chopper kependekan dari chop, bukan cuk. Pengertiannya memotong, memangkas dan sambung ulang rangka yang datang dari builder Amrik. Model motor dengan setang bikin bulu ketek sopoi-sopoi itu, sumbu rodanya lebar. Pijakan kaki selonjor di depan mesin, bikin postur pengendaranya seperti menuju surga. Amboi…

Chopper yang ini bukan menchop rangka aslinya. Justru rangkanya dicop, kependekan dari bahasa Indonesia alias dicopot. Hehehe, dan rangka asli buru-buru disimpan, bukan di orang Madura. Semua rangka dirangkai ulang, “Tinggal mesin Yamaha Vixion yang dipakai,” kata Muhammad Dipa Citranto (30), si pemilik Vixion, wong Teghal, kan begitu Tegal, Jawa Tengah diucapkan.

Gagasan konstruksi rangka dari Jesse Rooke semacam rumah modifikasi HD. Konsepnya old school modern . Trus, pakem rancang bangun chopper dari rake and trail yang bersumbu di komstir alias rumah setir. “Rake dihitung dari titik lurus komstir ke tanah. Trialnya ditentukan jarak dari titik tadi menuju garis tengah roda depan,” papar Cornellius Topo Goedel Atmodjo, modifikator nyentrik dari bengkel Tauco Custom di bilangan kebagusan, Jakarta Selatan

Jarak atau trailnya mesti lebar dibanding motor harian. Lebih gampang dihitung dari rake. Jika motor harian 27 derajat, seharusnya yang ini bisa sampai 29  derajat. Susah belok memang, tetapi di jalan lurus tidak ada matinya. Bensinnya penuh sih, jadi gak mati-mati.

Konstruksi rumah setir, satu formula dengan back-bone,  sering disebut rangka utama alias main-frame. “Itu kuncian berhasil tidaknya pondasi chopper. Di sini menentukan posisi mesin dan sumbu roda. Dari sini pula dituntut ketelitian tinggi builder merol atau bikin lengkung sasis,” beber Topo yang ABCD itu. ABRI Bukan Cepak Doang…

Termasuk pengelasan sasis dan berpikir sasis di atas tangki. Makanya dipilih pipa number onePakai pipa seamless, kelenturannya matap. Pipa ini tidak memiliki sambungan. Diameter pipanya 1 inci untuk main frame, sisanya pipa ¼ inci sebagai rangka pendukung (sub-frame). Pengelasannya pakai CO, las titik.

Penggemar chopper asli Amrik maunya rigid, suspensi jut-jutan. Hanya sokbreker depan yang berfungsi. Belakang mengandalkan pipa rangka yang lentur. Chopper wajib mengayun sesuai kebutuhan dan fleksibel untuk menikung. Itu saking panjang sumbu rodanya. Taaaaapi, jangan sering lewat polisi malas, eh, tidur.

Enak aja! Pemiliknya bukan hidup di Amrik yang jalanannya seperti disetrika. Lha, wong, Teghal  kok. Fungsi kenyamanan  khas jalan Indonesa tetap dibutuhkan. Pipa rangka lengan ayun tetap pakai persendian. Gerakkannya ditopang monosok  horizontal dipasang di bawah jok. “Saya lebih banyak hidup di laut. Saya pelaut,” aku Dipa. Waaaalah pak, lebih gila ayunannya di laut pak.

Topo memang bukan ahli geometri menempatkan mesin yang paling presisi. Misalnya mengukur ground clearance mesin agar titik balance-nya dapat. Lalu, posisi mesin untuk meredam getaran akibat terlalu miring. “Patokan posisi mesin standar Vixion. Itu pabrik yang menghitungnya. Pegangannya saja yang menyesuaikank,” tambah Topo yang lebih dikenal ahli bodi pelat galvanis.

Pantas, tangki dan pernik chopper ini rapi jali. Don Miolo

 

 

 

 

DATA MODIF

Motor: Yamaha Vixion 2008
Sokbreker depan: Standar
Setang: Fat Bar
Raiser :Custom
Pijakan kaki: By Tauco Custom Builder
Pelek depan: TK 2,50 inci x 19 inci
Pelek belakang: Barros 5 inci  x 17 inci
Ban depan: Pirelli  120/70/17
Ban belakang: Dunlop 180/55/17
Teromol dpn/ blkng: Suzuki Satria f 150
Lampu depan: Variasi
Knalpot: Kwangen custom products
Rangka full set: Tauco Custom Builder Academy
Swing arm: Tauco Custom Builder Academy
Monosok: Yamaha Jupiter mx
 Modifikator: Cornellius Topo Goedel Atmodjo
Bengkel: Tauco Custom Builder Academy
: Jl ; kebagusan raya no 99
: jagakarsa , Jakarta selatan

BAGIKAN