nhk

Modifikasi Ninja 150 cc 2T Drag Bike Pandawa, Bangkit Tarung TU Dan FFA 2020

ManiakMotor – Di arena trek lurus nama Putra Pandawa lumayan bikin robek-robek trek lurus. Aspalnya sih nggak sampai lubang-lubang oleh motor garapan mereka yang lumayan. Kali ini mereka bangkit dengan memperlihatkan Ninja 155 spesifikasi TU dan boleh naik ke FFA.

Tim yang punya bengkel di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat tersebut  belakangan memang agak kurang terdengar, “Bos-bos lama tim ini sudah punya keperluan masing-masing, mereka tidak fokus. Alhamdulillah tahun 2020 ada bos baru. Maka mucul lagi Ninja yang sudah lama ‘tidur’ ini,” kata Aji Susilo yang mengaku jadi mekanik Ninja 155 kelir ijo ini.

Karbu PWK dan knalpot ABRT

Aji juga jujur saja membangun Ninja 155 yang kembali akan adu nasib ini dibantu adiknya Hendra Prastiyo. Itu mereka terhadap Ninja didapat dari Ngawi, tepatnya di Gunung Lawu, Jawa Tengah, “Eh maksudnya. Asal kami dari sana,” ralat Aji dengan logat Jowo-nya yang masih kental.

Putra Pandawa memang sebelumnya ngetop di lintasan liaran di Jabodetabek, lalu muncul di resmi dan tenggelam lagi. Batu sekarang menelpon maniakmotor.com untuk kembali eksis di lintasan resmi. Bahwa mereka punya energi untuk kembali ke lintasan 201 meter dengan modal Ninja 155 Tu.

Konstan Ninja 155 Pandwa dengar-dengar sudah di bawah 7 detik. Memang belum menyamai rekor untuk kelas ini, tapi potensi ke sana terbuka. Itu dengan masukan beberapa joki seperti Gerry Percil yang pernah mencoba Ninja yang punya spesifikasi perbandingan kompresi hampir menyentuh angka 7 yang lumayan tinggi untuk ukuran 2T yang diukur dari bibir atas lubang buang.

Percaya sih kompresi ukuran segitu dengan tinggi lubang buang 29 mm yang lebarnya 42 mm dengan knalpot ABRT20. Belum lagi piston stroke-up 0.5 mm. Lalu yang bertugas mengumpan bahan bakarnya adalah karbu PWK 38 mm. Ya cukuplah berlari di bawah 7 detik. Sedang rodanya dialas ban IRC Speed King yang mantap itu.

Tadinya sih Putra Pandawa menghubungi portal ini minta ditulis modifikasi full. Sayang data dan foto yang dikirim sangat minim. Jadinya tulisan lepas mengabarkan tim ini kembali ke arena dengan serius, “Tapi sementara ini masih ikut event seputaran Jakarta. Kalau IDC masih mikir-mikir, belum kuat,” kata Andhi Karta yang jadi donatur alias bos baru tim tersebut. Rzk

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353