nhk

Modifikasi Ninja 250; Tampil Klasik Tapi Asyik…Syik….

ManiakMotor – Kawasaki Ninja 250 custom dirt track atau lebih umum disebut flat track. Model modifikasinya harus membuang  fairing, pelek racing dan monosok yang jadi kebesaran Ninja 250. Termasuk tangki bensin dan jok ala sport bike, hus, hussss, diusir.

Berhubung mesin Ninja 250 memang bongkahannya besar untuk ukuran Indonesia, dibikin apa saja mau. “Saya tinggal mengubah rangka-rangkanya. Bagian tengah sudah padat, karena mesin Ninja yang besar,” jelas Mas Ari Saja sang pemodifikasi dari Protechnics di JL.Pahlawan no.80c, Rempoa, Ciputat, Tangerang, Banten.

Namanya juga flat track, rangka harus dibikin flat. Selain bodi-bodi plastik diusir, permainan rangka yang manis harus menonjol. Lebih menonjol lagi dicat kinclong tuh. Rangka belakang kena babat. Maklum sub frame ini tadinya untuk jok susun. Sudah terbayanglah, bisa sebut babat pasti pakai gergaji dan gerinda. Nggak mungkin pakai golok, apalagi ilmu debut. Tetap pakai ilmu tukang modifikasi.

Setetelah dibabat-babat, kembali dirangkai ulang  dengan pipa seamless yang diameternya 3,5 inci. Pipa ini yang menonjolkan joknya menjadi  flat. Juga menonjolkan tampilannya lewat setiga di bawah jok itu loh, manis kan. Termasuk di dalamnya untuk konstruksi dudukan kedua sokbreker belakang yang tadinya tunggal. Pipa rangka ini menjadi flat dari bagian tangki.

Penataan rangka belakang juga menghitung sekaligus penggunaan swing arm  limbah Suzuki Infuser yang lumayan kekar. Jelas saja lengan ayun itu untuk dua sokbreker seperti yang terpasang, tuh. “Sayang menggunakan lengan asli Ninja yang harus dilas sana-sini bila konsep seperti ini. Juga lengan ayun Suzuki ini lebih panjang sesuai tujuan model modifikasi,” tambah Ari.

Bukan hanya sampai di situ modifikasi rangka. Perhatikan rangka dari bawah komstir yang pipanya dua batang itu. Kalau zaman dulu disebut double cradle. Padahal punya Ninja 250 adalah model berlian yang lebih maju. Tetapi dikembalikan sesuai konsep modif yang yang flat track. Rangka ini menggunakan pipa 0,5 inci.

Entalah rangka sistem penggantung  masin Ninja masih aktif atau tidak? “Rangka double cradle inikonstruksinya knock down atau bongkar pasang. Bagian atas pada komstir dipegang dua baut dan bawah masing-masing satu baut. Ada maksudnya, agar saat turun mesin, rangka ini juga mudah diurai,” jelas Ari yang minta dihubungi di no 0813-83027774 bila ada yang mau konsultasi.

Pintar juga ya. Lm

BACA JUGA

Modifikasi Suzuki Satria FU 150; Pakai Knalpot WRX Dan CDI Rextor, Untuk OMR

Modifikasi Yamaha Byson, Menjawab Kritik, Yang Murah Cuma Busi..!

Modifikasi Kawasaki Ninja R 150 Tomo Speedshop, Langganan Juara Juga…!

Data Modifikasi

Ban Depan                   : Shinko 90/70-17

Ban Belakang Shinko      : 150/70-17

Pelek Depan                 : TK Jari-Jari

Pelek Belakang              : TK

Sokbreker Depan           : Suzuki Infuser

Sokbreker Belakang        : Custom Ari PROTECHNICS

Lampu Belakang             : RX-King

Setang                         : Renthal Twin Woll

Pijakan Kaki                   : Yamaha WZ250F


Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353