nhk

Modifikasi Ninja KRR 150 Drag Bike; Lubang Buang 28,7 mm, Sing Ada Lawan!!

  

ManiakMotor – Fakta! Pakai mesin Kawasaki KRR 150 2-Tak jadi jagoan di Ninja Tune-Up 155 cc. Paling tidak, itu pernah di  seputaran Jateng dan Jogja sejak 6 tahun lalu pertama kali motor dimuat pada portal ini. Catatannya pun konsisten di 7.1 – 7.2 detik. Sekadar tahu saja, mesin KRR sempat ngetop pertengahan 90-an sampai awal 2000-an.  

Itulah Ninja milik OP27 lewat joki Hendra Kecil (Magelang)  dan mekaniknya Aan alias Andoex, saat itu. Menurut Aan KRR ZX 150 tahun 2003 sama dengan Ninja 150 yang kode R dan RR. Kolo pun beda ada pada konstruksi sasis. Saat diubah untuk drag bike, tetap ganti sana-sini memakai produk racing aftermarket.  

Barang-barang kebutuhan drag buat mesin basis Ninja sudah lengkap dijual di Indonesia. “Gampang belinya, seperti kruk-as ZX atau blok silinder berkode 1887 silver dan 1855 gold. Kebetulan saja dapat mesin KRR ini. Jadi bisa untuk riset melengkapi Ninja tune-up yang telah ada,” tukas Taufik Tri Jatmiko yang gaul dipanggil Taufik Omphonk selaku pemilik tim yang juga pengorek.

Yang langsung digarap port exhaust bagian terpenting bicara motor bakar dua langkah (2 tak). Dari sini salah satu karakter korekan ditentukan. Kian kecil angka tingginya, rpm bawah dikorbankan dan atasnya oke. Pendeknya, tinggi  lubang buang memengaruhi rasio kompresi. KRR ini pakai tinggi lubang buang  28,7 mm diukur dari bibir silinder.

Otomatis saluran masuk disesuaikan lewat lubang transfer optimal yang dipatok 42 mm. Dari dua angka isap dan buang ini, sudah terbaca rpm digeser dari menengah sampai peak power. “Durasi exhaust pada 194o. Sebetulnya rpm tidak terlalu tinggi, yang penting cepat menuju peak tadi. Kan cuma 201 meter, bukan road race bro,” dukung bro Aan yang memang setiap kali ketemu portal ini saling sebut bro, bukan sist.

Aan juga percaya diri menggunakan silinder set PDK gold. Karakternya pas dengan knalpot racing PDK. Katanya juga, lebih mudah mengatur portnya, termasuk kubah silinder yang model parabola. Squish hanya mengikuti bentuk piston dan tinggal ukuran-ukurannya yang diset-up sesuai ujicoba. Untuk angka-angkanya silakan intip DATA MODIFIKASI, jangan sampai bintitan sampeyan.

Ya sudah – sebenarnya masih banyak tapi sudah diwakili DATA MODIFIKASI – tinggal atur gigi rasio. Perbandingannya 30-16 (1), 20-27 (2), 20-24 (3), 22-23 (4), 25-21 (5) dan 25-23 (6). Katanya, formulasi ini dianggap nyeleneh! Sebagai pembanding coba tengok kembali racikan Bima Aditya lebih pede dengan hitungan rasio 29-15 (I), 19-28 (II), 20-25 (IIII), 22-23 (IV), 21-20 (V) dan 22-19 (VI).

Itu tidak berbeda jauh dengan Ninja tune-up milik AB Mbendol (TDC MC TRD) yang menggunakan 17-28 (I), 19-26 (II), 20-24 (III) dan 22-23 (IV). Koefisien (hasil pembagiannya) bisa dihitung dan pastinya tidak berbeda jauh di antara keduanya dibanding KRR ZX 150 ini. Semua punya alasan logis karena mesin itu merupakan sebuah sistem dan saling berhubungan satu sama lain. Tujuannya ingin tercepat! Ad

BACA JUGA

Modifikasi Dari Honda Tiger Jadi Ducati Monster, Asli Neked Bike..!

Data Modifikasi :
Motor: Kawasaki Ninja KRR 150
Kelas: Sport 2 Tak 155 cc  Tune Up
Pembalap: Taufik Omponk
Tim: Ranalt Racing Ambon OP 27 Givi Jocel
Kepala Silinder
Squish: 11 °
Lebar squish: 7 mm
Celah piston: –
Bentuk Kubah: Parabola
Volume Kubah: 12,6 mm (pakai busi)
Dipapas: 2,5 mm
Silinder
Lebar lubang buang: 40,5 mm 
Tinggi lubang transfer: 42 mm
Membran: V-Force 3
Piston (diameter x stroke): 59 x 54,5
Tebal paking: 0,5
Per kopling: CMS
Kopling: Kawasaki KX 250
Karburator: PWK 38 Air strike (spuyer 160/52)
Kenalpot+silencer: KDX Exhaust Concept
Magnet: YZ125
Timing pengapian: 14,5° sebelum TMA
Busi: NGK 
Bahan Bakar+oli: 1: 25
Gigi Rasio
1                                                                               : 16/30
2                                                                               : 19/27
3                                                                               : standart/25
4                                                                               : standart/23
5                                                                               : standart
6                                                                               : standart
Final gir: 13/37
Mekanik: Andoex 
Bengkel: OP 27
Jl.Perum Pertamina, Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Hp 085228567839

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353