nhk

Modifikasi Ninja Rangka Standart Drag Bike 2016: Tercepat di Sulawesi? Nih Rahasianya!

ManiakMotor – Untuk menemukan kompresi yang ideal head atau kepala silinder dipapas 1,5 mm. Lantas itu head dibentuk ulang pada ahli bubut. Hasilnya tinggi nat 1 mm atau celah piston ketika di TMA. Sudut squish  13o sesuai dome piston yang digunakan std untuk meledakkan ruang bakar. Derejat seperti itu untuk kekuatan putaran bawah. Tinggi lubang 30 mm diukur dari bibir atas silinder dan lebar 41 mm.

Format di atas sudah tercepat di event besar di Sulawesi. Disebut tercepat, karena sudah pasti nggak ada lawan di sana. Ninja memang tanpa banyangan seperti di film-film Ninja. Tepatnya di event Drag Bike Sidrap akhir Desember 2015 dalam rankaian pergantian tahun. Ninja Rangka Std ini podium pertama di Sport 2T 155 cc frame standart.

Itu Ninja milik Clutch Kony Budro yang dikebut Galang Rizky (Surabaya) syang mencetak 7.501 detik di lintasan Puncak Mario, Sidrap, Sulsel. Galang sekaligus partener pengoreknya.Menurut Warman Rahmadi, bos tim asal Sorowako, Sulsel itu, best time-nya pernah 7.4 detik di final kejurnas Kenjeran, Surabaya, Jatim tahun lalu.  

Lalu, apakah sudah terkencang di tanah Celebes? “Ssttt… inilah best time terbaik saat ini turun di Sulawesi, 7.5 detik. Sebelumnya, di kelas ini hanya bertahan  7.8 detik. Tapi saat ini memang sudah mulai tajam peningkatannya,” klaim Warman.

Warman tak sungkan mengaku Ninja std karya Jawa. Dia  tak lantas mengklaim bikinan sendiri dan peran Galang ada di situ. “Dibangun lewat konsultasi dengan Potter (OTD Racing). Salah satu kunciannya rasio gigi 1 dan 2 yang dibuat lebih berat, tapi hasilnya panjang reduksinya sehingga tak perlu cepat pindah gigi,” ujar Galang seraya merinci ramuan gigi rasio 16/30, 20/28, 20/23, 22/24, 5 dan 6 standart.

Cerita kiprah Galang di event garapan Sidrap Racing Management (SRM) itu memang  tampak dominan dari 9 kelas yang dilombakan. Tapi justru urung mendapatkan Honda Sonic 150 R sebagai juara umum. Ckckck… Itu sih, karena yang dihitung point hanya 4 kelas, dan Galang hanya runner-up. Owalah!

 Selain rasio, mesin kudu kuat menariknya. Apalagi rasio 1 dan 2 dibikin panjang. Torsi harus kuat seperti pengantar cerita di atas. “Kruk as masih standart. Kapasitas pun masih 150 alias nggak naik stroke. Saya hanya memainkan porting yang efisien. Baru deh diberi pengabut bahan bakar dengan karburator Keihin PWL 26 reamer jadi 31 mm, spuyer 68/150,” rinci Galang.

Terakhir komobinasi pengapian yang sederhana dan murmer allias murah meriah. Yakni milik Suzuki RC. Sisa ledakan besar dengan mudah disalurkan knalpot two stroke dari Creampie.   Oke deh! Maaf ya, tadinya ini untuk tulisan drag bike, tapi mengarahnya sudah modifi, jadinya di kanal MODIFIKASI. Ardel

 

BACA JUGA

Modifikasi Satria 2T Drag Bike: 7,73 Detik Di Kelas Non Built Up 2T 130 cc, Power Besar Terkendali

Modifikasi Yamaha Mio; Aslinya Soul Jadi Fino, Konsep Street Racing, Fungsional

Modifikasi New Jupiter MX 150 Ala Road Race Kelas 150 4T, Karya Hoho Racing, Pakai UMA Racing

Modifikasi Kawasaki Ninja 150R: Konsep Thailook Drag Racing, Namanya Nining Aulia

Modifikasi Yamaha Fino 2015: Rossi ‘The Doctor’ Pindah Ke Drag Bike

BAGIKAN