nhk

Modifikasi Satria FU150 Drag Bike; Model Porting Terompet, Best Time 7,6 Detik OMR!

 

ManiakMotor – Mengandalkan porting model terompet dan balancer kruk-as digeser dua mata. Tujuannya power atas ngisi pada Suzuki FU150 di arena drag bike. Itu ilmu ukur mesin untuk bermain di kelas one make race (OMR) FU yang memang terbatas korek-koreknya.

Dua hal itu diakui  Benny Sastro Atmojo akrab disapa Benysta (Samodro Pitik Racing Team) jadi kunciannya. Disebut kuncian, karena Benysta  saban waktu pegang kunci-kunci. Kan dia memang mekanik bro.  “Kebetulan saya pakai kruk-as yang ada balancer. Titik balancer ini yang diubah, maka torsi juga naik,” cerita Benysta dari Sukoharjo, Jateng tersebut.

Torsi dari kruk-as kudu disambung dengan power atas lewat desain porting. Seperti cerita di atas, porting masuk dan buang menyerupai terompet alias mengecil bagian dalam. Porting ini dikerjakan dengan teliti urutan pembesaran sampai mengecil diameternya dan membesar lagi. Sehingga teorinya seperti selang dipencet. Lebih jelas lagi seperti bunyi terompet, preeeeet

Kata Benysta sih, porting besar, besar pula power pada rpm atas. Untuk itu disebutkan ukuran inlet 32 mm dan outlet 30 mm. Itu termasuk besar dengan pertimbangan gas speed kisaran 100 m/s (akselerasi cepat). “Makin klop dengan support karbu PJ34. Karbu ini memang punya karakter keras,” yakin Benny.

Benysta menjelaskan porting besar dengan karbu besar punya kecendrungan lemot. Tapi telah diantisipasi dengan balancer kruk-as tadi. Juga direkayasa dari knalpot. Belum lagi dengan kompresi dan pengapian. “FU punya basis kompresi yang baik.  Makanya perbandingan kompresi untuk FU OMR saya pakai 13,8: 1 (buret 12,3 cc). Pernah dibuat lebih tinggi, tapi power malah seperti ketahan dan ‘singkat-singkat’ gitu,” bilang Beny yang bilang pakai piston Kawahara.

Tapi sayang, power yang dikeluarkan belum pernah terbaca di atas meja dyno. Taksiran portal ini sih berkisar di 30 dk itu. Kalo nggak percaya coba aja diuji. Wkwkwkk… Yang pasti FU ini langganan dikebut  Niko Sakau (Kudus), Mahmud Arjuna (Klaten) dan Bayu Ucil (Purwodadi). 

Baru lalu kembali mencuri perhatian di event besar. Tim milik Joko Adi ‘Hoho’ Nugroho itu, podium di AHRS Indonesia Drag Bike Championship Bali (seri 3) pada 5 Juli 2015, khususnya Bebek 4T 155 cc TU. Bersama Niko Sakau FU dengan kelir ciri khas ijo ini melesat 7.845 detik. Pun begitu, diakui oleh Benysta best time-nya sudah tembus 7,6 detik, catatan waktu terkencang dikelas ini saat ini. Ardel

BACA JUGA

Modifikasi Jupiter Dragbike: Disokong Karbu UMA 30, Time 8,2 Detik Bebek Tu 130 cc 

Modifikasi Ninja Rangka Std Drag Bike: Karya Pemula, 7,6 Detik Joki Pemula! Stroke Up Rasio Matik! 

Modifikasi Honda C70 Street Cub: Pakai Mesin Karisma Untuk Pantai

Modifikasi Honda Tiger: Street Fighter Yang Gahar Dari Rangkanya

Modifikasi Honda GL Max Neotech: Berubah Jadi Honda CB Twin

 

DATA MODIFIKASI

Motor : Suzuki FU 
Kelas : Bebek 4T 155 cc TU/ OMR FU
Pembalap : Niko Sakau (Kudus) Mahmud Arjuna (Klaten) Bayu Ucil (Purwodadi)
Best Time : 7,6 detik
Perbandingan Kompresi : 13,8: 1
Volume Head (buret) : 12,3 cc
Piston : Kawahara (62 mm x 48,8)
Timing Pengapian : 42° (9000 rpm)
CDI : BRT I max
Koil : YZ
LSA : 105
Durasi Kem : 270°
Diameter Klep : 24/21
Per Klep : Jepang
Karburator : PJ 34
Selongsong Gas : Daytona
Manifold : Standart FU
Busi : Iridium
Kruk as : Standart FU
Pompa oli : Standart FU
Kopling : Standart FU
Per Kopling : BRT
Rasio : 14/32, 17/28, 19/25, standart, 23/22, 24/21
Final Gir : 13/42
Knalpot Joyo
Sok depan : Yamaha Vega New
Rantai : RK 415
Ban depan : Comet 50/80
Ban belakang : IRC EMD 60/80
Pelek depan-belakang : TDR
Bengkel : Samodro Pitik
Mekanik : Beny Sulistyo Tri Atmodjo
BAGIKAN