nhk

Modifikasi Suzuki Satria FU 150 Drag Bike, Tunggangan Dwi Batank Enam Tahun Lalu

ManiakMotor – Desain kem alias noken-as Suzuki Raider punya ‘penampakan’ gemuk. Bagi tim yang baru nampak di kelas ‘neraka’ Bebek 200 di drag bike, kem ini lebih mudah dibentuk. Diyakini jadi kuncian FU ini mampu ‘menggigit’ FU 40 Hp ‘Nusakambangan’, hehe. Ingat ya, tulisan ini dibuat pada Januari 2014 dan saat itu jokinya Dwi Batank. Ikuti saja cerita.

Saat itu disebut pendatang baru yang masih coba-coba, catatan waktu belum sefenomenal FU langganan jawara di Bebek 200. Bisa dimaklumi, mengingat FU milik tim Gold Family Mantos DRC ini baru muncul beberapa event lokal  dengan joki lokal dan pakai biaya lokal juga. “Motornya kencang kok, sayang kemarin bebek 200 open batal dilepas,” nilai Dwi Batank (Semarang) joki kawakan saat event Purbalingga, Jateng lalu.

Batank hanya mengamati dari suaranya yang siem dan memerhatikan joki lokalnya yang tekniknya masih lokalan. Kata Batank bila ia yang naik tanpa setting bisa tembus 7.6 detik. Tambah setting ini dan itu, bisa 7.5 detik. Berhubung joki lokal yang naik, kemarin hanya 8 detik dengan kondisi sirkuit agak licin bekas hujan di Purbalingga.

Itu semata elmu kem  Sumanto alias Manto si juru korek FU ini yang lebih suka kem Raider. Karena itu tadi, basis kem sudah mampu bermain di durasi dan lift yang tinggi, hanya diubah sedikit jadinya 265° dengan lift atau angkatan tonjokkannya 9,2 mm. “Dengan perubahan kem, kan harapannya bahan bakar dengan tepat dan banyak ke ruang bakar,” jelas Manto yang entah masih eksis atau tidak di musim Corona. Sebut Corona itu sama saja tahun 2020.

Hitungan Manto yang memakai klep Suzuki Thunder itu, klep mulai membuka 25° dan menutup 60° (in). Sedang ex  mulai membuka  60° dan 25°.  Ya, kalau  dihitung ulang memang klop dengan durasi yang disebutnya 265o dari penjumlahan buka tutup  yakni  25+180+65=265.

Material empat klep Thunder  mampu mengimbangi durasi tadi. Memang sih Thundernya hanya dua klep, bila jatuh ke FU yang DOHC jadinya butuh empat klep Thunder. Permainan durasi ini, jadi selaras untuk main lokal-lokalan dan membidik lomba yang lebih tinggi.

Dengan durasi kem tersebut masih pakai kompresi 13,2:1. Soal hitungan buret, Manto tak menyebut karena mungkin tak mengukur, hehe. Sama juga dengan rasio. “Itu semua rahasia, pakai rasio LHK tapi lupa pastinya,” kilahnya.

Urusan otak-atik kem lewat proses tambah daging dan gerinda, Manto boleh disebut bukan pemain kemarin sore, “Sebelum di drag bike, ia adalah mekanik senior road race di kawasan ini. Beberapa pembalap lokal yang menasional seperti Tomy Rahmawan berawal dari tangannya,” komentar Edwin selaku pemilik tim dan menegaskan si Sumanto ini bukan yang Sumanto si manuasia kanibal. 

Oke deh! Ngomong-ngomong Mas Edwin masih main drag nggak? MM

BACA JUGA

Modifikasi Yamaha Vega Drag Bike; Bertarung Bebek 4-Tak 130 cc, Porting Biola 7.9 Detik

Modifikasi Kawasaki Ninja 150 Drag Bike; 7.120 Detik Ninja Tune-Up, Blok Standar!

Modifikasi Yamaha Crypton Drag Bike; 26,7 Dk Dapat 7,959 Detik Bebek 4-Tak 130 cc Tune-Up!

Modifikasi Honda Beat 2014 (Ciamis) Menambang Emas Di Toko Variasi

Modifikasi Yamaha Mio Soul 2013, Terapkan Background Two Face

Data Modifikasi : 
Motor: Suzuki Satria F 150
Pembalap: Hendy Mbalelo (Purbalingga)
Best time: 8,0 detik
Kompresi: 13, 2 : 1
Volume Head (buret): 17, 15 cc
Piston: Yamaha Scorpio (diameter 70 mm, stroke 48,8)
Timing pengapian: 42° (9000 rpm)
LSA: 106  
Durasi kem: 265 ( in 25/60, ex 60/25)
Klep: Suzuki Thunder
Diameter klep: 24/21
Per klep: Standart
Dimeter inlet: 28 mm
Dimeter outlet: 32 mm
Karburator: PWK 34 (58/125)
Selongsong gas: TDR
Manifold : Yamaha Scorpio
Busi: NGK
Kruk as: Standart
Pompa oli: Standart
Kampas kopling: Suzuki RG
Per kopling: TDR
Rasio: LHK
Final gir: 13/41
CDI: BRT
Sok depan: Standart
Sok belakang:  YSS
Cakram depan:  Standart
Ban depan:  Swallow
Ban belakang:  Eat My Dust
Pelek depan:  TDR
Pelek belakang:  TDR
Rantai:  DID 415
Knalpot: DRC
Bengkel: Manto Speed
Mekanik: Sumanto
Alamat : Bancar, Purbalingga, Jawa Tengah
Hp: 085747433352

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353