nhk

Modifikasi Suzuki Thunder 250 (Jakarta), Ban Jumbo Bobber, Bro..!

 

ManiakMotor – Ban jumbo bisa dipasang di Suzuki Thunder 250, tidak mungkin dengan  cara bolt-on. Pelek harus custom, sampai sasis sis sis diacak kadut dulu lalu diperbaiki ulang.

Itu namanya modifikasi yang dikerjakan modifikator. Di bule disebut custom bike dan ahlinya dipanggil builder. Hasilnya, Thunder from Tjakarcha beraliran bobber seperti yang ente nikmati fotonya.

Ban mahal, mereknya Firestone Deluxe Champion ukuran 5.00 dan lingkar 16 inci. Ukuran ini sama dengan ban mobil, lebih besar dari ban Avanza. Ganti roda mobil jadi besar saja bercurusan isi otak dan dompet, apalagi aplikasinya di motor.  

Di dunia modif, ban ini disembah loh. Gak benar itu, penulisnya asbun. Dia pikir zaman batu kalee, lalu karet disembah? Artinya customized ini butuh keterampilan permak sasis. “Hanya bikin lengan ayun baru dari pipa seamless yang tebalnya 1,5 mm,” enteng Donny Ariyanto, builder dari rumah modif  Studio Motor (SM) di Jl. Kesehatan Raya 3A, Bintaro,

Kata ‘hanya’ dari modifikator susah amat buat pemula. Bagi kiliker atau pembaca, ya mudah dong. Kan tinggal lihat hasil akhirnya lalu dibaca. Kalau nggak senang dan keberatan, ya, tinggal nyahut di facebook. Beda kalau baca di kertas, eh, di koran, bila protes masih pakai surat pembaca, itu pun kalau dimuat protes sampeyan. Di on-line bebas protes bro…

Lanjut, bagi pemilik motor, dompetnya yang sakit. Itu yang maksa. Namun, buat anak pejabat dan apalagi bapaknya  belum berurusan dengan KPK, eces. Kalau penulis? Nah, tergantung juga, bila yang  sudah biasa, berat juga bro. Apalagi yang hanya coba-coba nulis, kata dan kalimat yang dimaksud entah mau dipasang di mana? Ngaco memang seperti tulisan ini. Makanya jangan dibaca, bro. Rugi kalau nggak baca…!  Tuh kan terbalik-balik…

Panjang swing arm disesuaikan karena mengikuti ban gambot. Plus dibuatkan dudukan  sepakbor belakang yang mengikuti alur ban. Toh, lengan custom ini tanpa melebarkan ruma as lengan ayun Thunder. Makanya, Suzuki Thunder 250 banyak diburu untuk di modif seperti ini. Aslinya sudah bongsor, bro and sist.

Ngomong-ngomong sering sebut sist, emang ada cewek yang baca? Ayo tunjuk tangan mbak. Kalau nggak ada terpaksa sist-nya kami dihilangkan. Capek jari menari di papan ketik, mbak!

Apalai si mbak ingin nebeng jadi boncenger? Sorry mbak, nggak bisa. Sasis belakangnya telah dicepak, joknya model tunggal .Termasuk sub-frame dibikin rendah 50 mm, agar ruang mesin kelihatan padat.

Tapi kalau si mbak memaksa, ndak masalah, ya, satu jok dua pantat. Masih aman, karena tetap empuk ditopang dua sobreker Harley. Itu berbeda dengan umumnya bobber yang dibikin rigid alias kaku, hanya mengandalkan sasis, tanpa sokbreker.  

Di depan, konstruksi sasis tidak berubah, tetap Thunder. Kunciannya hanya segitiga pemegang sokbreker depan harus diganti. Jika tidak, mana muat ban sebesar itu di antara sokbreker. “Segitiganya lebih lebar 30 mm dan dibikin sendiri,” tambah Donny yang kali ini juga tetap enteng mengerjakannya sendiri.

Waduh, ngetiknya sudah kepayahan, Bro Don. Adib

MODIFIKASI LAIN:
Modif Suzuki Thunder 250 (Jakarta), Gagang Telepon Sasis Rata
Modifikasi Honda CBR250, Always Number One
Pelantun Aishiteru Memodif CBR250
Modifikasi Mio Soul, Api Terus
Modifikasi Honda GL 100, Mini Chopper Titisan Empu Kediri


Data modifikasi

Pemilik                       : Tan David Pranata (Jakarta)

Konsep                      : Bobber Dan Brat Style

Pelek                          : Custom 16 x 3.5 inchi dan 16 x 4.5 inchi

Setang                       : Drag Bar customn

Cakram                     : Variasi

Tangki                        : Custom

Rantai                         : TK

Lampu                        : Variasi

Knalpot                      : Custom by Jet Hot

Cat                              : Komet Studio

Filter udara                : TDR

Studio Motor             : 081808199489 / 021-92653870

BAGIKAN