nhk

Modifikasi Suzuki TS 125 Jakarta:  Bodi Pelat, Roda Ring 17, Layak Dipakai Harian

ManiakMotor – Makna modifikasi motor sungguh luas, seluas samudera. Tujuannya juga sangat beragam, aneka macam. Garis besar oleh modifikator optimalisasi kreativitas sesuai permintaan konsumen. Macam kreasi pada Suzuki TS 125 berbasis peningkatan dayaguna dengan nilai artistik.

Pada TS 125 ini builder Topo Goedel Atmodjo dari Bengkel Modif Tauco Custom Motorcycle di  Tanah Baru Beji, Depok Jabar, tanpa mengorbankan fungsi asli TS125. “Ini namanya custom rideable atau layak dikendarai. Karya modifikasi adalah karya seni yang akan dinikmati siapapun, termasuk pelakunya,” kata Topo seperti berbicara tingkat tinggi. Sejak kapan dia tinggi ya?

TS 125 yang jadi legenda kendaraan roda dua adventure diubah bentuk menjadi agak beda. Katanya sih punya karakter. Topo coba menjawab kebutuhan pemiliknya dengan bentuk yang tidak lari dari gen aslinya. Seperti area kaki kaki yang dikerdilin menjadi ring 17 inci. Aslinya, lingkar roda depan TS125 adalah 21 inci dan belakang 18 inci.

Lalu suspensi depan pakai sokbreker up-side down dari special engine 85 cc. Wah ini mah mengarah pada karakter supermoto dong. Nggak juga sih, jadi motor aspal aslinya untuk offroad. Alasannya simple untuk kebutuhan daily use, tapi tetap berani ke jalur tanah. Tuh lihat bannya yang dual purpose alias ban tanah dan aspal.

Perubahan subframe alias rangka di belakang komstir sampai ke jok, mengarah pada perubahan bodi. Tema bodinya street tracker, ya gaya motor balap jadul. Sengaja dibikin untuk kebutuhan jalan raya, meskipun tidak mencontek keseluruhan karena pertimbangan   kenyamanan. Termasuk pemakaian lampu depan bulat untuk harmonisasi desain bodi.

Challenge utama ada pada segitiga kenyamanan pemiliknya yang tinggi besar. Di sini masalah timbul, saat penyesuaian pada tinggi motornya, kesannya tidak sesuai dari tampilan akhir. Motor jadi terlihat jangkung, lantaran kurang kekarnya area kaki-kaki termasuk sokbreker  depan.

Hal ini dimengerti sang builder yang punya alasan tersendiri, yaitu motor ini bermesin 2T  yang idealnya tidak mungkin memakai lingkar dan tapak roda yang oversize. Itu akan membebani peformance motor dengan bobot tubuh pemiliknya yang hampir 100 kg. Alasan yang sangat realistis yang memang mengorbankan tampilan tapi tidak merusak kebutuhan.

Tantangan terakhir adalah keterbatasan biaya untuk sebuah karya modifikasi sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Ada beberapa poit penting disembako modifnya yang tidak bisa menjawab kekurangan tersebut, tapi tetap berusaha menutupi sisi utamanya yaitu kenyamanan dan fungsional. Topo

BACA JUGA

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 (Depok): Dari Fairing Jadi Scrambler Dengan Otot Asli-nya

Modifikasi FU-150 Fi Harian: 9 Detik 201 Meter, Top Speed 178 Km/Jam, ECU Juken 5

Modifikasi Tampang Minimalis, Tenaga Motor Balap Dari Bottpower

Data Modif :

Sokbreker depan: USD Variasi

Velg depan: Rossi 2,5 inchi x 17

Velg belakang : Rossi 3 inchi x 17

Ban depan: Swallow 110/70/17
Ban belakang: Swallow 120/70/17
Knalpot: Custom
Stang : Gambar
Bodi full set: Tauco Custom
Installer :
Tauco Custom Motorcycle
( Handcrafted & Blowtorch )
Jl Sama Berkah No 121 Tanah Baru Beji Depok
Telp :0822 9801 3322

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353