nhk

Modifikasi Vega Drag Bike: Karya Hawadis Di Bebek 4T TU 130 cc, Knalpot R9, Magnet TK Racing

 

ManiakMotor – Kompresinya rendah untuk ukuran drag bike yang senang pada tarikan awal yang kuat. Perbandingan kompresinya hanya 13.5:1. Bahan bakarnya pun menggunakan yang mudah dibeli di POM Bensin alias PertamaxPlus. Namun tenaganya tak kalah kuat dengan yang ikut Bebek  130 TU 4T di arena trek lurus.

Formula seperti itu hanya mekanik papan atas road race yang sanggup memainkannya. Mereka terbiasa untuk daya tahan yang lama tanpa mengorbankan power. Macam Yamaha Vega  milik Bayu Racing Team. Ini motor jarang muncul, tapi sekali muncul 8.113 detik dilibasnya di drag bike kawasan Tangerang pada November 2014.

“Sebenarnya motor ini pernah 7.9 detik di sensor biasa. Tenaga awalnya tetap bengis sikit didapat pada rpm lebih tinggi. Lepas dari jarak 75 meter, ini motor nggak ada matinye,” kata Imam Ceper dengan logat Betawi yang langganan dipanggil bila Vega ini turun gelanggangan.  Selain Ceper, Adriansyah Ucil dan Ayib Rosidi juga pernah menggebernya.

Ternyata oh ternyata ini adalah karya Hawadis. Itu loh, mekanik paling papan atas di IndoPrix. Dia memang meminjam  putaran mesin lebih tinggi dari pada kompresi yang tinggi. Kolo kejar putaran mesin yang dikorbankan kompresi. Sebab tak mungkin kompresi tinggi akan dapat rpm yang tinggi. Kan kompresi tinggi, putaran mesin sudah habis duluan pada cabut-cabut awal. Jika dipaksakan, mesin meleduk pak…

Bisa ditengok pada CDI Programmable yang limiternya ditahan pada 15.000 rpm. Limiter segitu tak akan sampeyan jumpai pada kompresi yang melewati 14:1. Tapi, menurut Hawadis yang dikontek terpisah, kompresi 13,5:1 itu katanya sudah pas untuk drag bike karena hanya menempuh 200 meter. “Saat ini di road race lebih rendah lagi,” jelas Hawadis yang sembari bilang dia menggunakan kopling SYS enam per, agar tenaga awal Vega tetap ada. 

Hawadis juga bilang, kompresi yang digunakan pada Vega hitungannya murni atau aktual pada proses langkah kompresi yang saat sama klep masuk dan buang tertutup.Tentu saja diperoleh dengan ketelitian yang tinggi ala mekanik road race. Apalagi si Hawadis, pria yang hitam manis itu, dikenal paling presisi dan teliti. Contoh dome piston agar kompresi benar-benar aktual, got klep pada puncak piston desainnya asyik dilihat, rapi bangat cukurannya.

Untuk mendapatkan rpm yang aje gile tingginya itu dikombinasi dengan pengapian. Selain CDI BRT yang dikunci pada 15.000 rpm tadi, ada pula koil Yamaha YZ yang special engine. Koil ini mampu menaikan voltase pada busi. Ada lagi, magnet yang 350 gram juga milik TK Racinng yang enteng mencapai rpm yang dituju. 

Seperti dibilang Ceper tadi. Walau kompresi rendah, tarikan awal tetap bisa diandalkan. Itu dia diakali dari knalpot R9. Tahu sendiri kualitas knalpot dari titanium. Knalpotnya pesanan khusus untuk menutup torsi awal. Desain lehernya dibentuk langsung menukik, agar tipikalnya nggak terlalu free. Tapi bisa menahan gas buang untuk digunakan sebagai tenaga awal tadi. “Selalu begitu rumus modifikasi mesin. Semua komponen saling berkaitan, apalagi dari knalpot tenaga sekitar 20 persen bisa diatur,” jelas Hawadis lagi yang di IP juga pakai knalpot merek sama tapi versi road race.

Bila sudah sampai 15.000 rpm tentu saja daya tahannya juga dihitung. Katanya sih pakai kruk-as Jepang bersama setang pistonnya. Tapi kalau dilacak, kruk-as model itu adanya di Jupiter Z keluaran awal. Kruk-asnya memang Jepang asli karena motor ini awalnya dirakit dari sana. Lihat saja bahan Jupiter Z yang dipakai adalah keluaran tahun itu yang terakhir 2008. Rzk

BACA JUGA

Modifikasi Mio Drag Bike, Tercepat di Jatim Matic 200, Mesin Doang Rp 27 Juta

Modifikasi Drag Bike Mio J: Teknologi Injeksi Matik 200, Lumayanlah..!

Modifikasi Mio Drag Bike: Best Time TPM Delta Mas, 7,105 Detik FFA, Karbu UMA Racing..!

Modifikasi Yamaha Mio Drag Bike (Jakarta): Di Matik 200 Tembus 7,589 Detik, Kruk-As Thai

Modifikasi Jupiter MX: Jagoan Fun Race Sentul, FU Disikat, Onderdil Full UMA Racing

DATA MODIFIKASIi:    
Merkk Motor:Yamaha vega   
Nama pemilik: Bayu Rushadian   
Mekanik:Hawadis    
Pembalap: Imam Ceper, Ayip Rosidi, Ardiansyah Ucil
Best time: 8,113 detik   
Team:Bayu Racing Team   
Karbu: PWK 28    
Pilot/men-jet:60/110    
Seher/piston: Kawahara   
Diameterpiston:55,25    
Rasio: 1 (13-36),2 (18-31),3 (21-29), 4 (20-23) 
Kru-as: Std Jepang   
Noken-as: Buka 58 derajat, tutup 39 derajat  dan lift 9,1 mm
Gear: 13-34    
CDi: BRT    
Velg depan belakang: Tk racing    
Shokk depan:Standar    
Ban: IRC Eat My Dust   
Knalpot:R9    
Koil : YZ    
Magnet: Tk Racing 300 gr   
Alamat: Jl pancoran barat IV  006/06 34  
No tlp: 085692872872 (bayu rahardian)   

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353