nhk

Modifikasi Yamaha Mio Drag Bike, CFM Yang Rapi Dapat 7,605 Detik, Matik 200 cc!

 

ManiakMotor Debit udara yang masuk ke ruang bakar sebenarnya penentu segalanya. Ya, kalau udara nggak lancar nafas sampeyan juga putus. Teorinya sih kata orang pintar soal udara itu adalah CFM alias Cubic Feet per Menit. Pencapaiannya dengan bermacam-macam jurus karbu, porting dan kem. Kenalpot juga deh…

Dengan senjata itu Yamaha Mio milik tim Mihama Batik Pekalongan, Jateng mampu cetak best time 7,605 detik. Saat itu dipacu pedrag khusus matik  Ayip Rossidi. “Ini pun masih disebut optimal bukan maksimal, kata Muhammad Farid alias Popo si juru korek lantaran tidak sekadar membesarkan saluran gas bakar untuk teori CFM.

Dia punya orang memahami teori itu tapi tidak terima mentah-mentah CFM = 1,67 x HP. Bagi dia, faktor pengerjaan justru yang paling penentu. Harus rapi dan presisi lebih utamanya. Ini soal tangan yang berpengalaman dan konsentrasi mengorek,yakin mekanik calon ayah itu sambil cerita untuk mengerjakan porting presisi saja butuh waktu semingguan. Ya, tetap saja dengan alat tuner biasa dan ampelas. Hehe..

 Porting in dibikin 28,2 mm dan ex 28 mm. Itu sesuai permintaan mesin untuk ikut kelas matik 200 cc. Tidak lebih dan tidak kurang. Kalau lebih percuma, mumbazir karena telah melewati efesiensi pembakaran, nggak semuanya akan dibakar. Sama juga dengan kurang, efesiesinya tidak tercepai. Makanya harus teliti untuk tujuan pas.

Lubang saluran ini lebih banyak mengandalkan bentuk bulet. Juga tikungannya nggak tajam tapi landai, agar bensin serentak masuk ke ruang bakar. Juga diterima soal efesiensi tadi. Namanya juga drag, trek lurus. Proses salurannya kudu lincin dan singkat.   

Hitungan efisiensi di atas  juga diikuti pemilihan material mekanis seperti klep, piston yang lebih ringan. Kalau berat ya dikorek jadi ringan. Contoh, berat piston dikurangi hingga berkisar 110 gram, begitu pun klep yang pakai batang 4,5 mm.  Bobot klep masuk plusminus 23 gram das dan buang 19 gram. Jadinya per klep lebih ringan kerjanya. Soal diameter klep silakan intip DATA MODIFIKASI.

Popo menggunakan piston GLPro Neo Tech yang diameternya 64 mm (oversize 0.100). Tetapi piston ini masih dikorak-korek sampai enteng tadi. Juga menggunakan bahan liner atau selongsong silinder Tiger. Yang jelas dengan stroke Mio yang lumayan tinggi hasilnya adalah 199 cc. Tapi bila dihitung sebenarnya hanya 183 cc. Entalah stroke masih diakali atau tidak belum bisa dijawab, itu rahasia katanya. Nanti katanya akan dijawab saat ketemu lagi di event drag.

 Aliran debit udara yang masuk ke silinder melalui klep tadi, disinergikan dengan kerja noken-as atau poros bubungan alias kem. “Durasi kem 282°.  Buka tutup klep-in dirahasiakan aja ya bro. Hehe,” kekeh Popo yang pakai kem standar di profile ulang itu.

Rahasia apa reporternya yang nggak ngerti. Ardel

BACA JUGA

Modifikasi Yamaha Mio Drag Bike, Jagoan 300 cc, Tomo Speed..!

Modifikasi Suzuki Satria FU Drag Bike (Dwi Batank), Volumetrik 200 cc, Time 7.5 Detik

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike; Korekan Eko Chodox Bebek 130 Cc

Modifikasi Yamaha Jupiter Z Jawara MP1 2013, Kompresi Liar..!i

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike; Power By Rpm, Quick Shifter, 8 Detik Bebek 130 Cc

Modifikasi Honda Karisma Drag Bike; Bebek TU 200 CC, Kruk-As Standar

 

 

Data Modifikasi    
Motor  :  Yamaha Mio 2006 
Kelas  :  Matic s/d 200 cc 
Pembalap :  Ayip Rossidi, Stevanus Nawier
Kompresi  :  13,2:1  
Volume silinder :  199 cc  
Piston   :  Honda GL Pro Neo Tech (64 mm)
Volume head (buret ) : 19, 5 cc  
Klep   : 33,2 mm (in) dan 28,2 mm (out)
Karburator  :  PE28 (reamer 30 mm)
LSA  :  103o   
Kem  : 282o  
Lift Kem   :  10,5 mm (in) dan ex 10,3 mm
Per klep   : Swedia  
Koil   : YZ  
CDI  : BRT I-max Pro 
Timing Pengapian : 37o di 9000 rpm 
Ban depan  : Corsa 50/70-17 
Ban belakang  : Eat My Dust 60/80-17
Pelek depan  : Akront 1.20-17 
Pelek belakang  : Excel Takasago 1.60-17
Sok depan  : Mio standart modif
Sok belakang  : Kitaco  
Cakram depan  : Aftermarket 
Selongsong gas :  KTC  
V belt   : Standart orisinil 
Roller   : 8 gram TDR  
Per CVT   : Standart  
Knalpot  : CHA  
Rangka  : Yamaha Nouvo 
Bengkel  : Wahana Baru Motor Bandung
Alamat  : Jln. Slawi, No. 9 
Hp  : 085721003915/pin 27335717
Mekanik  : Muhamad Farid alias Popo
      

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353