nhk

Modifikasi Yamaha Mio Drag Bike (Jakarta): Di Matik 200 Tembus 7,589 Detik, Kruk-As Thai

 

ManiakMotor – Kunciannya kruk-as – walau semua onderdil tetap kuncian – tapi dari kruk-as yang kuat, motor bakar racing akan presisi korek-korek suku cadang yang lain. Dari poros engkol ini torsiinya lebih baik lantaran desain bandulnya. Juga jaminan memompa kompresi tinggi ala drag bike, karena putaran kruk-asnya stabil, hasilnya juga aman untuk crank-case beserta laher kruk-asnya.

Begitu katanya Yamaha Mio milik tim NDRS Laboratory VRG dari Jakarta. Cerita matik di arena trek lurus memang biangnya di DKI. Dikebut Arif Tijil dan Ivan Bangun baru lalu di Tangerang, Banten juara dan mencetak 7,589 detik di Matik 200. “Kruk-asnya pesanan dan buatan Thailand, mas. Yakin presisi,” jelas  Fauzi, mekanik yang menangani motor tersebut. 

Aslinya sih motor ini milik Vincet yang dirawat oleh Fauzi. Vincet itu pebisnis sukucadang aftermarket matik. Pastilah dia tahu mana balang yang cing-cai, maksudnya yang bermutu. Seperti kruk-as ini yang sudah satu kesatuan dengan stroke-up 61,9 mm untuk mengejar 200 cc. Stroke tersebut naik 2 mm dari standar Mio.

Masih katanya. Disebut katanya karena untuk menulis artikel mondifikasi ini harus bertanya pada yang tahu spesifikasinya. Lantas katanya, ah katanya mulu. Ya katanya, langkah segitu sudah paling pas memancing torsi yang dibutuhkan di drag bike matik.

Sejak rpm di 4.000 tenaganya sudah padat. Makanya limeter putaran mesinnya dibatasi pada 13.700. Tanda memang enak putaran mesinnya sejak awal. Kan biasanya limiter dilos sampai 14.500, bro, tergantung sejak kapan tenaga idealnya diperoleh.  

Tentu dibantu kompresi yang dipatok, 14,1:1. Itu kompresi yang aktual alias ukurannya sudah presisi saat terjadi langkah kompresi, lalu ruang bakar meledak untuk memukul piston. Angka perbandingan kompresi ini juga berkaitan dengan limiter tadi. Makin tinggi kompresi, putaran mesin harus dibatasi atau memang putarannya yang membatasi diri. Tahu dirilah tuh putaran…

Ada kaitannya juga dengan CDI Pro Drag yang dikeluarkan Rextor. CDI yang memiliki fitur untuk mamaksimalkan putaran mesin dan momen puntir alias torsi. Maksudnya torsinya akan maksimal dengan fitur launch control pada CDI tersebut. Dengan fitur itu, torsi paling enak bisa dimapping dari CDI-nya. Ya berarti memang saling berhubungan yang intinya berawal dari kru-as yang paten tadi. 

Ada lagi kaitannya dengan torsi dan kapasitas. Yakni piston HI-Comp yang mereknya nggak disebut. Yang jelas, pistonnya tahan gebuk yang satu kesatuan dengan setang-piston dan kruk-as. Diameter piston ini 64 mm yang hasilnya dikali dengan stroke 61.9 tadi adalah 190 cc yang masih ada toleransi 10 cc sesuai aturan. “Piston ini dome-nya boleh pilih sesuai kompresi yang dituju,” tambah Fauzi.

Sebenarnya masih ada andalan lain motor ini, yakni karburator. Berhubung sudah out dari fokus kruk-as, ya singkat saja ngulasnya. Ini mesin Mio pakai karbu NSR150SP. Katanya enak untuk diset-up, lebih mudah. Untuk set-upnya silakan lihart DATA MODIFIKASI, lengkap juga di situ data lainnya dari tulisan induk ini. Rzk  

BACA JUGA

Modifikasi Jupiter MX: Jagoan Fun Race Sentul, FU Disikat, Onderdil Full UMA Racing

Modifikasi Honda Karisma 2014 (Tangerang): Dibonsai Jadi Monkey, Mau Dijual Rp 12 Jeti

Modifikasi Yamaha MX Cornering (Jogja): Suspensi Ohlins, Power 30 DK Korekan Pele

Modifikasi Ninja 150 TU (Pasuruan): Power Dulu Baru Rasio, Tembus 7,1 Detik!

Modifikasi Satria FU Drag Bike; Baru Bikin, Kedua Digeber Chodox Di Senayan, 7,3 Detik Bebek 200!

 

DATA MODIFIKASI

Motor: Yamaha mio 2010

Kelas: Matic TU 200 cc

Pembalap: Arif Tijil dan Ivan Bangun

Team: NDRS Laboratory VRG

Pemilik Motor: Andre                          

Best Time: 7,589 Detik

Karbu: NSR150SP (reamer)

Pilot/men: 45/135   

Koil: YZ

Per CVT: 1.500 rpm  

Roller: 6 gram – 7 gram                                         

Kompresi : 14,2                                                  

Seher: HI speed diameter  64 mm            

Knalpot: Mr.Cha                                                                             

Durasi Kem: 270o                            

Rasio: 14.42                            

Diameter klep: 34-28                                                

 Roller: 7 gram (4) dan 6 gram (2)                                               

Puli depan: VRG

Rangka: Mio modifikasi

Sokbreker belakang: Gazi

Sokbreker depan: Asli Mio modif

Pelek depan: Sonic

Pelek belakang: D-Max

Ban: IRC Eat My Dust        

Kampas belakang:JFK                                           

Nomer telpon: 082299006788 (andre)

Alamat: Jalan Taman Sari8 No.129 Jakarta Barat

BAGIKAN