nhk

Modifikasi Yamaha Mio TU 200 Drag Bike: Porting Oval 100 %, Jagoan Baru Matik/Matic Jateng

 

ManiakMotor – Porting inlet dan outlet dipahat oval oleh pisau korek. Diyakini model ini memuluskan debit bahan bakar yang masuk untuk menggantikan sisa pembakaran. Besaran porting hampir 100 persen mengikuti diameter klep masuk dan buang.  

Begitu karya pada mesin Mio yang dibore-up jadi 200 cc, karena ikut matic TU 200. Ini Mio termasuk bikin kejutan di Jateng saat event drag bike Kudus buatan Gadhuro pada awal Maret  2016. Padahal timnya baru kedengaran loh di portal ini, namanya Manual Teknik Kampung Jati Racing. “Diameter porting menyesuaikan bentuk leher knalpot,” jelas Sholeh Muhtadi alias Obleh, mekanik dari tim yang bermarkas di Pati, Jateng tersebut.

Termasuk ekstrem dengan diameter payung klep 34 mm. Sedang yang buang tetap 85 persen dari diameter  masuk, yakni 28,5 mm. Itu kata mekaniknya loh. Trik itu  memperbesar nafas mesin. Faktanya memang mampu mengalahkan matik papan atas Jateng saat di Kudus. Misalnya di sana ada karya Pele, bikinan Budi ‘Bogel’ dan sebagainya.

Model porting dan angka diameter klep tersebut dikejar dan mengejar lingkar leher knalpot. Berarti modifikasi mesin lebih dulu menyesuaikan dengan knalpot. Bukan knalpot yang menyesuiakan dengan mesin. Beda kan. Wah berarti kualitas knalpotnya jaminan sehingga mesin yang menyesuaikan.

Sudah bisa dibayangkan betapa besarnya diameter lubang leher knalpot seleher-lehernya. “Memang begitu. Tadinya, mesin sudah jadi, tapi direvisi ulang karena knalpot,” tamba Sholeh pada Mio yang saat di Kudus dikendalikan oleh Alvan Chebonk. Wah… jangan-jangan pengaruh jokinya.

Dengan leher knalpot yang besar, Sholeh tak khawatir tenaga akan bergeser banyak ke putaran atas. Selain tekukan knalpot untuk membantu putaran bawah, dia menolongnya dengan kompresi yang lumayan tinggi alias 14,5:1. Perbandingan segini untuk akselerasi yang garang. Juga tertolong pengapian lewat koil TK Racing yang warna oranye.        

Sebanding dengan durasi kem 275o agar putaran dari bawah ke menengah akan kuat. Tentu tak mengorbankan putaran atasnya. Kan biasanya durasi kem lebih tinggi dari itu bro. Sekalian LSA dibikin 105 derajat. Selebihnya silakan tengok DATA MODIFIKASI di bawah tulisan ini. Ardel

BACA JUGA

Modifikasi Bajaj Pulsar: Sport Turing Yang Gagah

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike; Kompresi Bikinan Mlethiz, 7.9 Detik Bebek 130 4T TU

Modifikasi HD Dyna Keanu Reeves, The Matrix dari Logam Machined

Modifikasi Satria FU 200 Drag Bike Pele: Kontroversi 7.1 Detik, Finishing Touch, Komponen Kawahara!

Yamaha Aerox 125 LC, Versi Modifikasi Bakal Jadi Trend Racing Look di Indonesia!   

BAGIKAN