nhk

Modifikasi Yamaha RX-Z Drag Bike; Kenalpot YY-Pang 07.3 Detik, Sport TU 2-Tak 140 CC

 

ManiakMotor – Era 1999- 2004, RX-Z Rovino Sanjaya disegani. Hanya Honda CR250 Andre Jess yang mengalahkannya. Wajarlah, mesin SE 250 cc melawan motor bawaan 135 cc yang dibore jadi 143 cc. Tapi justru itu yang membuat RX-Z melegenda di trek lurus. RX-Z yang sampeyan lihat ini bukanlah titisan RX-Z si Rovino are Suroboyo itu. Tapi ini punya aura ‘raja’ yang sama. Wuihh…

Awal munculnya RX-Z ini  sudah berpatokan pada kitab’ Two Stroke Engine Tuning karangan Graham Bell. Katanya 30% ke atas peran 2-tak pada knalpot, boleh juga ditulis kenalpot. Ukuran diameter, panjang, leher, perut dan pipa sambuangan silincer adalah bagiannya. Gabungan ini membuat gelombang sisa gas buang menjadi tenaga, karena yang tidak terbakar diturbulensi ulang ke kepala silinder.

“Itu saya hanya dapat di kenalpot YY Pang keluaran sangat lama, tapi silincer sudah oplos merek lain. Pernah pakai KDX cuma nggak cocok,” kekeh Taufiq Omponk bos tim OP 27 Motor, Jogjakarta, pemilik motor ini, tapi mekaniknya lain nanti dia ngomong, baca saja terus, pakai gilaran bicara jack and non alias brosist. Kalau kenalpot yang ngetop 90-an sampai 2000-an awal itu, biarkan bosnya, hehe.

Kirain bikin sendiri kenalpotnya Mas? Yang jelas, modal itu bikin RX-Z kelir ngejreng ini hatrick alias 3 kali podium pertama. Itu didapat dalam event yang berbeda yang berurutan. Tiga event itu konsisten dengan catatan waktu 7,3 detik. Catatan yang lumayan untuk kelas yang diikutinya.  “Juga pernah cetak 7,2 detik, cuma event di mana aku lupa, Kudus apa Pati gitu, hehe, tambah Taufiq.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Era 2-tak memang sering mencari kenalpot berkualitas dulu baru menyesuaikan dengan mesin. Namun RX-Z ini beda, saat semua korekan masuk keluar bahan bakar dan pemampatannya telah diatur, baru ketemu YY Pang. Misalnya tinggi lubang buangnya 26 mm dengan mencukur 2 mm bagian atas lubang buang. Angka ini saat diberi kenalpot KDX malah tenaga ngempos.

Ya, pastilah, KDX kan volume tabungnya lebih besar dan diproduksi untuk 150 cc ke atas. Sedang RX-Z ini 140 cc dengan oversize 0.100. Beda kan… makanya katanya nggak enak. Ya enaknya setelah dipasangi  YY Pang yang kebanyakan diproduksi untuk Yamaha di Malaysia.  

Dengan angka lubang segitu, bahan bakar singkat mengalir ke kenalpot usai digebuk kompresi 6,7:1. Tapi perbandingan ini katanya rada sulit dihitung dengan rumus kompresi 2-tak. “Pakai hitungan seperti umumnya 13,1:1,” sebut Andoex yang jadi mekanik motor ini tanpa memberikan angka volume kubah ruang bakar untuk combustion chamber (vc) yang harus ada angka untuk menghitung kompresi.

Sudut squish sama dengan derajat piston yang digunakan, tapi nggak sebut merek piston. Entah mekaniknya yang ogah memberi tahu atau penulisnya yang lupa berratanya? Maklum penulis bukan yang selalu di ‘kandang’ maniakmotor.com. Kata tulisannya sih lebar squish 10 mm. Nggak apa-apalah, toh kencang ini motor dengan tumpuan tenaha pada YY Pang, yang lain hanya pendukung.

Korekan porting dan pengaturan kompresi memengaruhi puncak rpm, termasuk juga venturi karburator dan karbu sendirinya. Secara umum karburator kecil memiliki velocity tinggi dan cocok untuk karakter mesin mengandalkan torsi seperti RX-Z. Makanya saya pilih karbu PWK 38 untuk teori tadi bersama kenalpot,” kata Andoex pada RX-Z yang dipacu Yogi Keycot ini.

Mantap kalau begitu. Ardel

BACA JUGA

Modifikasi Kawasaki Ninja 150 Drag Bike; Pengapian SE, 7.095 Detik Sport 2-Tak TU 155

Modifikasi Yamaha 125Z Drag Bike, Rekor 7,270 Detik Bebek 2-Tak 130 Cc

Modifikasi Kawasaki Ninja 150 Drag Bike, Pakai Kit GP125, Sport Tune-Up s/d 155 cc

Modifikasi Jupiter Z Pele Drag Bike, Mesin Cetak Ulang, Penantang DOHC FU

Modifikasi Suzuki Satria FU Drag Bike (Dwi Batank), Volumetrik 200 cc, Time 7.5 Detik

Modifikasi Yamaha RX-Z Drag Bike, Dapat 7,395 Detik

Modifikasi Ninja 150 Drag Eko Chodox, Piston KDX 66 Mm

Modifikasi Suzuki Satria FU 150 Drag Bike, Manipulasi Limiter

Modifikasi Yamaha F1ZR, Motor Drag Bike Tiga Arena!

 

Data Modifikasi :        
Motor : Yamaha RX-Z 1996      
Pengapian : SE (special engine) YZ 125 Moric    
Karburator:  PWK 38Q      
Membran:  V-force 3      
Ban depan: Corsa 50/90-17      
Ban belakang: Eat My Dust 60/80-17     
Pelek depan-belakang : Tasakago Exel Asia 1.20-17/1.40-17     
Sok depan : Yamaha Tiara      
Sok belakang: CMS       
Bengkel : OP 27 Motor      
Alamat : Jln. Perum Pertamina, Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Jogja
Telpon : 0274-4541683/085228567839     

 



BAGIKAN