nhk

Modifikasi Yamaha Scorpio Z 20O9: Tukang Bakso Naik Ducati

 

ManiakMotor – Bukan judul sinetron ,tapi kenyataan. Tukang bakso naik Ducati 696, walau Ducatinya palsu, hasil sulapan dari Yamaha Scorpio Z.  Begitu ditelusuri, Bonari pemiliknya bukan jualan bakso. Bukan pula tukang dorong gerobak baksonya. Ia adalah pengusaha bakso dari Trenggalek, Jatim. Dia punya 100 cabang lebih yang bernama Bakso Kota Cak Man.

Pantas bisa membayar bengkel di kawasan Kebagusan Raya no.99  Jagakarsa,  Jakarta Selatan yang bernama Tauco Custom. Pemilik rumah modifikasi ini wajahnya seperti bakso, husss orang ngetop loh. Namanya Topo  Goedel Atmodjo. “Dimernsi modifnya disesuaikan dengan Bonari yang mirip bakso, bogel. Model Ducati 696 juga atas permintaannya,” kata Topo yang mengaku lebih terkenal dari tukang bakso yang motornya ia garap.

Karena dimensi dan wujud Ducati,  rangka belakang dipapas habis dan diganti dengan pipa seamless  ¾ inci.  Yang aktif di sana api las memenggal bagian belakang rangka sampai batas sambungan main frame  dekat tangki. Mata gergaji dan batu gerinda membentuk ubahan rangka tambahan yang simpel dan ringkas, karena memang gak perlu panjang. Karena spek rangka Ducati sangat beda dengan rangka Scorpio, butuh ilmu frame yang bakal menentukan hasil akhirnya. Itu ilmu kudu Topo.

Karena bodi Ducati 696 yang memang menonjolangkan rangka tubular. Scorpio ini juga rangka pakai bro. Rangka tipuan itu menggunakan sistem roll hidrolisDisebut tipuan, lantaran rangka utama Scorpio masih ada dan berfungsi semestinya.  Sekarang sudah modern, proses menekuk pipa tidak lagi dipanasi api las, tapi sudah pakai mesin hidrolis. Tetap manual proses menekuknya, namun hasilnya lebih presisi dan tidak gepeng,” jelas Topo yang mengaku builder inovatif ini.

Bila dulu rangka tipuan tubular benar-benar tipu-tipu, pada motor ini nyaris menipu habis. Maksudnya karena diklain mirip betul dengan tubular Ducati benaran. Rangka yang bikin kokoh itu menggunakan sistem baut dari komstir dan berakhir di dekat pijakan kaki. Konstruksinya menggunakan las argon yang lebih rapi. Las yang panasnya nggak terlalu melebar. Wah canggih Topo sekarang.

Las argon kekutannya juga jaminan, karena satu titik kekuatannya satu ton. Pengelasannya cukup dideret  bagian yang akan disambung. Seperti itulah usaha Topo, agar tukang bakso bisa naik Ducati. Katanya sih tukang bakso itu sanggup beli Ducati aslinya yang ditiru. Tapi dia lebih bangga pakai Dacati tipu-tipu buatan Topo.

Modifikasi kali ini memang mengutamakan safety tingkat tinggi. Tidak asal dalam menerapkan barang variasi dan tetap berkarakter terhadap pemilikya. Apalagi ini motor punya sejarah dalam usaha bakso. Ya iya digunakan sehari-hari juga. Alasan ini kenapa tidak harus membeli motor Ducati ketimbang harus modifikasi. TGA

BACA JUGA

Modifikasi Suzuki FU-150 (Purwokerto): Robot Keberatan Bodi..!

Modifikasi Honda PCX150 (Bandung): Matik Promosi, Variasi Thailand Semua

Modifiksi Honda CB100 1982 (Bandung); Konsep Bratstyle

Modifikasi Kawasaki Ninja 150 TU Drag Bike; Karya Dwi Batank Rasio Standart, 7,1 Detik..!

Modifikasi Yamaha YZF-R25 2014 (Jakarta); Aslinya Dari 27 Dk, Didongkrak Jadi 30 Dk

DATA MODIFIKASI

Sokbreker Depan: UP-Side Down Variasi Thailand

Swing Arm:  Ethana Peformance

Pelek Depan:  Chemco Variasi 17x2,5 Iinci

Pelek belakang: 17x4,5 Inci

Ban depan: Michlein 110. 70.17

Ban Belakang:  Michelin   160.60.17

Foot Pag Depan: Nui Variasi

Knalpot: Ethana Feformance

Setang Kemudi: Renthal Fat Bar

Head Lamp: Honda Scoopy

Oil Cooler: Suzuki SatriaF150

Bodi Full Set: Pelat Galvanis 0,8 mm

Modifikator: Tauco Custom

Jl. Kebagusan Raya No.99 Jagakarsa-Jakarta Selatan HP: 0812 8853 4865

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGIKAN