nhk

Modifikasi Yamaha Touch Drag Bike: Silinder 125Z Di Sport TU 2T 140 cc, Chodox Butuh Power

 

ManiakMotor – Sekilas mesin Yamaha Touch milik tim Adimas Wijaya dari Semarang, Jateng  ini mirip Yamaha 12Z. Memang  dasar mesin kedua motor tersebut hampir podo wae. Spare part mesin pun sebagian bisa tukar pinjam. Tapi Touch yang ini ikut Sport 140 cc 2T TU. Mesin Touch aslinya juga tak punya sirip lantaran aslinya pakai radiator.

Sayang waktu sang mekanik Bima Aditya yang sejak lama tenar di arena road race sedang tidak ada di lokasi.  Maksudnya motor ini ketemu saat di Drag Bike Demak, Jateng pada 15 Februari lalu. Karena si Bima nggak ada  belum jelas maksud dan tujuan menggunakan blok dan head silinder 125Z.

Dikalikan mencari volume silinder masih jauh dari kelas yang diikuti. Yang ini hanya 128 cc lewat piston 125Z yang diover size 100. Dari segi kapasitas  akan ketahuan bila tulisan ini dibaca terus, bisa melawan atau tidak? Di Demak, Touch ini digeber Eko Chodox, Niko Sakaw dan Rully PM.    

Lawannya di Sport 140 diakui Maudy si pemilik motor larinya sudah kayak peluru yang rata-rata RX-Z yang standar saja 135 cc. Touch ini tergolong baru di arena drag bike. Di Demak ini pertama kali tampil. Masih banyak yang diriset  terutama pada area porting dan knalpot, “Diameter leher knalpot sekarang kurang gede, harus besar,” kata Maudy yang tak bisa menjelaskan lebih jauh soal tekniknya, karena yang membangun si Bima yang punya dana si Maudy.

Sistem pengapian dipercayakan pada satu set kelistrian YZ125. Memang pengapian ini mudah dan sederhana mengangkat rpm tinggi untuk mesin 2-tak. CCDI dan koil berkode 5MV dengan lambang Moric. Ya lumayan teriak-teriak mesinnya saat dihidupkan. Apalagi dalam keadaan diam, weeeeenggg….

Manajemen arus bahan bakar dikelola karbu Keihin PJ 38 Selenoid. Katanya sih, karbu ini belum sepenuhnya bekerja. Ya iyalah. Kapasitasnya masih 128 cc, sudah disuplai venturi  38 mm, kelebihan bengsing. Karbu ini berpasangan dengan reed valve V-Force3 untuk mengatup bahan bakar pada ruang crank-case. Pernah coba pakai V-Force4, namun teknologinya kelewat di atas belum ketemu untuk 201 meter.

Namanya masih riset yang dijajal tiga joki tadi, hanya bisa keempat di Demak. Itu pun Chodox yang melakukannya dengan time 7.834 detik. “Perpindahan gigi masih keras walaupun nggak sampai miss gear. Per kopling masih lembek. Power belum cukup untuk mengimbangi lawan di Sport  140 TU,” kata Chodox.

Yaaaah maklum riset terus dikejar. Catnya saja belum jadi, hehe. Iveri

BACA JUGA

Modifikasi Yamaha R15: Langganan Juara FUN Race Sentul 150 cc

Modifikasi Mio Bill Speed: Di Liaran Jagoan 54 Full Standar, Menang Terus 15 Partai!

Modifikasi Yamaha XS400 2015, Boxer Jadul Nggak Amburadul

Modifikasi Honda CS1 Pekalongan: Corak Airbrush Bertahan 7 Tahun

Modifikasi Jupiter Z Drag Bike; Kruk As Vega 8.1 Detik Di Bebek 130 cc 4T TU

BAGIKAN