nhk

Modifikasi Yamaha Vega Drag Bike; Bertarung Bebek 4-Tak 130 cc, Porting Biola 7.9 Detik

 

ManiakMotor – Diameter porting masuk (in) bervariasi yang terkecil 25 mm. Diameter ini sesudah arah masuk dari karbu 28 mm dan  sebelum diameter payung klep masuk yang 27 mm. Hasilnya, jalur kabut bahan bakar menuju ruang kepala silinder tersebut seperti biola. Besar, kecil dan besar lagi.

Desain itu menganut aliran cairan yang dipencet seperti selang. Coba saja sampeyan sendiri selaing air bila dipencet sebelum ujungnya akan kuat tembakkannya dan menyebar. Makanya  joki Alvan Chebonk pernah  7.9 detik sekian-sekian di Drag Bike Sragen, Jateng dengan Yamaha Vega Drag Bike ini. Banter, memang. Catatan itu sudah setara pemain papan atas di kelas ini.

Sayang, di Cimahi, Jabar lalu, walau podium kesatu dan kedua lewat Achong dan Bowo Samsonet,  catannya ‘hanya’ 8.3 detik. “Bobot Chebonk jauh lebih ringan dari Acong dan Bowo. Lagian dengan catatan segitu sudah tak ada yang melewati, akhirnya main aman saja,” alasan  Bendol, mekanik TRD VReinz TDC yang markasnya di Salatiga, Jateng.

Kapasitas Vega telah didongkrak sesuai kelas Bebek  130 cc Tune-Up 4-tak yang diikutinya. Katanya dengan bentuk biola, cadangan uap bahan bakar selalu tersedia. Ia tidak akan tumpah semuanya ke ruang bakar.    Begitu kira-kiranya para tunner yang selalu mencoba semua bentuk alur masuk dan buang pada korekan mereka. Nanti tunggu saja bentuk gitar Spanyol, lalu bentuk-bentuk lain dan tiba-tiba yang ‘nggak punya bentuk’ yang juara, hehe.

Yang jelas, prinsif bahan bakar harus sama tekanannya saat masuk dan buang. Maksudnya, porting buang juga harus punya bentuk yang sama. Ya, biola. Walau diameter porting buang selalu lebih kecil dari masuk. Yang ini terkecilnya 24 mm atau lebih kecil 1 mm dari in. Itu tadi untuk menjaga tersedianya kabut bensin di ruang bakar. Soal merek klep dan pendukungnya silakan tengok DATA MODIFIKASI.

Porting-porting ini dilayani kem atau noken-as yang berdurasi 275o.   Sampeyan tahulah durasinya waktu membukanya lebih banyak 500 dari standar. Kem kompetisi kata orang, walau kemnya digerinda sendiri benjol-benjolannya atau lobe. “Durasi ini masih bisa berubah, lantaran baru lalu saat diturunkan justru lebih rata powernya. Sayang, desain kemnya belum maksimal, masih harus diasah lagi,” tambah Bendol. 

Ya sudah, kebetulan memang akan disudahi ini tulisan dengan karbu PWK28 yang masih direamer. Walau tak dikasih tahu reamernya berapa, bisa ditebak yang paling tinggi dikikis 2 mm dan jadinya disebut PWK30 mm. Karbu ini bisa melayani porting model biola. Biolanya tinggal mengiringi alunan mesin yang blaaar, blaaar, blaaar… di trek lurus. Ghalib

BACA JUGA

Modifikasi Kawasaki Ninja 150 Drag Bike; 7.120 Detik Ninja Tune-Up, Blok Standar!

Modifikasi Honda Karisma 125 Drag Bike; Kombinasi Kem-Rasio 8,097 Detik, Bebek 4-Tak 130 cc Tune-Up!

Modifikasi Yamaha Crypton Drag Bike; 26,7 Dk Dapat 7,959 Detik Bebek 4-Tak 130 cc Tune-Up!

Modifikasi Kawasaki D-Tracker 2013, Kaki-Kaki Fungsi Dan Tampang

Modifikasi Yamaha Fino 2013; Modifnya Airbrush Saja, Kartun Pinokio

 

Data Modifikasi :

 

 

 

Motor

 

: Yamaha Vega

 

Kelas

 

: Bebek 4-Tak Tune Up s/d 130 cc

Pembalap

 

: Bowo, Achong, Saiman (samsonet family)

 

Best Time

 

: 8,345 detik

 

Perbandingan Kompresi

: 14,8:1

 

Volume Head (buret)

 

: 9 cc

 

Piston

 

: 55,25 mm

 

Timing Pengapian

 

: 8o

 

CDI

 

: Rextor Pro Drag

 

LSA

 

: 102

 

Durasi Kem

 

: 2750

 

Diameter Klep

 

: Honda Sonic (in 27 mm, ex 24 mm)

Per Klep

 

: Swedia

 

Karburator

 

: PWK 28

Selongsong Gas

 

: Daytona

 

Manifold

 

: TDR

 

Busi

 

: NGK Platinum

 

Kruk as

 

: Jepang

 

Pompa oli

 

: Standart Jupiter

 

Kopling

 

: Standart

 

Rasio

 

: (14/34), (16/28), (21/28), (23/26)

Sok depan

 

: Suzuki Satria FU

 

Sok belakang

 

: YSS

 

Rantai

 

: CMS

 

Bengkel

 

: TRD VReinz TDC

Mekanik

 

: Ari VReinz (Bendol)

 

No Hp

 

: 0857-4323-3617

 
         

 

 

 

BAGIKAN