nhk

MotGP Motegi 2016 Jelang: Lorenzo Nggak Harus Jatuh Bangun Kejar Rossi Di Klasemen

Jorge Lorenzo jelang GP Jepang 2016

ManiakMotor – Cita-cita Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha MotoGP) untuk melewati rekan setimnya, Valentino Rossi bisa saja tercapai. Caranya tentu bukan lewat jatuh dulu seperti warm up di Aragon yang diakui membuatnya kedua saat race. Kalau itu mah jatuh bangun… Asli, Lorenzo saat jatuh nalurinya baru terbuka untuk menentukan ban lomba.

Silsilah Lorenzo di Motegi memang terang. Empat tahun terakhir dia dua kali juara dan dua kali kedua. Berarti tahun ini punya peluang juga? “Seperti di Aragon saya harus jatuh dulu baru bisa menentukan ban pilihan untuk lomba. Ke Jepang tak harus seperti itu untuk mengejar 14 point dengan Valentino. Tapi ada hal negatif (jatuh) bisa jadi positif (podiumm),” kata Lorenzo yang bidikannya memang lebih realistis mengejar posisi kedua klasemen.

Makanya yang diburunya si Rossi yang menempati kedua. Di luar itu, Lorenzo punya ambisi tersendiri untuk mengalahkan rekan sesama penunggang M1 pabrikan tersebut. Kalau itu jangan ditanya deh. Keduanya terang-terangan ‘bermusuhan’ seperti terjadi di dua jumpa pers belakangan. Adu bacot itu selalu dimulai dari Lorenzo sendiri.  Juga masih ada sisa rentetan tahun lalu.

Iyalah,  ‘tuk menangkap pemimpin klasemen dipegang Marc Marquez sudah kejauhan. Saat ini Lorenzo sudah ketinggalan 66 angka. Udah dalem, lem, lem. “Tapi kalau untuk runer-up di klasemen, peluang masih sangat terbuka,” tambah Lorenzo.

Kemenangan Lorenzo dari Rossi di Aragon sepertinya didukung keberuntungan. Sebelumnya dia sudah ditinggalkan Rossi. Kamu tahu sendiri, Rossi mengalami ‘masalah’ pada kecepatannya. “Ooo bukan itu. Saya menemukan irama bermain di akhir-akhir lap. Saya bisa finish kedua dan sudah sangat dekat dengan yang juara,” tangkis Lorenzo.

Gitu loh. Jadi di Motegi tak perlu jatuh bangun kan. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016