nhk

Moto2 2013 Brno Ceko (Race): Doni Tata Dan Rafid Topan, Lebih Kencang Motor Dari Skill

 

ManiakMotor – Begini. Kelas yang tesedia di balap prototipe dan tertingginya MotoGP diikuti pembalap sesuai skill masing-masing. Sekarang bicara Moto2 yang diikuti pembalap Indonesia Rafid Topan dan Doni Tata. Macam para juara Moto2 di sirkuit Brno, Ceko, Minggu, 25 Agustus yang dimenangi Mika Khalio ini, kemampuan mereka yang di depan telah setara kecepatan dan tenaga mesin Honda 600 cc yang terpasang pada sasis Moto2.  

Bila sering juara alias sudah bisa mengontrol dan boleh memainkan motor itu sendiri, artinya keterampilan telah di atas spesifikasi Moto2. Contoh Marc Marquez tahun lalu, ia yang memainkan motornya. Lebih jelas lagi, Marquez yang membawa motor, bukan motor yang membawa dia. Ia  sudah di atas spesifikasi Moto2, makanya pas dengan spesifikasi MotoGP yang membuatnya segera berkibar 2013 di premier class.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Beda dengan pembalap Indonesia. Tenaga dan kecepatan Moto2 belum bisa mereka ikuti. Mereka yang dibawa motor. Bila motornya binal, mereka sulit  menundukkannya. Menjinakkan saja belum bisa, apalagi disuruh bertempur. Ya, saat ini harus puas belajar dari belakang. “Makanya itu butuh belajar. Target belajar ini sekitar 1 tahun baru bisa menyesuaikan. Itu pun target masuk 20 besar dan tergantung talenta,” jelas Bambang Gunardi yang membawa Rafid Topan ke Moto2.

Bedanya dengan pembalap Eropa sejak kecil telah bertingkat pembibitannya. Fasilitas tenaga motor pembibitan yang digunakan telah dihitung konversi sesuai umur. Namanya dikonversi itu sama dengan GP500 pindah ke 4-tak jadi 1.000 cc.

Ini diukur sesuai umur. Mulai dari mini bike yang 50 cc antara 6-9 tahun. Ini pun ada dua macam, boleh lewat road race dan silakan ke motocross dengan special engine. Asal tahu saja, motor-motor itu lebih besar tenaganya dari bebek atau 20 dk. Rpm-nya saja bisa 15.000.

Lalu 80 cc dari 11 sampai 13 tahun dan naik ke GP125 atau GP3 yang setara Moto3. Bagus di sana meningkat ke Eropa macan Red Bull Rookies Cup yang motor setara GP3, tapi atmosfer balapannya meningkat. Maksudnya tekanan mental mengelola lomba sudah berbeda, karena statusnya dari nasional, regional atau kawasan jadi internasional.  Nyampe ke lingkungan Moto2 dan Moto3 pun sudah tak gemetar dan minder.

Mudah-mudahan dengan Shell Advance Asia Talent Cup, semua itu teratasi. Sebab, pembalap Indonesia tak melewati bebek lagi. Di sana memakai motor setara GP3 atau Moto3. “Atmosfer lombanya pun sudah  prototipe. Kan jadi supporting race tiga kali MotoGP di Asia dan sekali SBK di India. Dua seri lainnya di Sentul dan Cina,” tambah Bambang yang ditugasi Dorna mengelola seri Sentul dan Cina pada Asia Talent itu.

Asia Talent persis Red Bull Cup. Ada 22 peserta akan diseleksi dari Asia. Umurnya dari 14 tahun sampai 20 tahun. Lebih dari itu dilarang. Juga penyesuian ke Moto3 dan Moto2 tidak akan memakan waktu lama. Mereka segera terbawa skill sesuai spesifikasi motor balapan prototipe. Karena membalap di tingkat tinggi dan otomatis nyali dan skill akan ikut kontestan lain macam  Jepang yang juga masuk di Asia Talent ini. Miolo 

 

BACA JUGA  

Hasil MotoGP Brno Ceko 2013, Semua Sesi & Kelas, 23 – 25 Agustus

Moto2 2013 Brno Ceko (Race):Kali Ini Punya Kallio, Doni Tata – Rafid Topan 20 Besar Loh

BAGIKAN