nhk

Moto2 2013 Tes Jerez: Dari Kualitas Sasis Saja, Topan & Doni Memang Tak Ngejar

 

ManiakMotor – Tes pra musim Moto2 di Sirkuit Jerez, Spanyol, masih berlanjut sampai Kamis (21/3). Pembalap Indonesia beda bendera, Rafid Topan Sucipto (QMMF Racing Team) dan Doni Tata Pradita (Federal Oil Gresini Moto2) tetap di belakang meski urutan itu tak selalu berarti lambat. Tetap ada progress.

Contohnya pada hari kedua sesi ke-3. Topan bikin waktu terbaik 1:46,638 dan Doni 1:46,649. Dengan waktu itu, Topan menempati urutan 27 tercepat dan Doni di urutan 28 dari 32 peserta. Padahal, waktu tempuh mereka sebenarnya lebih lambat dari sesi sebelumnya (1:46,283 dan 1:46,952).

Paparan fakta itu dimuat portal ini semata-mata agar sampeyan tak selalu terpaku pada peringkat dua jagoan balap nasional itu. Biarpun di urutan belakang, tapi jika lap time-nya meningkat, itu artinya ada perkembangan positif. Apalagi keduanya memang masih dalam taraf belajar.  “Yang penting pada fase ini adalah adaptasi dan feeling Doni terhadap motornya. Ini baru latihan. Catatan waktu yang ada hanyalah parameter set-up dengan kondisi lintasan dan gaya balapnya,”  bunyi pernyataan tim Federal Oil Gresini dalam website resminya sembari memampang besar foto-foto Doni.

Patron serupa berlaku buat Topan seperti sebelumnya dijabarkan sang manajer Dyan Dilato. Dan, satu hal lagi fakta yang ada Bro agar sampeyan lebih cermat memantau perkembangan Topan dan Doni di Moto2.  Dibandingkan para pembalap Eropa yang bejibun di kelas ini, Topan dan Doni bukan hanya kalah skill dan pengalaman. Dari segi pacuan pun memang kalah.

Mesin boleh semerek, sesama Honda 600 cc yang telah disegel dari pabriknya. Mesin ini dilarang dikorak-korek, seragam. Tapi sasis dan suspensi semua prototype. Nah di sektor itulah tim-tim elit bertarung dengan menghamburkan bayak dana riset dan pengembangan. Duit yang bercerita di sini. 

Itu faktanya. Tak sekalipun motor pengguna sasis Speed Up (seperti dipakai Topan) masuk 5 Besar dalam sesi ini. Terkecuali pada hari kedua saat Jerez disiram hujan lebat dan Topan di urutan ketiga. Pembalap pemilik waktu-waktu tercepat selalu didominasi pengguna rangka Kalex  dan Suter. 

Pol Espargaro, Scott Redding, Toni Elias ataupun Esteve Rabat, semuanya mengusung Kalex buatan Jerman. Pengguna Suter  buatan Swiss (yang dipakai Doni) yang bisa main di papan atas hanyalah  Nicolas Terol dan Jordi Torres.  Dari 32 kontestan, tercatat  12 pengguna Kalex,  8 Suter, 8 Speed Up,  2 Tech3, dan masing-maing satu Moriwaki dan Motobi.

Pembalap top Moto2 pemakai Speed Up yang made in Italy antara lain Alex de Angelis (San Marino), Simone Corse (Italia), Ricky Cardus (Spanyol) dan Anthony West (Australia). Lha, kalau mereka yang sudah tahunan di Moto2 dan bahkan pernah di MotoGP saja masih ngos-ngosan, bagaimana pula dengan Topan yang baru seumur jagung?

Jadi, apa pun yang dialami Topan – Doni dalam tes ini, tetap menarik menunggu kiprah mereka pada seri pembuka di GP Qatar, 7 April nanti. Terlebih karena  atmosfer balap dan latihan pasti sangat beda. Tantangan lain sekaligus pelajaran berbeda sudah menanti mereka. Makanya, jangan bosan menunggu aksi keduanya.

Halah sampai lupa bos! Oh iya, dalam sesi terakhir tes Jerez, Topan bikin waktu terbaik  1:46,523 (urutan 24) dan Doni 1:46,919 (urutan 25). Yah, begitulah, Topan dan Doni masih saing-saingan waktu di antara mereka. Andro

Berita Terkait

Hasil Latihan Tes Jerez Moto2 2013, Spanyol, 18 – 20 Maret 2013

Moto2 2013 Tes Jerez: Cuaca Berubah, Posisi Doni & Topan Balik Semula

Moto2 2013 Tes Jerez: Masih Hujan, Topan Bertahan di Urutan 3

Moto2 2013 Tes Jerez; Topan Ke-3, Modal Ke Depan Jika Hujan

Moto2 2013 Tes Jerez, Topan Ke-3 Dan Doni Ke-8, Lintasan Basah

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353