nhk

Moto2 2015 Jelang Aragon: 2016 Lowes Gabung ‘Tim Indonesia’, Kenapa Bukan Pembalap INA? Lebih Kena Tuh Promonya

ManiakMotor – Federal Oil Gresini Team adalah salah stau tim berpengaruh di kancah Moto2. Musim 2016 tim ini merekrut Sam Lowes sebagai rider dengan target juara dunia. Kenapa nggak pakai pembalap Indonesia ya?

Perusahaan Indonesia itu  memang menjadi tulang punggung keuangan tim sebagai sponsor utama. Kalau faktanya tak ada lagi pembalap Indonesia yang bisa dikatrol ke ajang dunia itu semenjak era Rafid Topan dan bahkan Doni Tata di tim itu sendiri, ya silakan tanya pada para pengurus balap motor Indonesia. Kenapa melempem? Kenapa kini lebih ngebet gelar balap MotoGP lagi ketimbang menyiapkan para pembalap potensialnya? Tau ah…gelap, banyak tanya kamu!

Kembali sajalah ke Lowes. Musim 2015 rider Inggris itu bertarung dalam tim Speed Up Racing dan menjadi pemakai sasis Speed Up terbaik. Ia satu-satunya yang bisa bersaing dengan pembalap papan atas para penunggang sasis Kalex. Pada klasemen sementara, Lowes berada di 5 Besar dengan 128 poin. Sebelas lawannya di grup 12 Besar semuanya pengguna sasis Kalex.

Musim 2016, rencananya tim Federal Oil Gresini akan pakai Kalex dan itu bikin Lowes tambah bergairah. “Kami punya kapasitas untuk bertarung berebut gelar. Saya akan kerja keras dan berharap bisa tinggalkan Moto2 tahun depan dengan posisi juara dunia sebelum naik ke MotoGP pada 2017,” tegas Lowes.

Ambisi sama diapungkan Patrick Adhiatmadja (CEO Federal Oil) dan Fausto Gresini selaku team owner. “Saya sambut kehadiran Sam Lowes dengan keyakinan tim ini akan jauh lebih baik musim depan. Juga terima kasih kepada Xavier Simeon yang dua tahun ini memperkuat tim. Sangat besar fans balapan ini di Indonesia dan kiprah tim banyak diminati. Saya harap antuasiasme mereka bisa kita bayar dengan prestasi 2016,” kata Patrick.

Om Petrick ini pasti lupa atau memang tidak tanya-tanya rating di tv dan media on-line di Indonesia.  Walau joki Indonesia nggak masuk papan atas, setidaknya saat mereka di sana penggemar Moto2 di Indonesia naik tajam. Tentu dengan angan-angan balapan di barisan belakan suatu ketika naik sesuai jam terbang di sana. Sayang, Petrick tak bisa mendesak soal itu ke Gresini, sehingga Doni ditendang dan digantikan Simeon.

Ya macam di bolalah, walau keok melulu tetap saja pasukan Indonesia dielukan. Apalagi suatu ketika lolos kualifikasi ke Piala Dunia. Nah seperti itulah joki di Indonesia di sana. Jualan oli sampeyan lebih kena sasarannya. Maaf bukannya mengajari, tapi terlihat langsung pada animo pembaca di kelas menengah ini.

Perhatikan ketika Topan dan Doni hilang dari Moto2, media di Indonesia juga ogah mengulas jalannya Moto2, ada pun ala kadar. Karena nggak ada pembaca di situ. Padahal kan tujuan Om Petrick agar jualannya makin dikenal di Indonesia, ya harus pakai pembalap Indonesia, dong. Kecuali, oli jualan Om Petrick dijual di Eropa, ya monggo-monggo saja pakai pembalap Eropa. Tul nggak Om? Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Kisah Sedih Marquez dan Pedrosa di Aragon

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Lorenzo Bangga Melawan Rossi, Hajar di Semua Tikungan

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Belum Saatnya Main Aman, Rossi Masih Harus Kalahkan Lorenzo

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Merasa Lebih Jago, Lorenzo Yakin Bisa Kalahkan Rossi

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Ampun di Aragon, Rossi Pantas Deg-Degan

 

 

BAGIKAN