nhk

Moto2 2016 : FIM Umumkan Penyebab Kematian Luis Salom, Tim Tuding Kondisi Trek

 

ManiakMotor – Federasi Sepedamotor Internasional (FIM) menyampaikan laporan hasil penyelidikan terhadap tewasnya Luis Salom di sirkuit de Catalunya, Spanyol. Pembalap asal Spanyol berusia 24 tahun yang turun di moto2 mengalami kecelakaan hebat di tikungan ke-12 saat latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Catalunya, 3 Juni lalu.

 Badan tertinggi olahraga sepedamotor dunia itu lantas membentuk tim penyelidik yang dikomandoi oleh Direktur Teknik dan Direktur Teknologi. setelah usai penyelidikan dihadapan ahli peradilan Angle Calzada Gomez dan ahli telemetri independen Lluis Lleonart Gomes, tim penyelidik melaporkan.

Disampaikan, bahwa kecelakaan tidak disebabkan adanya kelainan pada motor atau pada ban. Tim menyimpulkan, penyebab utama kecelakaan adalah pengereman di luar jalur dan sudut kedatangan. Meski, kemudian motor tergelincir dan menghantam dinding pembatas sampai menewaskan pembalap.

Jadi dari analisis awal, Gomez menyampaikan pada saat terjadi kecelakaan, kecepatan motor lebih lambat 4 km/jam dari pengukir waktu tercepat. Namun, pada saat melakukan pengereman, pembalap melakukannya 7 sampai 8 meter lebih dekat ke tikungan. Gomez juga mengkonfirmasi, di jalur lurus di antara dua tikungan, pembalap menutup gas.

Selain itu, Gomez memperkirakan bahwa pembalap sebelum celaka sempat menoleh ke belakang. Tatkala melihat kembali ke depan, posisi motor tidak pada jalur alias berubah posisi. Kondisi ini tentu berpengaruh pada kerja rem yang lebih tinggi seperti yang terbaca pada telemetri. Akibatnya, roda depan Luis kehilangnan traksi.

Pada bagian lain, tim SAG menuding adanya benjolan di tikungan ke-12 yang jadi penyebab kecelakaan. Tapi laporan data menunjukkan tidak ada bukti tentang hal itu. Rezki 

BACA JUGA 

Moto2 Catalunya 2016: Data Telemetri, Titik Pengereman Ditunda 9 Meter, Sebab Tewasnya Salom 

Moto2 Sachsenring 2016 Race: Zarco Juara, Honda Asia Keok, Alex Marquez Jatuh 

Moto2 Assen 2016 FP2: Luthi Yang Tercepat, Nakagami Kedua

BAGIKAN