nhk

Motocross 2016 Magelang (Kejurnas) Seri 2: MX2, Ancaman Rookies Vs Senior!

 

 


ManiakMotor –
Motocross atau mx yang bukan tipe motor. Tapi ini lomba bermotor pakai trail yang sebenarnya alias special engine. Dari pabrik mesin telah dicetak dengan porting dan komponen racing bersama rangka dan suspensi, juga kompetisi. Di Indonesia ada kejurnasnya untuk versi 250 cc 4T atau MX2 yang dibaca mx two.    

Sengaja pengantar seperti itu ditulis mengingat situasi kejurnas mx saat ini, ya seperti sekarang ini, karena memang tak bisa disalahkan. Kejurnas hanya dipegang promotor daerah atau diserahkan ke pengvrop IMI masing-masing. Misalnya sempat dibatalkan status kejurnasnya di Pati, Jateng pada 3 April lalu di Jateng.

Tapi Jateng kembali berkesempatan menggelar Kejurnas Motocross (seri 2). Kali ini digelar di sirkuit Sempu, Secang, Magelang, Jateng (30/4-1/5). Adalah KMF (Kencang Motor Family) promotor yang dipercaya menggarap. “Kondisi trek yang jadi pemicu, ‘kisruh’ di Pati lalu jadi konsen promotor kali ini,” terang Arief ‘MBG’ Budi, salah satu juri lomba dari PP IMI yang menilai sirkuit kali ini layak.

Dengan panjang lintasan 1,2 km, itu sudah minimum panjang aturan untuk motocross. Lebar lintasan 5-8 meter dan dengan berm yang teratur sudah okelah memenuhi standart kejurnas. Masih syukur ada yang mau jadi promotor, hehe. Itu artinya status kejurnas tetap lanjut dan sudah memulai sesi kualifikasi. Memang sih, masih ada keluhan menyoal kondisi paddock yang becek, juga soal penempatannya yang justru jauh dari garis start. Itu tadi, masih syukur ada yang mau bikin.

Nama-nama beken di MX2 muncul macam Andre Sondakh, Agi Agasi,  Farhan Hendro, dan Ivan Harry. Masih ada satu nama lagi yakni Aldi Lazaronni, tapi dari kabar yang terpantau, adik kandung Irwan Adriansyah-Hendriansyah itu memilih absen dari Kejurnas MX tahun ini. Tapi bukan berarti di salah satu kelas utama ini kehilangan greget. Justru yang ditunggu adalah kiprah rookies seperti Josua Pattipi dan Delvintor Alfarizi. Keduanya memang pendatang baru di kelas MX2 tahun ini.

Khusus Josua, crosser asal Papua itu tahun lalu juara nasional MX2 Junior. So, menarik ditunggu pertarungan Yosua melawan seniornya. Hasil kualifikasi Yosua ada posisi ke-3 dibawa Andree Sondakh (DRF Pertamina Dunlop NSO Husqvarna)  dan Agi Agasi (KTM Dunlop Deus JKAT Onu Timur Agassi).  Keunggulan stamina rookies akan diuji dengan mental senior yang lebih pengalaman.

Siapa lagi unggul? Pastinya, spek pacuan yang diadu memang imbang. Namanya juga special engine dari pabriknya. “Tak semudah itu, best time aja masih terpaut 4 detik juga best speed. Berusaha konsisten saja pada racing line, tanpa itu stamina akan cepat terkuras,” komentar Andre Sondakh yang asli Manado dan juara nasional MX2 tahun lalu. Tuh kan! Ardel      

BAGIKAN