nhk

Motocross 2017 Purbalingga (Seri 4), MX2 Yosua Membalas, Ortunya Protes Keras!

Yosua In Action di Purbalingga-1a
Yosua di Purbalingga

 

ManiakMotor – Yosua Pattipi  dari tim Emana Ipone Cargloss Dunlop MSD WAR MX berhasil memenuhi ambisinya. Ditulisan sebelumnya, krosser asal Papua itu bertekad meraih podium pertama di putaran ke-4 kejurnas motocross di Sirkuit Karang Sentul, Purbalingga, Jateng (21/5-2017).

    Arief MBG

Coba klik ini dulu sebelum membaca selanjutnya. Sebab di sana sudah dijelaskan sejelasnya. Chua – begitu sapaan akrabnya – bisa meninggalkan jauh para rival di moto 1. Tapi sayang kemenangan pemilik nomor start 28 ini justru berakhir dengan kekecewaan. Apa pasal?

Ternyata Chua menyangkan molornya jadwal yang berujung moto 2 batal dimainkan. Yosua merasa dalam performa terbaik dalam upaya mengejar defisit point lantaran absen di dua seri yakni Yogya dan Solo. “Kami dirugikan. Ada kecurangan terjadi di seri 4 dengan permainan waktu. Ini katanya juri dan pimpinan lomba baru ikut ujian super lisensi. Kok seperti ini?” protes Imaneul Pattipi, ayahnda Yosua dalam pesan singkatnya. Lantas bagaimana penjelasan pihak IMI?

Batalnya moto2  Arief Budi akrab disapa Arief MBG selaku juri punya jawaban. Katanya, cuaca sudah mulai redup (baca: berbahaya) dan waktu sudah menuju adzan magrib, maka moto2 ditiadakan. ”Ada 2 kali perbaikan sirkuit sudah terpangkas waktu 1 jam. MX2 novice dimainkan di hari Minggu. Novice bukan kelas kejurnas, kenapa MX2 dikorbankan!” lanjut Imel-sapaan akrab ayahnda Chua.

“MX2 novice yang dijadwalkan main Sabtu diubah ke Minggu. Itu karena Sabtu ada force majeur debu, sehingga sebagian race dan qtt dipindah ke Minggu. Tentu kita tetap utamakan yang kelas kejurnas kecil dulu supaya sirkuit tidak rusak,” jelas Arief MBG.

Hal ini jadi dilema, beda cerita bila di road race, atas pertimbangan cuaca kelas puncak seperti MP1 dan MP2 bisa saja dimainkan lebih awal. “Ini bukan sekedar masalah point. Tapi persoalan waktu byang tidak bisa diatur baik agar MX2 kejurnas tidak dirugikan,” tegas Imel yang memang menagkap ada kesan dipaksakan oleh promotor untuk seri ini.

Komentar serupa diungkapkan Kiki selaku manager tim Bonaharto Dumasari MX Team, “Jadwal hari Minggu terlau padat. Kalo ngomong kecewa sih jelas kecewa. Kita datang ke kejurnas untuk kumpulkan poin penuh 2 moto. Tapi kita juga harus legowo karena kondisi memang tidak memungkinkan untuk di lepas start,” komentar.

Ya, semoga IMI juga legowo menerima kritik ini. Ardel

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Motocross Seri-4 Purbalingga, Jateng 20-21 Mei 2017

 

 

BAGIKAN