nhk

Motocross 2017 Yogyakarta: Dheyo Wahyu, ‘The Flying Big Boy’ From Ngayogyakarta!

dheyo, MX, Batam

ManiakMotor – Pertarungan di kelas SE 65 cc (tahun ini statusnya naik jadi kejurnas), munculkan Dheyo Wahyu yang perkasa di moto 1 dan moto 2. Crosser cilik kelahiran Batam 1 Juni 2005 itu tak terbendung lajunya di Sirkuit Tambakrejo, Sleman, Yogyakarta (12/3) kemarin.  Pada seri perdana Kejurnas Motocross itu, anak asuh Irwan Adriansyah itu membuka asa untuk meraih gelar juara nasional di tahun ini.

“Dia punya motivasi lebih tahun ini. Tahun lalu, nggak bisa ikut banyak seri lantaran cidera patah tangan kanan. Awal yang bagus untuk memburu gelar juara nasional. Kami selaku orang tua siap support total, tinggal kemauan dan kerja keras anak,” bilang Yoyok Wahyu Maniadi, ayah Dheyo yang selalu setia menemani.

Dheyo akan menimba ilmu ke luar negeri

Secara khusus Irwan Ardiansyah mentor di Irwan Adriansyah Motocross Academy menilai Dheyo bagus. “Sudah lebih matang di kelasnya dan pengalaman sekali dalam menyikapi balap, tapi sayang posturnya gemuk,” ujar juara nasinal tujuh kali berturut-turut itu.

Itulah yang unik dari pemegang gelar juara Indonesia 50 cc 2013 dan juara Indonesia 65 Novice 2015 itu. Portal ini kasih julukan ‘The Flying Big Boy’. Hehe… dengan berat badan 43,8 Kg dan tinggi badan 145 cm tetap lincah dan bisa atasi rival-rivalnya antara lain Sheva, Arsenio, Darish, dan Kadek Oca. ”Ini lagi ikut program diet. Awalnya malah 49 Kg, sekarang sudah lumyan turun. Targetnya harus turun samapai 40 Kg,” ujar Yoyok yang sudah punya planning khusus bagi Dheyo jika berhasil kunci juara nasional 65 cc tahun ini.

Seperti juga Sheva Anella Ardiansyah, putri Irwan Adrinasyah, Dheyo juga berencana menimba ilmu di Amerika. “Programnya begitu untuk persiapan naik kelas 85 cc. Terpenting dia bisa buktikan dengan konsep disiplin dan fokus ketika bertanding dan sportif,” tegas Yoyok.

Ayo Dheyo!! Ardel 

BAGIKAN