nhk

MotoE 2019: Aki 100 Kg Hanya Sanggup Lima Lap, Disedot Dinamo Dan Bobot

Aki MotoE

ManiakMotor – Aki atau energi yang melayani kelistrikan motor balap elektrik yang disebut MotoE, konsumsinya besar. Itu semua disedot penggunaan dinamo motor yang bertenaga luar biasa. Di saat sama juga dimakan bobot MotoE.

Begitu yang diulas soal balapan motor elektrik yang jadi supporting race MotoGP, Moto2, dan Moto3 pada 2019. Balapan ini disebut FIM Enel MotoE World Cup, “Jumlah lap tak bisa lebih dari 6 tersebut, untuk memberikan kesataraan setiap motor sama kekuatan baterei-nya,” kata Danny Aldridge, Direktur Teknis MotoGP.

Bradley Smith tercepat saat test MotoE di Jerez

Maksudanya dengan jumlah lap segitu, daya aki memutar dinamo akan sama dari awal sampai akhir lap. Di atas lap yang ditentukan tadi, kecepatan motor akan jauh menurun. Itu akan sulit mengukurnya.

Sedangkan penggunaan energinya lebih besar melayani tenaga MotoE yang 108 hp dengan torsi 200 Nm. “Termasuk bobot yang mencapai 260 kg, karena berat aki sendiri sudah 100 kg,” tambah Danny sembari mengingatkan soal ini terus dikembangkan oleh Enel X, maka 2020 jumlah lap bisa dinaikan.

Saat ini setelah pengujian pada November 2018 lalu di Jerez, kekuatan MotoE mirip dengan Moto3. Itu berdasarkan catatan waktu yang mirip-mirip dengan Moto3. Yang tercepat di MotoE adalah 1:50,265 yang dicetak Bradley Smith. MM

BAGIKAN