nhk

MotoGP 1000cc Tetap Mahal


ManiakMotor – Murah dan peserta akan banyak. Itu pikiran awal Dorna dan FIM rombak aturan  volume silinder MotoGP 2012. Ya, dikit dikait-kait, bukan pake pengait, tapi benang merah antara harian dan kempetisi. Diulur benangnya, ada sambungan dengan bisnis para pabrikan kaya yang bermain di MotoGP.

 

Dipililah 1.000 cc sembari melarang bahan paling ringan seperti titanium dan semacamnya. Bobot ditambah. Mesin otomatis terbatasi, rpm tidak setinggi yang lalu-lalu. Sparepart pasti awet.  “Tim-tim superbike, ayo ikut. Pabrikan boleh pinjamkan motornya pada tim satelit. Kan lebih murah,” kait CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, bos promotor MotoGP. Dia bicara berulang-ulang termasuk pada asosiasi pabarikan peserta MotoGP atau MSMA (Motorcyle Sport Manufacturers Associations).

Low cost, kira-kira begitu penurunan speksifikasi MotoGP. Tim-tim baru dipancing, tim lumutan di MotoGP rela ikut aturan.“Dorna mulai khawatir dengan permainan kamera mereka yang mulai gak mempan. Mereka  mengakali, agar permirsa tegang. Maka muncul ide 1,000 cc ini,” sebut Bambang Gunardi, satu-satunya orang Asia yang jadi juri MotoGP yang dari namanya pasti orang Indonesia.

Presiden Asosiasi Team Motorsport (RTA), Herve Poncharal, meragukan. “Semua sirkuit disinggahi MotoGP didesain modern, tetapi dalam empat seri ini kebanyak balap sendiri-sendiri. Hanya tim besar yang di depan,” beber Poncharal dengan bahasanya.  

Sini telingamu! Pendaftar tetap sanksi, bahwa MotoGP murah 2012? Lihat sekarang dalam perjalanan seri-seri lalu. Jangankan tim CRT (Claiming Rule Teams) yang disebut tim murah itu. Tim satelit yang lumayan motor dan dananya hanya bisa membayangi.   

Bahwa, 1.000 cc digeser lebih dekat dengan bisnis roda dua para pabrikan panatik MotoGP, iya. Kapasitas ini identik dengan moge  jalanan  di Eropa dan Amerika. Bukan motor khayalan. Kendati, Yamaha dan Honda nyatanya malah didukung bebek. Percaya deh, Satu Hati di motor Casey dan Semakin Di Depan di Jorge Lorenzo, semata uang penjualan bebek. Kedua pabrikan ini tahun ini saja masing-masing golontorkan Rp 2 triliun lebih. Bandingkan dengan CRT, untuk beli bensin saja mereka disubsidi panitia.

“Murah silakan. Tapi tidak boleh mengekang. Walau MotoGP prototype, dari sinilah laboratorium teknologi untuk motor harian,” komentar wakil presiden eksekutif HRC, Shuhei Nakamoto. Kecuali Honda bebek ya, pak? Itu bebek dari tahuan 70-an sampai sekarag masih begitu-begitu saja, pak.

Yang jelas, itu usaha memperpanjang nafas bisnis Dorna, agar MotoGP laku di semua negara. Apa jadinya, kalau peserta MotoGP terus merosot.  Ujungnya, anak dan istri beserta sodaranya  Ezpeleta akan hidup melarat. Mana mau mereka tiba-tiba makan di warteg. Wkwkwkwk…Semurah-murahnya, tidak ada balap murah. Biaya tetap diperhitungkan. Tetapi, bisa sangat murah akan mustahil,” jawab Masahiko Nakajima, manajer R&D motorsport Yamaha saat pertemua MSMA. Don Miolo

BERITA TERKAIT:
Titanium Bikin Mahal MotoGP
Catatan MotoGP, Harga Diri Rossi Dicolek..!
MotoGP Yang Murah, Lu Lagi Lu lagi
Mentri Dan Walikota Dukung MotoGP
The Doctor Terpaksa Mencontek

 

 














BAGIKAN