nhk

MotoGP 2013 Analisa Gigi Rendah & Sasis Yamaha M1, Rossi Harus Pakai Di Catalunya

 

ManiakMotor – Tulisan analisa. Ada sih terjemahan sikit-sikit dari omongan Jorge Lorenzo pada Yamaha M1 menghadapi ronde 6 MotoGP 2013. Pembalap Yamaha Factory Racing (YFR) itu, masih bicara  gigi rendah pada M1-nya di sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, untuk menghadapo lomba 16 Juni, minggu ini.

Catalunya memang masih lebih lambat dari Mugello di Italia, tapi tetap golongan sirkuit cepat dengan 13 tikungannya dan panjang 4.727 meter. Di sirkuit cepat, efek ‘manisnya’ SSG (Seamless Shift Gearbox) pada RC213V bisa dibikin ‘tawar’ oleh M1. Buktinya di Mugello, Lorenzo laju. “Catalunya adalah sirkuit sedikit lebih lambat dari Mugello. Beberapa bagian cocok dengan M1. Semoga motor bisa bekerja lebih baik, terutama pada gigi rendah,” jelas Lorenzo yang juga bicara perubahan suhu.    

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Gigi rendah itu yang ditekankan, kurang cocok. Sebab, Lorenzo masih bersyukur, karena di semua tikungan Catalunya, tidak menemukan penggunaan gigi pertama. Amin, hehe. Gigi pertama ini jadi hambatan karena tarikannya saking kuat. Motor dari pelan dipaksa segera cepat. Saat ganti gigi, perpindahannya kurang mulus, terjadi loncatan percepatan. 

Bisa jadi, Lorenzo masih membandingkan girboksnya dengan kelebihan SSG C213V milik Repsol Honda Team yang dikebut Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Karena di Catalunya tanpa gigi pertama, ia agak plong. Kerja kerasnya berkurang mengimbangi halusnya gigi. Sedang gigi 2 sudah ada dibayangannya sanggup ia tanggulangi dengan gaya balapnya. Ya, kira-kira begitu bro, namanya juga analisa. 

Bila tikungannya banyak meluncur seperti Mugello, perpindahan gigi selanjutnya lebih lancar (close). Walau itu tidak selancar SSG yang punya teleransi nol (tanpa jeda) dari pergerakan garpu pemindah giginya. Paling tidak, gejala roda terangkat-angakat pada MI1 yang biasanya mengkorting catatan waktu rata-rata boleh dkurangi.

Di Catalunya cuma R5 dan R10 yang memaksa motor harus lebih pelan dan menggunakan gigi rendah. Tikungan terakhir menuju trek lurus pun, kira-kira tidak seruwet Le Mans dan Mugello. Di tikungan itu, motor telah berhasil menggelinding pakai gigi menengah. Entah gigi berapa di situ, maaf penulis belum dapat datanya.

Yang pasti, itu menuju trek lurus yang pajangnya 1 km. M1 dan RC213V bisa seimbang di ujung lurus tersebut. Itu bedanya bila tikungan terakhir diawali gigi sangat rendah yang jadi  santapan RC213V. Makanya tikungan (R$13) ini salah satu yang diragukan Pedrosa, selanjutnya ada tulisan lain soal motor Pedrosa mengenai keraguannya pada tikungan-tikungan tertentu.

Lorenzo ingin seperti set-up macam Mugello. Bila begitu, masalah sasis baru pada M1-nya sudah tak masalah. Sasis ini yang membawa Lorenzo jaya di Mugello. Di sana, walau ia bukan fastest lap, kecepatannya konstan sejak start sampai finish. Sasis berhasil diperbaiki  para insiyur YFR sesuai janji mereka sejak berantakan di Le Mans, bukan girboks karena masih ada ragu pada gigi rendah, tadi.

Pada dasarnya, Lorenzo masih hitung-hitungan dengan karakter sirkuit. Mungkin girboks – itu hanya mungkin – bukan kalah mesin dan kalah skill. Juga dari intisari Mugello, sasis baru yang ditolak Valentino Rossi saat test di Jerez, harus dipertimbangkan ulang oleh The Doctor.  “Ooo, di Catalunya saya akan berusaha sejak latihan untuk mencapai start di front row. Apa pun caranya saya harus tampil baik,”  kata Rossi tanpa menyinggung soal teknis motornya.

Termasuk dengan cara pakai sasis baru? Ah, belum dijawab, nanti saja kali. Miolo

BACA JUGA

MotoGP 2013 Catalunya Spanyol (Jelang); Analisa Tikungan Panjang Honda RC213V Dan Yamaha M1

MotoGP 2013 Jelang Spanyol: Manisnya Ducati di Catalunya, Tapi 10 Tahun Lalu

MotoGP 2013: Valentino Rossi Mengundurkan Diri, Crutchlow Naik Pangkat?

MotoGP 2013 Catalunya: Ogah Ikut Seremonial, Lorenzo Bidik Menang Lagi

MotoGP & Moto2 2013 Catalunya: Geliat Inggris di Tanah Matador

MotoGP Catalunya 2013 (Jelang): Ada Potensi Ledakan di Kubu Honda

BAGIKAN