nhk

MotoGP 2013: Andai Crutchlow ke Ducati, Mantaplah Itu

ManiakMotor – Kondisi terkini hanya ada tiga pembalap MotoGP yang karakternya bisa membawa Ducati. Dua lainnya sulit, karena diikat Honda. Tinggal ada satu yang punya nyali, punya tipikal pengereman deras dan membuka gas keras, agar roda belakang ikut moncong Ducati sebagai kelemahan understeering selama ini. Siapa dia?

Seperti sebelumnya, kunci masih di tangan Cal Crutchlow. Begitu rider Yamaha Tech3 itu tentukan pilihan, formasi inti pada tim lainnya juga turut berkepastian. Crutchlow sendiri bilang punya lima pilihan, gila ndak tuh! Selain bertahan di Yamaha, ia juga ditaksir oleh LCR Honda dan Ducati, plus dua tim lain luar MotoGP yang ia tak mau sebut.

Dari analisa sementara, sepertinya terlalu berat persyaratan Crutchlow agar bertahan di Tech3. Selain peningkatan gaji, ia juga minta pacuan setara dengan milik tim pabrikan. Logikanya, hal sama ia tuntut di LCR Honda. Jadi, hanya Ducati yang bisa memenuhi maunya Crutchlow: gaji gede dengan pacuan pabrikan. Itu pun disebut bos Yamaha Tech3 Herve Poncharal.

“Dari dulu ia ingin memacu motor pabrikan. Peluangnya memang terbuka bersatu lagi dengan Andrea (Dovizioso) di Ducati,” ujar Poncharal yang sesungguhnya ingin mempertahankan Crutchlow, namun sangat bergantung pula pada maunya Yamaha dan Monster selaku sponsor.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Ya, Ducati memang pelabuhan terdekat yang akan dituju Crutchlow. Tim ini sudah memastikan satu kursi kososng 2014 karena tak perpajang kontrak Nicky Hayden. Pertanyaannya, cocokkah Crutchlow mainkan Desmosedici?

Dalam sebuah poling, sebagian besar penggemar rider Inggris itu memang bilang tak rela jagoannya ke Ducati. Alasannya pacuan Italia itu tak bakal kompetitif dibandingkan Yamaha dan Honda pada musim 2014. Tapi, dari aspek berbeda, terbuka peluang Ducati semakin kompetitif dengan masuknya Crutchlow. Usia pada masa emas, punya skill mumpuni, dan paling penting nyali di atas rata-rata untuk membawa Ducati.

Karakter balapnya cenderung liar dan kasar yang sebenarnya pas untuk Ducati yang juga liar. Mirip yang dilakukan Casey Stoner yang jaya dengan Ducati dan juara 2007. Motor ini hanya bisa dikendalikan oleh orang-orang bernyali besar dan memperlakukannya dengan liar di lintasan.

Gaya balap macam itu sekarang terlihat pada diri Crutchlow dan Marc Marquez. Tapi, mana mungkinlah Marquez yang dibidik Ducati. Pilihan ya Crutchlow doang. Stoner? Ah belum tahu, sebab saat ini sudah dipagari Honda dengan penawaran test di Motegi, Jepang.

Crutchlow berpotensi menggeber Desmo dengan gaya dan cara Stoner. Dengan begitu para insinyur Ducati akan dapat data lebih maksimal dari lintasan dan tentunya lebih  mudah dalam proses pengembangan. Ilmu kira-kiranya, ya seperti itulah. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Nongolnya Stoner Makin Misterius, Paruh Musim

MotoGP 2013: Regulasi Baru 2014 Ditetapkan, Suzuki Masih Puyeng

MotoGP 2013 Strategi Paruh Musim; M1 Kejar Trek Pendek, RC213V Uber Trek Panjang

MotoGP 2013: Aprilia Digoda Jadi Tim Pabrikan 2014

BAGIKAN