nhk

MotoGP 2013: Bradl & Crutchlow Goyang Bursa Transfer 2014

 

ManiakMotor – Silly Season sedang berlangsung di kancah MotoGP, hampir sebulan sampai seri Indianapolis pertengahan Agustus nanti. Inilah saat untuk utak-atik formasi pembalap musim depan sebagaimana tradisi di kancah balap dunia setara MotoGP.

Cal Crutchlow masih figur paling hot dan paling menentukan dalam bursa musim depan. Macam main domino, keputusannya akan langsung punya efek buat para pembalap lainnya. Termasuk Stefan Bradl yang baru saja bikin gebrakan bersejarah di Laguna Seca. Tampil sebagai pole sitter perdana di MotoGP, ia pun akhirnya sukses finish runner-up di bawah Marc Marquez. Itu podium perdana Bradl yang pastinya jadi modal penting bernegoisasi soal kursi 2014.

Mengilap prestasinya sejak seri GP Belanda lalu membuat Bradl menjadi salah satu komoditi menarik di bursa saat ini. Keterkaitannya sangat erat dengan Crutchlow. Maksudnya, nasib Bradl sepertinya akan jelas jika posisi Crutchlow sudah jelas pula.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Bradl ingin menjalani musim ketiganya di tim satelit LCR Honda, begitu pun Lucio Cecchinello selaku pemilik tim. Tapi, gonjang-ganjing bursa saat ini masih belum jelas juntrungannya dan banyak kemungkinan bisa terjadi. Termasuk isu kalau Honda pun kepincut kepada Crutchlow, begitu pula ketertarikan Ducati kepada Bradl.

Ia maklum saja kalau Honda punya keinginan menarik Crutchlow karena performa pesaingnya sesama tim satelit itu memang tengah kinclong. “Cal sedang bagus-bagusnya, wajar kalau banyak yang tertarik, termasuk Honda yang memang selalu inginkan pembalap terbaik. Tapi, saya pun tengah bermain bagus, jauh lebih bagus dari rider satelit lainnya,” tukas putra Helmut Bradl, eks pembalap Jerman di GP 250cc itu.

Meski begitu, Bradl coba santai saja sebagaimana diperlihatkan Crutchlow. Biarkan para manajer yang mengurusnya, sementara ia menikmati saja hasil balap terbaiknya di Laguna Seca. “Itu balapan paling berat dan panjang saya alami. Podium pertama memang selalu jadi yang paling susah diraih, seterusnya saya harap lebih mudah,” terang juara dunia Moto2 2011 itu yang memimpin balapan sepanjang 18 laps sebelum ditelikung Marc Marquez dalam 14 lap sisanya sampai mereka sentuh garis finish.

“Ketika membututinya, saya bisa lihat sangat jelas kalau motor Marc sangat stabil di tikungan. Cengkeraman roda lebih bagus. Saya tak bisa kejar dan akhirnya bertahan saja untuk posisi nomor dua,” tambahnya tanpa perlu menjelaskan kenapa pacuan Marquez lebih mantap darinya meski sama-sama berlabel RC2013V. Sampeyan juga tau toh bedanya! Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Doohan Dukung Stoner Balik ke MotoGP

MotoGP 2013: Rossi Yakin Marquez Bisa Lebih Hebat Darinya

MotoGP 2013: Stoner Balik ke Honda, Geber RC213V di Brno

MotoGP 2013 Laguna Seca (Race): Lorenzo – Pedrosa Istirahat Total, Bersiap Kejar Marquez

MotoGP 2013 Laguna Seca (Race): Insiden Corkscrew, Rossi Sindir Bos Honda

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353