nhk

MotoGP 2013: Ducati Lama Vs Baru, Sama-Sama (Tak) Mantap

 

ManiakMotor – Untuk moge harian Ducati semua type pasti mantap,Coy! Tapi, di medan laga MotoGP lain cerita. Andrea Covizioso dan Nicky Hayden masih ngeluh tuh.

Sudah beberapa bulan ini Ducati Corse sibuk menyiapkan Desmosedici generasi terbaru. Test rider Michele Pirro sudah mencobanya berulangkali, di beberapa model sirkuit. Pirro bilang itu motor mantap. Untuk meyakinkan lagi dipanggilah Max Biaggi, sekadar bilang matap.

Tapi, joki asli tim pabrikan Italia itu, Dovi dan Hayden, malah bilang sebaliknya. Tak mantap-mantap amat. Dalam beberapa bagian malah lebih mantap Desmo13 alias pacuan sekarang. Nah lho, padahal yang lama pun dinilai belum oke, makanya Dovi dan Hayden sering minta pengembangan.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Kedua rider senior eks Repsol Honda itu menguji ulang Desmo laboratorium dalam tes khusus di Barcelona lalu setelah tes sebelumnya di Mugello. Kini Hayden dan Dovi punya banyak waktu untuk membandingkanya. Hayden, misalnya, melahap trek Catalunya 73 laps dalam sehari dan Dovi 56 kali, Total 120 laps untuk menguji Desmo baru. Kalau diukur per meter,  129 laps itu setara  610 km. Kalau tak yakin, kalikan saja 129 dengan panjang lintasan yang 4.727 meter alias 4,727 km.

Hasil tes itu memang sih Hayden cetak waktu tercepat kedua di bawah Jorge Lorenzo (Yamaha). Tapi, ia menegaskan itu bukan hal bagus. Dengan pacuan Desmo standar ia justru merasa lebih nyaman untuk banyak lap.

“Kami menguji motor baru yang ini lebih komplet dan benar-benar baru. Sayangnya, saya tak temukan kelebihan motor ini dibandingkan versi lama. Kami inginkan pengembangan untuk mengejar motor pebalap tim lain, tapi itu tak bisa saya harapkan,” kata Hayden mengomentari Desmo uji coba yang mengusung mesin, sasis, dan peranti elektronik baru keluar dari pabrik.

Hal sama dinyanyikan Dovi dengan nada lebih tinggi. “Ducati perlu peningkatan di semua hal. Ada hal kecil, ada yang besar. Jika semuanya dibenahi, kami bisa sedetik lebih cepat dalam satu lap,” tandas Dovi. Tuh, sampeyan perhatikan, untuk nambah satu detik kecepatan saja rumitnya minta ampun.

Dovi pun bingung untuk menentukan pacuan versi mana yang bakal ia genjotdi Assen, Belanda, nanti. Sepertinya ada rencana menurunkan versi uji coba di GP Belanda itu untuk melihat performa maksimalnya di tangan para pembalap regular. “Itu bukan persoalan besar, tapi kami harus segera menentukan mana yang akan dibawa. Hanya sedikt sekai perbedaan pada motor baru, dan jelas itu tak cukup,” tambahnya.

Intinya, Ducati dengan manajemen barunya memang harus ambil langkah revolusioner untuk membawa kejayaan pabrikan Italia itu seperti masa Casey Stoner di sana. Tak bisa dengan cara evolusi dan terkesan dicil-cicil seperti sekarang. Bukankah begitu, Mas Dovi dan Bang Hayden? Andro

Berita Terkait

MotoGP 2103 Aragon (Tes): Dominan Hitam, Honda Luncurkan Pacuan 2014

MotoGP 2013: Soal Rossi Pensiun, ‘Ayah’ Serahkan Pada Waktu

MotoGP 2013 Tes Catalunya: Suzuki Punya Potensi, Terganjal Regulasi 2014

 

 

 

BAGIKAN