nhk

MotoGP 2013; Ducati Mengaku Kencang Sebenarnya Pelan, Filippo Preziosi Out

 

ManiakMotor – Sasis baru Ducati yang diminta Andrea Dovizioso tujuannya agar Desmosedici cepat menengok di semua tikungan. Maklum, Valentino Rossi selama di Dacati juga mengeluh understeering ini, pawang MotoGP sekaliber Jeremy Burgess tak mampu mengobatinya. Ini kembali ditemukan Dovi yang mengaku lebih baik mengganti total proyek Desmosedici.

Saat testing di Sepang baru lalu, sasis itu dianggap membaik oleh dua pembalapnya, Dovi dan Nicky Hayden. Kata keduanya, ada perbaikan dibanding latihan pertama di sirkuit yang sama. Karena sebelumnya para tester juga menguji sasis tersebut di Jerez, Spanyol, sebelum ke Sepang. “Catatan 2:01.650 cukup bagus. Itu lebih cepat 1.3 detik dari test pertama. Kami senang pada perubahan itu,” kata Dovi dan Hayden sembari senyum-snyum penuh arti usai latihan resmi di Sepang lalu.

Mungkin arti seyuman itu, bila diukur rata-rata sama sekali tak ada perubahan. Malah menurun dibanding tahun lalu, iya. Coba klik ulang hasil  QTT Hayden dan Rossi di sirkuit Sepang saat ronde 16 MotoGP. Di situ Hayden mecetak 2:01.526.  Ada selisih 0.126 detik. Padahal, di sesi latihan pra musim ini semua settingan dengan waktu yang panjang sudah dicoba. Toh, masih saja melampui catatan resmi di Sepang. Tetapi berita di media, solah-olah Ducati membaik, karena konvarasinya dengan testing pertama, awal Februari lalu.

Bisa jadi, dengan keadaan tanpa perubahan, baru-baru ini diumumkan manajemen baru Ducati, bahwa Filippo Preziosi telah mengundurkan diri sebagai General Manager Tim Ducati MotoGP. Alasan pria berumur 45 tahun yang 19 tahun mengabdi di Ducati adalah kesehatan. Itu alasan tepat, ketimbang akan disingkirkan sendiri dari keadaan Ducati yang di testing di Sepang di bawah tim satelit Honda dan Yamaha.

Pelajaran buat para kru Ducati selanjunya adalah karakter Ducati, hanya gaya ‘berangasan’ Casey Stoner yang mampu membawanya. Sudah berganti-ganti joki yang dibayar, mereka tak pernah mengeluh soal power. Tetapi persoalan pada bodi, sasis dan suspensi yang tidak satu tujuan dengan engine. Seharusnya mereka mengincar Marc Marquez yang gayanya mirip Stoner. Dia orang, tidak peduli pada kenyamanan sasis dan suspensi, kalee aja begitu. Ito

BERITA TERKAIT:

Juli Lalu, Ducati Minta Tolong Furusawa, Soal Motor Rossi

MotoGP 2013: Kisah ‘Duel’ Valentino Rossi – Marc Marquez di Sepang

MotoGP 2013: Lorenzo – Rossi Tunggu-Tunggu Girboks SSG

MotoGP 2013 Latihan Sepang (Test 2); Empuknya Settingan Simulasi Pedrosa


BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353